Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 1 Juli 2016 23:35
Kerja Sama dengan Alfamart dan Pepsodent Herbal,
PFI Pekanbaru Berikan Bantuan Khusus untuk Panti Asuhan


Jum’at, 1 Juli 2016 23:29
Uji Coba Dermaga Air Putih II, Pasang Surut Pengaruhi Sandar Kapal

Jum’at, 1 Juli 2016 23:26
Ajak Bangun Daerah Melalui Pemberitaan,
Inhil Gelar Silaturrahmi Bersama Wartawan


Jum’at, 1 Juli 2016 22:18
Hampir Setahun Tak Terima Tunjangan Kesejahteraan,Ini Jawaban Bupati Terkait Nasib Guru Honor Madrasah do- Bengkalis

Jum’at, 1 Juli 2016 21:41
KBRI Sukses Yakinkan Malaysia Bebaskan 19 Nelayan Asal Rohil

Jum’at, 1 Juli 2016 20:35
Peringati Hari Bhayangkara ke-70,
Polres Rohul Gelar Tasyakuran dan Buka Puasa Bersama


Jum’at, 1 Juli 2016 16:43
Letuskan Tembakan, Rampok Rampas Rp450 Juta Uang ADD di Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 15:14
Harga Getah Karet Meroket, TBS Sawit Naik Tipis

Kenaikan harga getah karet terus berlanjut. Pekan ini harganya kembali mencetak rekor tertinggi. Sementara harga TBS kelapa sawit naik tipis.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kesekian kalinya terjadi kenaikan cukup signifikan atas harga getah karet di Riau. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Riau, sejak kemarin, kembali terjadi kenaikan Rp 1.000 perkilogram untuk getah karet berkadar lebih dari 95 persen sampai pintu pabrik. Jika pekan lalu Rp 29.000, pekan ini menjadi Rp 30.000 perkilogram.

Menurut Sekretaris Gamkindo Riau Nur Hamlin, harga karet Rp 30.000 perkilogram merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. "Belum pernah terjadi harga getah setinggi itu selama ini," ujarnya saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Selasa (26/10/10).

Kenaikan juga dialami harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meskipun untuk pekan ini kenaikannya sangat tipis, hanya Rp 1,27 perkilogramnya.

"Pekan ini harga TBS kelapa sawit kembali naik, meskipun tidak besar," ujar Ferry HC, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Riau kepada wartawan usai rapat di kantornya, Selasa (26/10/10).

Dijelaskan Ferry, kenaikan tipis tersebut dipengaruhi kenaikan dua komponen penting penentu harga TBS kelapa sawit, yakni kernel dan CPO. Pekan ini CPO di pasar dunia dihargai Rp 7.694,72 perkilogram, sementara kernel Rp 5.199,70 perkilogram.

Lebih lanjut Ferry merincikan, untuk harga TBS, tanaman sawit yang berusia 3 tahun, pada pekan lalu Rp 1.224,55 menjadi Rp 1.225,53 perkilogram. Kemudian umur 4 tahun semula Rp 1.367,71 naik jadi Rp 1.368,68 perkilogram, umur 5 tahun dari Rp 1.463,66 menjadi Rp 1.464,65 perkilogram. Untuk TBS dari tanaman umur 6 tahun semula Rp 1.506,47, kini harganya Rp 1.507,61 perkilogram.

Kemudian, untuk umur 7 tahun pekan lalu Rp 1.564,04 menjadi Rp 1.565,19 perkilogram, umur 8 tahun dari Rp 1.612,79 terdongkrak jadi Rp 1.613,97 perkilogram, umur 9 tahun Rp 1.664,43 menjadi Rp 1.665,72 perkilogram, dan terakhir untuk umur 10 tahun ke atas dari Rp 1.710,96 menjadi Rp 1.712,23 perkilogram.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Hindari Kelangkaan, Kuota Gas LPG 3 Kg di Bengkalis Ditambah 5 Persen
- Cabang ke 2 se Sumatera,
Frank and Co Hadirkan Rumah Perhiasan di Mal SKA Pekanbaru

- Harga TBS Sawit di Rohul Turun Rp87,46 Per Kg dan Karet Turun Rp200 Per Kg
- Program Tanaman Kehidupan RAPP Mulai Dinikmati Masyarakat
- Trobosan Dispenda, Gubri Luncurkan Penyederhanaan Dua Loket Samsat
- Antisipasi Lonjakan Arus Lebaran,
Dishub Bengkalis Disiapkan Enam Armada Roro Air Putih-Pakning

- ‎‎Hadapi Lebaran, Kuota BBM 6 Kecamatan di Bengkalis Ditambah Sekitar 20 Persen


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.162.220.176
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com