Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Kamis, 29 September 2016 17:03
Bawa Sabu, Honorer Dinas TRCK Rohul dan Temannya Ditangkap Polisi

Kamis, 29 September 2016 16:43
Jadikan Anak Kurir Narkoba, Karmila Divonis 13 Tahun Penjara

Kamis, 29 September 2016 16:40
Dianggap Membahayakan,
Warga Perumahan Tunggal Perkasa, Kulim, Adukan Sutet ke DPRD Riau


Kamis, 29 September 2016 16:16
Stellarmoto Berikan Bonus Langsung Berupa Rompi dan Body Protector

Kamis, 29 September 2016 15:55
Polda Riau Tetapkan Tersangka Baru Kasus "Meranti Berdarah"

Kamis, 29 September 2016 15:01
Meriahkan Pamerannya, Honda Arista Sudirman Berikan Hadiah Langsung Hingga Diskon Puluhan Juta

Kamis, 29 September 2016 14:54
Pemeriksaan Saksi Korupsi E-Learning Tuntas,
Pekan Depan Jaksa Tuntut Kadisdikpora Rohul dan Rekanan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 15:14
Harga Getah Karet Meroket, TBS Sawit Naik Tipis

Kenaikan harga getah karet terus berlanjut. Pekan ini harganya kembali mencetak rekor tertinggi. Sementara harga TBS kelapa sawit naik tipis.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kesekian kalinya terjadi kenaikan cukup signifikan atas harga getah karet di Riau. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Riau, sejak kemarin, kembali terjadi kenaikan Rp 1.000 perkilogram untuk getah karet berkadar lebih dari 95 persen sampai pintu pabrik. Jika pekan lalu Rp 29.000, pekan ini menjadi Rp 30.000 perkilogram.

Menurut Sekretaris Gamkindo Riau Nur Hamlin, harga karet Rp 30.000 perkilogram merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. "Belum pernah terjadi harga getah setinggi itu selama ini," ujarnya saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Selasa (26/10/10).

Kenaikan juga dialami harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meskipun untuk pekan ini kenaikannya sangat tipis, hanya Rp 1,27 perkilogramnya.

"Pekan ini harga TBS kelapa sawit kembali naik, meskipun tidak besar," ujar Ferry HC, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Riau kepada wartawan usai rapat di kantornya, Selasa (26/10/10).

Dijelaskan Ferry, kenaikan tipis tersebut dipengaruhi kenaikan dua komponen penting penentu harga TBS kelapa sawit, yakni kernel dan CPO. Pekan ini CPO di pasar dunia dihargai Rp 7.694,72 perkilogram, sementara kernel Rp 5.199,70 perkilogram.

Lebih lanjut Ferry merincikan, untuk harga TBS, tanaman sawit yang berusia 3 tahun, pada pekan lalu Rp 1.224,55 menjadi Rp 1.225,53 perkilogram. Kemudian umur 4 tahun semula Rp 1.367,71 naik jadi Rp 1.368,68 perkilogram, umur 5 tahun dari Rp 1.463,66 menjadi Rp 1.464,65 perkilogram. Untuk TBS dari tanaman umur 6 tahun semula Rp 1.506,47, kini harganya Rp 1.507,61 perkilogram.

Kemudian, untuk umur 7 tahun pekan lalu Rp 1.564,04 menjadi Rp 1.565,19 perkilogram, umur 8 tahun dari Rp 1.612,79 terdongkrak jadi Rp 1.613,97 perkilogram, umur 9 tahun Rp 1.664,43 menjadi Rp 1.665,72 perkilogram, dan terakhir untuk umur 10 tahun ke atas dari Rp 1.710,96 menjadi Rp 1.712,23 perkilogram.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Stellarmoto Berikan Bonus Langsung Berupa Rompi dan Body Protector
- Panasonic Tawarkan Enam Kategori Produk Elektronik dengan Harga Spesial
- Jelang Jatuh Tempo, Kantor Dispenda Pekanbaru Dipadati Wajib Pajak
- Bank Riau Siap Laksanakan Kick Off Penukaran Uang
- BI Sebut Sawit dan Minyak Penyebab Ekonomi Riau Belum Pulih
- Sop Duran Duren, Tawarkan Sajian Menu dengan Promo Spesial
- Kebun Sawit Swadaya Trimulya Jaya Ukui Proyek Percontohan Provinsi


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.23.178
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com