Untitled Document
Selasa, 12 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 2 Maret 2015 22:54
6 Murid Tewas di PT PISP II,
Dewan Minta Polres Rohul Usut Kelalaian Perusahaan


Senin, 2 Maret 2015 22:48
Stroke Ringan, Sidang Anggota DPRD Riau Siswaja Muliadi Ditunda Pekan Depan

Senin, 2 Maret 2015 22:39
Wabup Imbau Perusahaan di Inhil Daftarkan Pekerjaan ke BPJS

Senin, 2 Maret 2015 22:06
Kecelakaan Truk Tewaskan 6 Murid SD,
PT PISP II Rohul Santuni Keluarga Korban dan Siapkan Ambulance


Senin, 2 Maret 2015 22:02
Penertiban Malam Hari, Puluhan PKL di Duri Berhamburan

Senin, 2 Maret 2015 21:24
Dukung Kota Duri, IKMR Mandau Pertama Sumbangkan Dana Perjuangan

Senin, 2 Maret 2015 21:21
Ratusan Petugas Penggandaan Naskah Soal UN Diambil Sumpah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 15:14
Harga Getah Karet Meroket, TBS Sawit Naik Tipis

Kenaikan harga getah karet terus berlanjut. Pekan ini harganya kembali mencetak rekor tertinggi. Sementara harga TBS kelapa sawit naik tipis.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kesekian kalinya terjadi kenaikan cukup signifikan atas harga getah karet di Riau. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Riau, sejak kemarin, kembali terjadi kenaikan Rp 1.000 perkilogram untuk getah karet berkadar lebih dari 95 persen sampai pintu pabrik. Jika pekan lalu Rp 29.000, pekan ini menjadi Rp 30.000 perkilogram.

Menurut Sekretaris Gamkindo Riau Nur Hamlin, harga karet Rp 30.000 perkilogram merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. "Belum pernah terjadi harga getah setinggi itu selama ini," ujarnya saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Selasa (26/10/10).

Kenaikan juga dialami harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meskipun untuk pekan ini kenaikannya sangat tipis, hanya Rp 1,27 perkilogramnya.

"Pekan ini harga TBS kelapa sawit kembali naik, meskipun tidak besar," ujar Ferry HC, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Riau kepada wartawan usai rapat di kantornya, Selasa (26/10/10).

Dijelaskan Ferry, kenaikan tipis tersebut dipengaruhi kenaikan dua komponen penting penentu harga TBS kelapa sawit, yakni kernel dan CPO. Pekan ini CPO di pasar dunia dihargai Rp 7.694,72 perkilogram, sementara kernel Rp 5.199,70 perkilogram.

Lebih lanjut Ferry merincikan, untuk harga TBS, tanaman sawit yang berusia 3 tahun, pada pekan lalu Rp 1.224,55 menjadi Rp 1.225,53 perkilogram. Kemudian umur 4 tahun semula Rp 1.367,71 naik jadi Rp 1.368,68 perkilogram, umur 5 tahun dari Rp 1.463,66 menjadi Rp 1.464,65 perkilogram. Untuk TBS dari tanaman umur 6 tahun semula Rp 1.506,47, kini harganya Rp 1.507,61 perkilogram.

Kemudian, untuk umur 7 tahun pekan lalu Rp 1.564,04 menjadi Rp 1.565,19 perkilogram, umur 8 tahun dari Rp 1.612,79 terdongkrak jadi Rp 1.613,97 perkilogram, umur 9 tahun Rp 1.664,43 menjadi Rp 1.665,72 perkilogram, dan terakhir untuk umur 10 tahun ke atas dari Rp 1.710,96 menjadi Rp 1.712,23 perkilogram.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Disperindag Dumai Imbau Masyarakat Tak Beli Pakaian Bekas Impor
-
- February, Riau Alami Deflasi 0,64 Persen
- Padi Lokal Penuhi 70 Persen Kebutuhan di Pelalawan
- Anjlok, Harga Cabai di Pekanbaru Capai Rp 15 Ribu Per Kg
- Penjualan Tiket di Counter Bandara SSK II Mulai Dihapus Bulan Depan
- Perajin Kain Songket di Tambusai Utara-Rohul Masih Kekurangan Modal


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.163.106.31
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com