Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 14 Pebruari 2016 21:59
Polsek Bangkinang Barat Amankan Dua Tersangka Pencuri Kerbau

Ahad, 14 Pebruari 2016 20:05
Setelah Kubah Rubuh,
Masjid Raya Al Munawwarah Rimba Melintang Rohil 'Disulap' Menjadi Megah


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:58
Bupati Harris Hadiri Penutupan Suluk di Desa Rantau Baru Bawah

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:54
Lelang 36 Restlemen Warga Terkena Abrasi Rimba Melintang, Rohil Dilanjutkan 2016

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:48
Cabuli Murid SD,
Seorang Warga Bangko Pusako, Rohil Ditangkap Polisi


Ahad, 14 Pebruari 2016 19:36
Dewan Bantah Ada Intervensi Dalam Pembahasan APBD Riau

Ahad, 14 Pebruari 2016 19:32
Presiden PKS Lantik Pengurus PKS se-Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 15:14
Harga Getah Karet Meroket, TBS Sawit Naik Tipis

Kenaikan harga getah karet terus berlanjut. Pekan ini harganya kembali mencetak rekor tertinggi. Sementara harga TBS kelapa sawit naik tipis.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kesekian kalinya terjadi kenaikan cukup signifikan atas harga getah karet di Riau. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Riau, sejak kemarin, kembali terjadi kenaikan Rp 1.000 perkilogram untuk getah karet berkadar lebih dari 95 persen sampai pintu pabrik. Jika pekan lalu Rp 29.000, pekan ini menjadi Rp 30.000 perkilogram.

Menurut Sekretaris Gamkindo Riau Nur Hamlin, harga karet Rp 30.000 perkilogram merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. "Belum pernah terjadi harga getah setinggi itu selama ini," ujarnya saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Selasa (26/10/10).

Kenaikan juga dialami harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meskipun untuk pekan ini kenaikannya sangat tipis, hanya Rp 1,27 perkilogramnya.

"Pekan ini harga TBS kelapa sawit kembali naik, meskipun tidak besar," ujar Ferry HC, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Riau kepada wartawan usai rapat di kantornya, Selasa (26/10/10).

Dijelaskan Ferry, kenaikan tipis tersebut dipengaruhi kenaikan dua komponen penting penentu harga TBS kelapa sawit, yakni kernel dan CPO. Pekan ini CPO di pasar dunia dihargai Rp 7.694,72 perkilogram, sementara kernel Rp 5.199,70 perkilogram.

Lebih lanjut Ferry merincikan, untuk harga TBS, tanaman sawit yang berusia 3 tahun, pada pekan lalu Rp 1.224,55 menjadi Rp 1.225,53 perkilogram. Kemudian umur 4 tahun semula Rp 1.367,71 naik jadi Rp 1.368,68 perkilogram, umur 5 tahun dari Rp 1.463,66 menjadi Rp 1.464,65 perkilogram. Untuk TBS dari tanaman umur 6 tahun semula Rp 1.506,47, kini harganya Rp 1.507,61 perkilogram.

Kemudian, untuk umur 7 tahun pekan lalu Rp 1.564,04 menjadi Rp 1.565,19 perkilogram, umur 8 tahun dari Rp 1.612,79 terdongkrak jadi Rp 1.613,97 perkilogram, umur 9 tahun Rp 1.664,43 menjadi Rp 1.665,72 perkilogram, dan terakhir untuk umur 10 tahun ke atas dari Rp 1.710,96 menjadi Rp 1.712,23 perkilogram.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Berpengalaman dan Berkemampuan, Modal Utama Direktur atau Dirut PT PIR
- RAT Tahun Buku 2015,
Koperasi Sang Surya Umri Bukukan SHU Rp96 Juta

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 111,31 Perkilogram
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.167.65.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com