Home > Usaha >>
Berita Terhangat..
Senin, 5 Desember 2016 17:22
Bantu Tugas Kepolisian,
16 Personil dan 3 Warga Terima Penghargaan Kapolres Kampar


Senin, 5 Desember 2016 17:16
Tiga Bulan Buron,
Satu Tahanan Kabur Polsek Bukit Raya, Pekanbaru Berhasil Ditangkap


Senin, 5 Desember 2016 17:09
Polres Kampar Ungkap Perampokan Pedagang Emas di Rumbio

Senin, 5 Desember 2016 17:03
Terkait Pembayaran TPP RSUD AA,
Pemprov Sebut Hanya Melaksanakan Rekomendasi KPK dan BPKP


Senin, 5 Desember 2016 16:54
Sampai November 2016, Kunjungan Wisata di Rohul Meningkat Tajam

Senin, 5 Desember 2016 16:21
Pembangunan Jembatan Waterfront City,
‪Bupati Kampar Pastikan Selesai Tepat Waktu


Senin, 5 Desember 2016 16:18
Ayah dan Anak Tewas Menggenaskan di Jalintim Pelalawan

Senin, 5 Desember 2016 16:12
‪Jefry Noer: Akhiri Praktek Dualisme di Lima Desa

Senin, 5 Desember 2016 16:06
Diindikasi Politik Uang,
Masyarakat dan BPBD Desa Tangun, Rohul Tolak Hasil Pilkades


Senin, 5 Desember 2016 15:59
Difasilitasi Polresta Pekanbaru,
Besok, Pemprov-RSUD AA Bahas Pergub No.12/2016




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Oktober 2010 15:14
Harga Getah Karet Meroket, TBS Sawit Naik Tipis

Kenaikan harga getah karet terus berlanjut. Pekan ini harganya kembali mencetak rekor tertinggi. Sementara harga TBS kelapa sawit naik tipis.

Riauterkini-PEKANBARU- Untuk kesekian kalinya terjadi kenaikan cukup signifikan atas harga getah karet di Riau. Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Riau, sejak kemarin, kembali terjadi kenaikan Rp 1.000 perkilogram untuk getah karet berkadar lebih dari 95 persen sampai pintu pabrik. Jika pekan lalu Rp 29.000, pekan ini menjadi Rp 30.000 perkilogram.

Menurut Sekretaris Gamkindo Riau Nur Hamlin, harga karet Rp 30.000 perkilogram merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah. "Belum pernah terjadi harga getah setinggi itu selama ini," ujarnya saat berbincang dengan riauterkini di Pekanbaru, Selasa (26/10/10).

Kenaikan juga dialami harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit. Meskipun untuk pekan ini kenaikannya sangat tipis, hanya Rp 1,27 perkilogramnya.

"Pekan ini harga TBS kelapa sawit kembali naik, meskipun tidak besar," ujar Ferry HC, Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) Dinas Perkebunan Riau kepada wartawan usai rapat di kantornya, Selasa (26/10/10).

Dijelaskan Ferry, kenaikan tipis tersebut dipengaruhi kenaikan dua komponen penting penentu harga TBS kelapa sawit, yakni kernel dan CPO. Pekan ini CPO di pasar dunia dihargai Rp 7.694,72 perkilogram, sementara kernel Rp 5.199,70 perkilogram.

Lebih lanjut Ferry merincikan, untuk harga TBS, tanaman sawit yang berusia 3 tahun, pada pekan lalu Rp 1.224,55 menjadi Rp 1.225,53 perkilogram. Kemudian umur 4 tahun semula Rp 1.367,71 naik jadi Rp 1.368,68 perkilogram, umur 5 tahun dari Rp 1.463,66 menjadi Rp 1.464,65 perkilogram. Untuk TBS dari tanaman umur 6 tahun semula Rp 1.506,47, kini harganya Rp 1.507,61 perkilogram.

Kemudian, untuk umur 7 tahun pekan lalu Rp 1.564,04 menjadi Rp 1.565,19 perkilogram, umur 8 tahun dari Rp 1.612,79 terdongkrak jadi Rp 1.613,97 perkilogram, umur 9 tahun Rp 1.664,43 menjadi Rp 1.665,72 perkilogram, dan terakhir untuk umur 10 tahun ke atas dari Rp 1.710,96 menjadi Rp 1.712,23 perkilogram.***(mad)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Sasar Potensi Pajak Skala Besar,
Dispenda Pekanbaru Optimis Bisa Raih PAD Rp 4 Miliar Lagi dari PBB

- KTNA Rohul Bangun Kebun Sayur Percontohan di Desa Rambah Utama
- Cabe Merah Picu Inflasi di Riau
- Penghujan, Harga Getah Karet di Bengkalis Tembus Rp10 Ribu/Kg
- Enggan Membayar,
897 Warga Kelurahan Delima Nunggak Rp135 Juta Iuran BPJS Kesehatan

- Diaudit Sky Trax, GM SSK II Optimis Raih Bintang 4
- Hadapi MEA, TKI Diharuskan Memiliki Kemampuan Lebih


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda : 54.167.155.163
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com