|
|
|
Senin, 2 Juli 2012 16:50 HPS Kecil, Sejumlah Proyek di Bengkalis Tanpa Peminat
Sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Bengkalis tak diminati kontraktor. Penyebanya, harga penentuan sendiri atau HPS-nya dinilai terlalu kecil.
Riauterkini-BENGKALIS– Sejumlah paket proyek yang ditenderkan melalui
satu pintu Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis ternyata
tak diminati para kontraktor atau sama sekali tidak memasukan dokumen
untuk melakukan penawaran dari kegiatan yang dianggarkan Pemerintah
Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2012.
Tidak berminatnya para rekanan atau kontraktor untuk melakukan
penawaran sejumlah kegiatan tersebut, seperti yang terjadi sejumlah
paket kegiatan yang dilelang terhadap pengadaan mobiler Dinas
Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis.
Nihilnya kontraktor mengikuti paket –paket tersebut, menurut sejumlah
rekanan disebabkan harga satuannya yang ditawarkan oleh Pemkab
Bengkalis tidak terjangkau.
“Kita sebagai rekanan, harus teliti dahulu sebelum memasukan dokumen
penawaran. Setidaknya harus melakukan survei terhadap harga–harga
kegiatan setiap yang ditenderkan. Melihat harga penentuan sendiri atau
HPS dari konsultan ataupun HPS itu kami kira tidak terjangkau, jadi
tidak memasukkan penawaran,” kata Heri kepada sejumlah wartawan di
Bengkalis, Senin, (2/7/12).
Terpisah, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis
Aulia membenarkan adanya sejumlah paket proyek yang ditenderkan
berasal dari beberapa intansi tidak diminati rekanan. Menurut
informasi yang diperolehnya, bahwa rekanan tidak melakukan penawaran
itu, salah satunya adalah harga yang telah dibuat tidak menguntungkan
para rekanan.
“Memang ada sejumlah paket proyek yang ditenderkan terpaksa jadwal
pelelangannya kita tunda. Hal ini dikarenakan harganya tidak masuk,
bahkan apabila rekanan memasukan dokumen penawaran khawatir tidak
mendapatkan untung alias rugi,” jelas Aulia belum lama ini.***(dik)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|