Untitled Document
Sabtu, 15 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2013 17:35
Gagal Rebut Demokrat, tak Membuat Zainal Abidin Surut Ikut Pilkada Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:33
Pilkada, Pasangan SUMBAWA Pertama Daftar ke KPU Inhil

Sabtu, 25 Mei 2013 17:28
Ketua IKBR Tumpal Hutabarat Dikukuhkan

Sabtu, 25 Mei 2013 13:20
Meriah. Puncak Peringatan Milad Pemuda Muhammadiyah ke-81 di UMRI

Sabtu, 25 Mei 2013 13:04
Maling Gondol Ratusan Juta Rupiah dari ATM BCA di Iin Swalayan

Sabtu, 25 Mei 2013 12:58
Disdik Rohil Sediakan 101 Beasiswa Kuliah Gratis Lulusan SMA

Sabtu, 25 Mei 2013 12:56
Kadisdik Rohil Pimpin Pembubaran Aksi Coret Baju Lulusan SMA



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2012 16:50
HPS Kecil, Sejumlah Proyek di Bengkalis Tanpa Peminat

Sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Bengkalis tak diminati kontraktor. Penyebanya, harga penentuan sendiri atau HPS-nya dinilai terlalu kecil.

Riauterkini-BENGKALIS– Sejumlah paket proyek yang ditenderkan melalui satu pintu Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis ternyata tak diminati para kontraktor atau sama sekali tidak memasukan dokumen untuk melakukan penawaran dari kegiatan yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2012.

Tidak berminatnya para rekanan atau kontraktor untuk melakukan penawaran sejumlah kegiatan tersebut, seperti yang terjadi sejumlah paket kegiatan yang dilelang terhadap pengadaan mobiler Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis.

Nihilnya kontraktor mengikuti paket –paket tersebut, menurut sejumlah rekanan disebabkan harga satuannya yang ditawarkan oleh Pemkab Bengkalis tidak terjangkau.

“Kita sebagai rekanan, harus teliti dahulu sebelum memasukan dokumen penawaran. Setidaknya harus melakukan survei terhadap harga–harga kegiatan setiap yang ditenderkan. Melihat harga penentuan sendiri atau HPS dari konsultan ataupun HPS itu kami kira tidak terjangkau, jadi tidak memasukkan penawaran,” kata Heri kepada sejumlah wartawan di Bengkalis, Senin, (2/7/12).

Terpisah, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis Aulia membenarkan adanya sejumlah paket proyek yang ditenderkan berasal dari beberapa intansi tidak diminati rekanan. Menurut informasi yang diperolehnya, bahwa rekanan tidak melakukan penawaran itu, salah satunya adalah harga yang telah dibuat tidak menguntungkan para rekanan.

“Memang ada sejumlah paket proyek yang ditenderkan terpaksa jadwal pelelangannya kita tunda. Hal ini dikarenakan harganya tidak masuk, bahkan apabila rekanan memasukan dokumen penawaran khawatir tidak mendapatkan untung alias rugi,” jelas Aulia belum lama ini.***(dik)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Pemko Programkan Pasar Higinis
- Kelanjutan Proyek Pasar Cik Puan Kian tak Jelas
- Tuntut Pembayaran KPI, Puluhan Karyawan PT Bias di Duri Mogok Kerja
- Menunggak 3 Bulan, BUMD Pelalawan Putus Listrik Pelanggan
- Customer Gathering Bank Riau Kepri Wilayah Pekanbaru
- TIKI Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik
- Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 107.21.186.38
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com