Untitled Document
Ahad, 9 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 19 Mei 2013 05:53
40 Sepeda Motor Terjaring Razia Geng Motor di Pekanbaru

Ahad, 19 Mei 2013 05:51
Berkas Pembunuhan Sadis Operator RAPP Dikembalikan Jaksa

Ahad, 19 Mei 2013 05:49
Pemuda Mumahammadiyah Gagas Pendirian Universitas di Tapung

Ahad, 19 Mei 2013 05:46
Layang-layang Picu Listrik Padam di Duri

Ahad, 19 Mei 2013 05:44
20 Mahasiswa Asal Riau Ikuti Pelatihan Tajaan Bakesbangpol Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 19:00
Bupati Inhil Mendukung ISG Dipindah ke Jakarta

Sabtu, 18 Mei 2013 18:48
Daihatsu Xenia X-Tra untuk Konsumen Riau Resmi Diluncurkan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2012 17:03
Setahun, Seribu Warga Perkotaan Riau Jatuh Miskin

Terjadi peningkatan angka kemiskinan di perkotaan Provinsi Riau. BPS mencatat dalam setahun sekitar seribu keluarga jatuh miskin.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Riau, Dewi Kristiani, di Pekanbaru, Senin (2/7) mengatakan bahwa setahun belakangan ini, jumlah penduduk miskin di Riau mengalami kenaikan sebanyak 1.000 jiwa. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari menurunnya jumlah warga miskin di pedesaan dan naiknya jumlah warga miskin di perkotaan.

Data BPS Riau menyebutkan jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan bertambah 6.300 jiwa. Dari 141.920 jiwa pada 2011, kini menjadi 148.170 jiwa pada 2012. Sementara selama periode Maret 2011-2012, penduduk miskin di daerah perdesaan diperkirakan berkurang 5.200 jiwa.

"Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2007-2012) jumlah penduduk miskin di Riau memperlihatkan kecenderungan menurun. Pada 2007, jumlah penduduk miskin mencapai 574.500 jiwa, namun pada 2012 tinggal 483.070 jiwa," terangnya.

Distribusi persentase penduduk miskin di Riau pada bulan Maret 2011 menunjukan di perdesaan sebesar 70,56 persen, sedangkan di perkotaan 29,44 persen. Distribusi tersebut, lanjutnya, tidak mengalami pergeseran yang berarti pada tahun ini, dimana persentase penduduk miskin di pedesaan mengalami sedikit penurunan menjadi 69,33 persen dan perkotaan sedikit naik jadi 30,67 persen.

Sedangkan, garis kemiskinan naik sebesar 6,48 persen, yaitu dari Rp282.479 per kapita per bulan pada Maret 2011, menjadi Rp300.791 per kapita per bulan pada 2012.

Peran komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Sumbangan garis kemiskinan makanan terhadap garis kemiskinan pada Maret 2012 mencapai 73,32 persen.***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
eman
riau.... negeri para penyamun, garong, copet, rampok, koruptor, pungli, illog, judi, prostitusi, narkoba, penipu, preman !

zulkader
%@!* amat yang penting maju jsdi cagubri

wan sy
Macam mediaonline kacangan mad, semua komentar di masukkan, ngak ada seleksi. Contoh tuch detik.com


Berita lainnya..........
- 33 Kelurahan di Dumai Bakal Dapat Rp 4 Miliar Dana PNPM
- PLN Unit Duri Berganti Manager
- CPI Promosikan Keripik Noneh Rohil di IPA Jakarta
- Suzuki Ertiga Matic Sudah Bisa Dimiliki Warga Pekanbaru
- Tersedia Diskon Servis 15 Persen di KIA
- Mitra Bina PT RAPP,
Bakau di Penyengat Melindungi dan Menguntungkan

- Dumai Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2014


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.72.91.94
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com