Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 22 Mei 2013 13:30
PDIP Ambil Formulir Balon Gubri ke KPU Riau

Rabu, 22 Mei 2013 12:46
Jaksa Terima Tahap II PNS Bandar Narkoba

Rabu, 22 Mei 2013 12:42
Polres Bidik SPPD Fiktif di Sekertariat DPRD Dumai

Rabu, 22 Mei 2013 12:35
Lusa, Demokrat Umumkan Jago di Pilkada Inhil

Rabu, 22 Mei 2013 10:05
Truk Muatan Seng Terguling Macetkan Jalan Soeta

Rabu, 22 Mei 2013 07:18
Jon Erizal Konsolidasi dengan Bacaleg PAK Siak

Rabu, 22 Mei 2013 07:16
Demokrat Rubah Bacaleg untuk DPRD Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Juli 2012 21:40
Press Corner
Masyarakat Masih Sulit Dapatkan Kredit UKM Perbankan


Masyarakat Riau terutama yang bermukim di pedesaan, hingga kini masih sulit mendapatkan kredit UKM perbankan. Hal ini terungkap dalam diskusi wartawan atau Press Corner; “Menakar Kontribusi Perbankan, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Riau”.

Riauterkini-PEKANBARU- Sebagian masyarakat Riau terutama di pedesaan masih sulit mendapatkan kredit Usaha Kecil Menengah (UKM) dari pihak perbankan. Birokrasi untuk mendapatkan modal usaha dari bank itu terkesan berbelit-belit. Sementara ada kredit dari pihak non bank yang prosedurnya sederhana, tetapi bunga sangat mencekik kreditur.

Hal itu terungkap dalam diskusi wartawan atau Press Corner yang dgelar Tribun Pekanbaru di ruang Mahyong, Hotel Grand Elit, Senin (2/7/12). Diskusi kali ini mengambil tema : “Menakar Kontribusi Perbankan, Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Riau”.

Dalam diskusi kali pihak panitia mengundang beberapa narasumber, seperti Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi dan Kerjasama Internasional KADIN Daerah Riau, Viator Butarbutar, pengamat ekonomi Edyanus Herman Halim, Kepala Tim Pengawasan Bank Indonesia (BI) regional Riau, Indra Krisna, dan beberapa pimpinan cabang bank lainnya.

Menurut Viator, saat ini masih banyak masyarakat Riau yang ingin mengembangkan usaha kecil dan menengahnya terkendala tidak dapat pinjaman dari bank. Bahkan pihak Bank Indonesia sebagai induk dari perbankan dinilai belum dapat mengakomondir persolan ini dengan baik.

"BI sekarang tidak sama dengan BI dulu. Bisa dikatakan tugasnya sekarang cuma satu, yaitu menjaga inflansi,” tukasnya.

Pernyataan ini dibenarkan oleh seorang peserta diskusi, Parlindungan. Menurutnya, pengalaman sulitnya mendapatkan kredit usaha kecil itu dialami langsung oleh orangtuanya. Waktu itu, segala persyaratan sudah dipenuhi termasuk agunan berupa sertifikat tanah di lahan satu haktar.

“Setelah menunggu begitu lama, yang kami peroleh jawabannya dari bank bersangkutan. Mohon maaf kami tak punya dana. Padahal kredit yang diajukan Mamak (Ibu, Red) kami tidak labih Rp15 juta dengan agunan lahan satu hektar berserfikat,” ujarnya.

Menanggapi masalah itu, Kepala Tim Pengawasan Bank Indonesia (BI) regional Riau, Indra Krisna mengaku, kunci dari perbankan itu adalah kepercayaan. Sebelum mengucurkan kredit UKM itu, pihak perbankan mesti melakukan peninjauan, analisa, dan mempelajari apakah pinjaman bisa diberikan atau tidak. Karena kalau hasil analisanya kredit akan macet, maka juga akan berimbas pada masyarakat.

"Kita tentu saja ingin menyalurkan dana tersebut, karena pada dasarnya dana tersebut berasal dari masyarakat juga, bukan dana bank atau pemerintah. Tapi kita tentu harus melakukan survei terlebih dulu. Karena di antara pengusaha UKM, masih ada yang memiliki manajemen yang kacau. Imbasnya tentu masyarakat juga," kilahnya.***(son)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
banker
betul tu...... kadang memang sgt sulit mau pinjam duit dibank, pa lagi masy kecil pegawai bank tu, bersikap macam duit bapak nenek moyang dia yg mau kita pinjam sulit nya minta ampun


Berita lainnya..........
- Generasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty
- JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam
- Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan
- Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan

- PD Pembangunan Kucurkan Rp7,5 M Untuk Sewa 50 Transmetro
- Nikmati Menu Terbaru Gaboh Burger Dengan Diskon 20 Persen
- Pekanbaru Jadi Kota Investasi Terbaik di Indonesia


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.74.47
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com