Untitled Document
Rabu, 12 Rajab 1434 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2013 19:40
Ahmi Septari Nahkodai Perindo Riau

Selasa, 21 Mei 2013 19:39
Bagai Film Laga, Warga Pelalawan Halau Kawanan Rampok

Selasa, 21 Mei 2013 19:37
Genreasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty

Selasa, 21 Mei 2013 19:35
JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam

Selasa, 21 Mei 2013 19:34
Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan

Selasa, 21 Mei 2013 19:33
Dishut Dumai Temukan 10 Titik Api

Selasa, 21 Mei 2013 19:29
Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Juli 2012 13:57
Menakertrans:
6,9 Juta Pengangguran Indonesia Butuh Outsourching


Tuntutan penghapusan outshorching dinilai tak sejalan dengan program pemerintah dalam upaya mengurangi pembangunan. Ada 6,9 juta pengangguran yang masih memerlukan.

Riauterkini-PEKANBARU- Menteri Tenaga Kerja RI, Muhaimin Iskandar Jum' at (13/7) di Labersa menyebutkan bahwa saat ini, jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai angka sebesar 6,9 juta naker. Sementara untuk pengangguran tertutup di Indonesia mncapai 2,1 juta naker. Menurutnya, saat ini pemerintah tengah melaksanakan program pengurangan pengangguran. Salah satunya adalah melaksanakan program peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan menggandeng pihak swasta untuk memberdayakan tenaga kerja lokal. " Pengangguran terbuka di Indonesia saat ini mencaai 6,9 juta. Dibandingkan dengan jumlah warga Indonesia yang lebih dari 240 juta relatif masih kecil prosentasenya. Namun pemerintah tetap melaksanakan program pengurangan pengangguran nasional," terang Muhaimin. Disinggung mengenai tuntutan pembatalan sistem outshourching di perusahaan, Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa mengenai hal itu masih dalam pembahasan. Sebab menurutnya, di satu sisi sistem outshourching sangat membantu pemerintah mengurangi pengangguran. Di sisi lain memang sistem tersebut merugikan pekerja. ***(H-we)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Genreasi Ketiga All New Picanto Tampil Lebih Elegan dan Sporty
- JCH Inhu Kembali Gunakan Sky Aviation ke Batam
- Pemprov Riau tak Dapat Deviden Kawasan Wisata Lagoi dan Bintan
- Dari Perss Corner,
Program Pariwisata di Riau Banyak Kebohongan

- PD Pembangunan Kucurkan Rp7,5 M Untuk Sewa 50 Transmetro
- Nikmati Menu Terbaru Gaboh Burger Dengan Diskon 20 Persen
- Pekanbaru Jadi Kota Investasi Terbaik di Indonesia


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.234.67.55
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com