Berita Terhangat.. |
Rabu, 22 Mei 2013 19:59 Perbaikan Barakhir, KPU Dumai Masih Temukan DCS Bermasalah
Rabu, 22 Mei 2013 19:57 Wabup Inhu Intruksikan BLH Pantau Aktifitas PETI
Rabu, 22 Mei 2013 19:32 Mogok Buruh TKBM Usai, KSOP Dumai Bentuk Tim Penyesuai Tarif
Rabu, 22 Mei 2013 19:29 Polres Rohul Diminta Maksimal Cegah Geng Motor
Rabu, 22 Mei 2013 19:17 Tahap II dari Polres, Kejari Siak Tahan Tersangka Korupsi Disparsenibudpora
Rabu, 22 Mei 2013 19:12 Rapat Evaluasi PAD Pekanbaru, Satu daru Tiga SKPD Belum Capai target
Rabu, 22 Mei 2013 19:04 Penutupan MTQ Ke-XII Pelalawan Bandar Seikijang Raih Juara Umum
|
|
|
|
Kamis, 26 Juli 2012 17:24 Pelanggan PLN Dumai Nunggak Capai Rp 2,8 Miliar
Tidak semua pelanggan PLN di Dumai tepat waktu membayar rekening listriknya. Saat ini ada tunggakan sebesar Rp 2,8 miliar.
Riauterkini-DUMAI - Setiap bulannya pelanggan listrik kota Dumai selalu
bermasalah untuk membayar kewajiban pemakaian listrik. Pelanggan yang masih
menunggak pembayaran tagihan listrik ini mencapai 8.552 pelanggan
masyarakat umum dan 679 lembar pemakaian listrik pemerintah kota setempat.
Hal itu yang dikatakan Manager PLN Rayon Kota, Hendri Poltak Pasaribu,
Kamis (26/7/12) siang ini.
"Tunggakan tagihan ini selalu terjadi setiap bulannya dari total jumlah
pembayaran pemakaian listrik 54 ribu pelanggan sebanyak sekitar Rp 14
miliar per bulan. Kewajiban pelanggan listrik di kota Dumai, Riau setiap
bulannya selalu bermasalah, terbukti dari total tunggakan tagihan listrik
bulan Juli sudah mencapai Rp 2,8 miliar," katanya.
Sedangkan untuk tunggakan tagihan pada pelanggan umum mencapai Rp 2.091
miliar dan pemakaian listrik di gedung perkantoran instansi Pemkot Dumai
berjumlah sebanyak Rp 709 juta. Kata dia merincikan, penunggakan tagihan
pemakaian listrik ini sangat berpengaruh terhadap kinerja dan optimalisasi
tugas pokok dan fungsi pelayanan PLN. Karena itu, kita berharap masyarakat
pelanggan dapat menyelesaikan kewajibannya.
Lanjutnya menjelaskan, bahwa jumlah tunggakan listrik bulan Juli ini
merupakan nominal tertinggi dari bulan sebelumnya yang hanya mencapai
kurang lebih sekitar Rp 1 miliar. Ia memperkirakan ini terjadi karena
pelanggan umum lagi membutuhkan dana untuk persiapan lebaran Agustus
mendatang. Upaya yang dilakukan pihaknya dalam memberikan kesadaran wajib
bayar tunggakan ini, ialah gencar bersosialisasi dan pemutusan sambungan
listrik sementara di rumah pelanggan yang menunggak.
"Petugas yang tetap diturunkan ke lapangan telah melakukan pemutusan
sambungan listrik sementara sebanyak 103 rumah pelanggan umum. Penyambungan
kembali akan dilakukan setelah pelanggan menyelesaikan tagihannya. Selain
itu, berbagai usaha untuk menekan tunggakan telah dilakukan, yaitu dengan
layanan 73 outlet pembayaran tagihan listrik di seluruh wilayah kota Dumai.
Ditambah sistem kerjasama pembayaran via ATM sejumlah Bank yang ada."
ungkapnya.
"Walaupun telah lakukan berbagai upaya, tetap masih banyak masyarakat yang
belum disiplin dalam membayar listrik. Sebelum petugas kita memutuskan
sambungan listriknya, kita berharap segera membayar kewajiban di tempat
yang disediakan," tandasnya mengakhiri.***(had)
Beri
tanggapan | Baca
tanggapan |
| |
|
|
|