Untitled Document
Senin, 5 Rabiul Akhir 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 26 Januari 2015 06:53
Demokrat Meranti Buka Penjaringan Bakal Calon Bupati

Senin, 26 Januari 2015 06:49
Wawako Dumai Ajak KAHMI Solid Dukung Pembangunan

Senin, 26 Januari 2015 06:42
Tak Terima Diusir dari Rapat, Zukir 'Perkarakan' Erizal Muluk

Ahad, 25 Januari 2015 21:13
Ulang Tahun ke 52,
Kejutan Warga Tapung Hilir Buat Istri Bupati Kampar Eva Yuliana


Ahad, 25 Januari 2015 21:01
Antisipasi Ancaman ISIS,
Imigrasi Dumai Tahan 61 WNA Bangladesh


Ahad, 25 Januari 2015 20:57
HUT Ke 65 Kampar ,
Pemkab Gelar Bakti Sosial di Kecamatan Tapung Hilir


Ahad, 25 Januari 2015 20:50
Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Curanmor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- 553 Personel Polres Rohul Sudah Gunakan e-KTA dari BRI
- Pembebasan Lahan Jalur Kereta Api Riau Segera Dilakukan
- Digelar Februari, Dumai Gemstone Fair 2015 Dirancang Terbesar di Sumatera
- Penanda-tanganan MoU Tandanai Peresmian BPJS Batam
- Calon Investor ke Pekanbaru Mayoritas Sekedar Lihat-lihat
- 14 Kontaktor Lokal RAPP Kompak Bangun Masjid di Pangkalan Kerinci
- Distamben Akan Didata Ulang,
Rohul Masih Kekurangan 120.362 Tabung LPG 3 Kg



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 184.73.119.213
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com