Untitled Document
Rabu, 17 Rajab 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 6 Mei 2015 18:27
Bansos Rawan Pemotongan,
Asisten III Dumai Minta Bagian Kesra untuk Hati-hati


Rabu, 6 Mei 2015 18:22
Bupati Bengkalis Minta PD Transfer Pengetahuan ke Aparatur Desa

Rabu, 6 Mei 2015 18:14
Kunker Asdep 4 Kemenko Polhukam RI,
Sekko Curhat Berbagai Persoalan Dumai


Rabu, 6 Mei 2015 18:10
‎DBH Bengkalis Turun, Dipastikan Tak Pengaruhi Program Unggulan di Desa

Rabu, 6 Mei 2015 17:58
BPMKB Pekanbaru Kekurangan Tenaga Penyuluh KB

Rabu, 6 Mei 2015 17:55
Bupati Pelalawam 'Curhat' ke Wapres Jusuf Kalla Masalah Blok Kampar

Rabu, 6 Mei 2015 17:51
Bersaksi dengan Uraian Air Mata,
Seorang Terdakwa Korupsi TPPU Migas Batam Mengaku Diancam Penyidik




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Plt Gubri Isyaratkan Segera Ganti Komut dan Dirut PT SPR Langgak
- Imigran Gelap Diduga Punya Usaha Kafe,
Anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru Desak Pemko Bersikap Tegas

- Darwis Triadi-Joe Markus Siap Berbagi Ilmu Photografi di Pekanbaru
- Peminat Membludak, LPG 3 Kg Mulai Langka di Dumai
- Harga TBS Pekan Ini Naik
- Alfamart dan Indomaret Buka Gerai di Sejumlah Titik di Rohil
- Tender Proyek Dinas Cipta Karya Tak Transparan, Asosiasi Kontraktor Surati Plt Gubri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.102.61
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com