Untitled Document
Rabu, 3 Safar 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Rabu, 26 Nopember 2014 21:20
Dewan Mengecam,
FPI Ingatkan Polisi Insiden Musholla RRI Sangat Serius


Rabu, 26 Nopember 2014 21:17
Cukong Perambah Hutan Cagar Biosfer Diamankan Polsek Pinggir

Rabu, 26 Nopember 2014 21:15
Kembali Byarpet, PLN Duri Bikin Jengkel Ratusan Ribu Pelanggannya

Rabu, 26 Nopember 2014 21:06
Operasi Zebra 2014, Polres Rohil Kerahkan 55 Personil

Rabu, 26 Nopember 2014 20:23
Disergap di Jambi, Rampok Penembak Mati Polisi Berhasil Kabur

Rabu, 26 Nopember 2014 20:18
Banyak Dikecam, Polisi Serbu Mahasiswa di Musholla Bakal Ditindak

Rabu, 26 Nopember 2014 20:01
PLTA Buka Pintu Air,
Sejumlah Desa Disepanjang Sungai Kampar Terendam Banjir




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Harga TBS Sawit Pekan Ini Turun
- Dilarang Berkegiatan di Hotel, Bisnis Perhotelan Jadi Lesu
- Pasca Kenaikan BBM,
Tarif Penyeberangan Airputih-Pakning, Bengkalis Naik 23 Persen

- Gulat Rekontruksi, Annas Maamun Bobo Siang di SPN
- Hari ini, Tarif Angkutan kota di Pekanbaru Resmi Naik
- OJK: Kandidat Pengurus BRK Wajib Fit and Proper Test
- Kembangkan UMKM di Pekanbaru,
Dinas Koperasi Jalin MoU dengan Kemitraan



Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.204.94.254
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com