Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Senin, 27 Juni 2016 07:42
Bagikan Kornet dan Layanan Kesehatan,
Rumah Zakat Menebar Cahaya Qur,an di Pedalaman Inhu


Senin, 27 Juni 2016 07:37
Bawa Sabu dari Batam, Warga Inil Ditangkap Begitu Turun dari Kapal

Senin, 27 Juni 2016 07:35
Dicurigai Maling Ternak, Tiga Pria Dihajar Warga Kampar Kiri dan Mobilnya Dibakar

Senin, 27 Juni 2016 07:32
Lelang Proyek Dianggap Bermasalah,
Sejumlah Kontraktor Bersiap Perkarakan Dinas BMSDA Kuansing


Senin, 27 Juni 2016 07:27
Hadiri Bukber PKS, Bupati Inhil Minta Dukungan Majukan Daerah

Senin, 27 Juni 2016 07:25
Buka Bersama, Habibi Hapri Bertekad Jadikan PAN Dua Besar di Pelalawan

Ahad, 26 Juni 2016 19:42
Mandra Ditangkap Polisi,
Diduga Perampas Honda Beat Milik Perias Pengantin di Rohul




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BNI Gelar Pasar Murah BUMN di Teluk Kuantan
- Vidi Aldiano Hadiri HUT ke-11 Mall Ciputra Seraya, Pekanbaru
- Kembangkan Usaha Anggota, Hipmi Riau-BTN Syariah Teken MoU Kerjasama
- Warga Pekanbaru Mulai Keluhkan Plastik Berbayar ke Wakil Rakyat di DPRD Riau
- 2016, Temuan Upal BI Meningkat Tajam
- Manajemen Mall Ciputra Buka Bareng Wartawan
- Dua Tahun Belakangan, Banyak Kontraktor Lokal Mengeluh ke DPRD Riau


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.224.125.217
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com