Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:30
Kepala Daerah Dilantik di Pekanbaru, Warga Dumai Kecewa

Jum’at, 12 Pebruari 2016 16:27
Rayakan Ulang Tahun ke-8, DPC Gerindra Rohil Bagikan Susu Gratis

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:47
Demi Porprov IX,
Bupati Kampar: Tak Ada Kayu Api Sendipun Akan Kami Belah


Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:40
Rumah Penduduk di Jalan Karet Pekanbaru Ditelan Kobaran Api

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:35
Diduga Jadi Pengedar Sabu, IRT di Tapung Hulu Dibekuk Polisi

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:30
Jambret Tas Dua Perempuan, Tiga Pemuda di Rohul Ditangkap

Jum’at, 12 Pebruari 2016 15:29
Sebut Melayu Tak Berpendidikan, Legislator Riau Instiawati Ayus Kecam ‎Effendi Simbolon



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Berpengalaman dan Berkemampuan, Modal Utama Direktur atau Dirut PT PIR
- RAT Tahun Buku 2015,
Koperasi Sang Surya Umri Bukukan SHU Rp96 Juta

- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Naik Rp 111,31 Perkilogram
- Sinergi BI-Pemprov Riau, BSBI Gelar FGD
- 2015, Pertumbuhan Ekonomi Riau Naik 0,22 Persen
- BRK Gandeng LPPI untuk Tingkatkan Kompetensi
- Baru 2 Kabupaten/Kota Serahkan SPA Rastra 2016


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.114.177
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com