Untitled Document
Jumat, 15 Jumadil Awwal 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Maret 2015 15:36
Kemenag Riau Belum Temukan Kelompok Paham Radikalisme

Jum’at, 6 Maret 2015 15:29
Antisipasi Kelangkaan Kebutuhan Pokok di Pekanbaru, BKP-DP3 Gencar Sosialisasi RPL

Jum’at, 6 Maret 2015 15:23
Hanya Dua Security Hadir,
Forum Lalulintas Riau Kesal dengan PT PISP II Bonai


Jum’at, 6 Maret 2015 14:01
Kajati Riau Bantah Diamkan Kasus Korupsi

Jum’at, 6 Maret 2015 13:54
Kemenag Rohul Gelar Raker Bahas Anggaran 2016 dan Haji

Jum’at, 6 Maret 2015 13:06
Di Pekanbaru, Mensos Datang Gepeng Menghilang

Jum’at, 6 Maret 2015 11:32
Bupati Bengkalis Hadiri Perayaan Cap Go Meh di Duri



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Modus Penipuan, OJK : Awas Finance Bodong
- Pekanbaru Job Expo Sepi Peminat, Disnaker Cari Terobosan Baru
- Hingga Pertengahan Tahun, Disperindag Pastikan Pasokan Beras di Pekanbaru Aman
- Harga Sembako di Bengkalis Relatif Stabil
- 700 Hektar Tak Berizin,
Apkasindo Pelalawan Pertanyakan Kebun Sawit di Ukui

- Fit and Proper Test Selesai,
OJK Imbau Bank Riau Kepri Segera RUPS

- Camat Mandau Resmikan RM Ombak Pauh di Duri


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.144.217.153
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com