Untitled Document
Sabtu, 17 Ramadhan 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2015 16:57
Satpol PP Dumai Ancam Bongkar Tiga Salon Beroperasi Ganda

Sabtu, 4 Juli 2015 16:55
Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas,
Satlantas Polresta Pekanbaru Terjunkan Personil ke Pusat Perbelanjaan


Sabtu, 4 Juli 2015 16:50
Mayat Wanita Membusuk di Tampan Pekanbaru Ternyata Mahasiswi

Sabtu, 4 Juli 2015 16:17
Dilantik SBY, Nasrul Hadi Masuk Jajaran Pengurus DPP Demokrat

Sabtu, 4 Juli 2015 16:13
Momentum Malam Nuzulul Quran,
Wilmar Group Buka Bersama dan Satuni Anak Yatim di Dumai


Sabtu, 4 Juli 2015 15:24
Dishub Dumai Imbau Pemudik Tak Gunakan Angkutan Travel Ilegal

Sabtu, 4 Juli 2015 14:43
Warga Desa Dayo Rohul Blokir Jalan, Aktivitas 4 Perusahaan Terganggu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Atasi Defisit Beras, Pemkab Rohul Bantu Alsintan untuk Petani
- 42 Pembuat Jamu Tradisional di Bengkalis Ikuti Pelatihan dan Sosialisasi Perizinan
- ‎Disnaker Pekanbaru Sebar Edaran Pembayaran THR
- Citilink Divert ke Batam, SSK Mulai Terganggu Asap
- Jelang Lebaran, Kadisperindag Bengkalis Jamin Stok Sembako di Duri
- Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Rp98,81 perkilogram
- ‎Pekan Kedua, Pertumbuhan Pasar Ramadhan Belum Diketahui


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 54.166.196.211
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com