Untitled Document
Selasa, 14 Sya'ban 1436 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Selasa, 2 Juni 2015 18:16
Korupsi Jembatan Pedamaran Rohil,
Jaksa Penyidik dan Tim Ahli UI Cek Fisik Jembatan


Selasa, 2 Juni 2015 18:05
Polresta Pekanbaru Musnahkan Dua Ribuan Ekstasi Milik ST Cs

Selasa, 2 Juni 2015 17:58
Dewan Minta Pemkab Inhil Gesa Perbaikan Ruang Belajar Rusak

Selasa, 2 Juni 2015 17:56
Terangka Judi dan Sabu Ditangkap Saat Operasi Cipta Kondisi Polres Inhu

Selasa, 2 Juni 2015 17:25
Laboratorium Pabrik Karet PT Tirta Sari Surya di Rengat Terbakar

Selasa, 2 Juni 2015 17:17
916 Calon Brigadir Polri Jalani Tes Akademik di UIN Suska

Selasa, 2 Juni 2015 17:10
Kekayaan Hayati, Riau Punya 9 Spesies Rangkong



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- Jengkol dan Petai Andil Terbesar,
Mei, Pekanbaru Inflasi 0,41 Persen

- Komisi B DPRD Riau:Stok Beras Selama Ramadhan Aman Terkendali
- Disperindag Temukan Banyak Penyimpangan Distribusi Tabung Gas 3 Kg
- REI Bangun Rumah Duafa, Pemprov Riau Bangunkan Jalannya
- TPID Riau dan Komisi XI DPR-RI Bahas Solusi Inflasi
- PT ISB Berencana Bangun PLT-BG Kapasitas 2 MW di Rohul
- Sambut Ramadhan, Disperindag- ‎Pasar Modern Saling Kerja Sama


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 23.22.79.235
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com