Untitled Document
Ahad, 5 Zulqaidah 1435 H |
Home > Usaha >>

Berita Terhangat..
Ahad, 31 Agustus 2014 11:12
Pagelaran Seni dan Budaya HANI 2014,
4,5 Juta Pengguna Narkoba se-Indonesia


Ahad, 31 Agustus 2014 09:45
Draf Kerjasama Sedang Dibahas,
Wabup Inhil Optiis Port of Indragiri Mulai Difungsikan pada Okober


Ahad, 31 Agustus 2014 09:42
Bangunan Tiga Pintu di Baganbatu, Rohil Terbakar

Ahad, 31 Agustus 2014 06:12
Pengembangan Pariwisata Meranti Perlu Dukungan Transportasi Laut

Ahad, 31 Agustus 2014 06:10
Paskibra Meranti Hadiri Malam Grand Final Abang None Jakarta

Sabtu, 30 Agustus 2014 20:22
Wagubri Hadiri Reuni Akbar Alumni FNGT Universitas Riau

Sabtu, 30 Agustus 2014 19:51
Chevron Tampilkan Hasil Karya Warga Binaan di Pekanbaru Expo 2014



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Agustus 2012 16:08
Kecelakaan Kerja Tewaskan 3 Pekerja,
Operasional PKS PT FAA di Rohul Ditutup Sementara


Dinas Tenaga Kerja Rohul menutup sementara operasional PKS PT FAA. Langkah tersebut menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menewaskan tiga pekerja.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasional Pabrik Minyak Kelapa Sawit PT Fortius Agro Asia (PMKS FAA) Kabun, Rokan Hulu, ditutup sementara waktu, terkait kecelakaan kerja yang menewaskan tiga karyawannya, Jumat lalu (24/8/12).

“Operasional PMKS PT FAA Kabun ditutup sementara waktu sampai turunnya tim teknis dari Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Riau untuk menguji kelayakan operasionalnya.”

“Jika sudah layak, baru kita izinkan kembali beroperasi. Kita sudah turun dengan Disnaker Riau, hasilnya tiga karyawan ini murni tewas karena kecelakaan kerja,” tambah Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Rohul, Tengku Rafli Armein, di Pasirpangaraian, Kamis (30/8/12).

Pada uji standart Keselamatan Keamanan Kerja (K3), Disosnakertrans Rohul dan Disnaker Riau simpulkan peristiwa murni kecelakaan kerja. Menurut Tengku Rafli, kecelakaan tidak bisa dielakkan namun bisa diantisipasi. Tapi begitu, hak-hak karyawan yang menjadi korban harus diberikan kepada keluarganya.

“Terkait kecelakaan kerja dan penyebabnya, sekarang masih ditangani Polres Rohul. Rencananya, mereka akan mendatangkan tim Laboratorium Forensik dari Medan,” terangnya.

Tengku Rafli mengungkapkan penyebab kecelakaan kerja di PMKS PT FAA Jumat lalu disebabkan peralatan kerja di perusahaan telah aus karena dimakan usia, dan perlu diganti.

Pada waktu dekat, Disnaker Riau akan menurunkan peralatan kerja untuk menguji kelayakan peralatan K3 di PMKS PT FAA. Sementara, untuk pembayaran hak-hak keluarga, akan disesuaikan dengan ketentuan Undang-Undang tenaga kerja.

“Hak untuk keluarga, sudah diserahkan keluarga, tapi baru untuk pemakaman dan biaya duka. Sedangkan untuk gaji dan pesangon akan dihitung dulu besarannya. Diperkirakan minggu ini sudah dimasukan perusahaan untuk secepatnya diberikan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Adanya insiden lalu, Tengku Rafli mengaku pihaknya akan lebih menggiatkan peninjauan peralatan K3 di perusahaan dan sesuai standarnya. “Kita tetap tinjau K3 setiap bulannya di lima perusahaan berbeda, sehingga tidak terjadi hal serupa. Apalagi kita pernah menerima penghargaan zero insiden dari Kementrian tenaga Kerja,” tuturnya.***(zal)




Beri tanggapan | Baca tanggapan
 

Berita lainnya..........
- BBM Langka, Aktivitas Nelayan di Rohil Mulai Terganggu
- Hasil Penelitian Dosen Komunikasi UIN Suska,
Remaja di Riau Tinggalkan Koran dan Beralih ke Online

- Dimeriahkan Penampilan Artis Papan Atas,
Yamaha Music for Everyone Gelar Event Akbar di CS Mal

- Gulat Manurung Janji Perjuangkan Dongkrak Harga Jual Sawit di Rohil
- Disperindag Dumai Ajukan Penambahan Kuota Elpiji 3 Kg
- Kelangkaan BBM Picu Harga Sembako di Riau Melonjak
- Normalisasi Stok, 137 SPBU Riau Terima Tambahan Pasokan BBM


Untitled Document
Untitled Document | IP Anda : 204.236.254.124
All Right Reserved 2003-2005 @ Riauterkini.com