Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Januari 2020 21:11
Sinmardi Taman, Pejuang Kemerdekaan yang Dijajah

Senin, 27 Januari 2020 18:20
Ketua DPRD Riau Dukung IPK Bentuk Satgas Karhutla

Senin, 27 Januari 2020 18:17
Bupati Kuansing Buka Seminar Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Telukkuantan

Senin, 27 Januari 2020 17:09
Upika Rokan IV Koto dan Pendalian IV Koto Deklarasikan Cegah Karhutla 2020

Senin, 27 Januari 2020 17:01
Jangan Risaukan Mutasi, Sekda Minta OPD Jalankan Kegiatan

Senin, 27 Januari 2020 16:50
Konflik Lahan PSJ-NWR, Kadin: Jangan Seret Isu Diluar Proses Hukum

Senin, 27 Januari 2020 16:47
BBKSDA Riau Kembali Selamatkan Gajah Terjerat

Senin, 27 Januari 2020 15:50
Gadis 9 Tahun di Mandau, Bengkalis Mengaku Korban Cabul Supir Oplet

Senin, 27 Januari 2020 15:30
Polda Riau Pulangkan 3 Korban Selamat Kapal Karam di Rupat ke Aceh

Senin, 27 Januari 2020 15:28
Sekdaprov Riau Sebut Proses Assesment Dimulai Maret, Menyusul Open Bidding

Senin, 27 Januari 2020 14:09
Diguyur Hujan Deras, Duri Timur Dikepung Banjir

Senin, 27 Januari 2020 13:46
Sekdaprov Riau Pakai Baju Anti Virus, Cek Kesiapan RSUD Arifin Ahmad dari Virus Corona

Senin, 27 Januari 2020 12:21
Bupati Apresiasi Bumdes Desa Kota Raya Bisa Meraih SHU Tertinggi se-Kabupaten Rohul

Senin, 27 Januari 2020 10:45
Tensi Memanas Jelang Pilkada Bengkalis, Belasan Spanduk "ESA" di Pinggir Dirusak OTK

Senin, 27 Januari 2020 10:42
Dibuka Asisten I, Peserta Diimbau tak Percaya Calo Bisa Loloskan Jadi CPNS



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Mei 2019 16:31
B2PJN II dan Kejati Teken MoU untuk Proses Pendampingan Proyek

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Riauterkini - PEKANBARU - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Central ini juga diiringi dengan kegiatan seminar dengan tema peran serta jaksa pengacara negara dalam pelaksanaan jalan nasional di wilayah B2PJN II di Riau.

Dari kesepakatan nota kesepahaman tersebut, peran jaksa sebagai pengacara negara dari Kejati Riau diharapkan dapat membantu kerja berbagai persoalan di B2PJN terutama berkaitan dengan bidang perdata.

"Prinsipnya melalui pendampingan yang diberikan Kejati terutama berkaitan dengan perdata, kita berharap mereka (Jaksa Negara Kejati) bisa memainkan perannya. Bagi kami juga dapat bekerja sesuai koridor tanpa ada berbenturan secara hukum," kata Kepala B2PJN Wilayah II Riau-Sumut, Selamat Rashidi, Kamis (2/5/19).

Dijelaskan Selamat, selama ini bagi peserta lelang yang kalah dalam penawaran sering berakhir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hal ini cukup menjadi ganjalan dalam melaksanakan program kerja yang dilakukan B2PJN.

Karena itu, diharapkan dengan adanya proses pendampingan oleh jaksa negara yang difasilitasi Kejati Riau melalui nota kesepahaman yang telah dutandatangani tersebut,dapat diselesaikan tanpa menggangu misi pembangunan B2PJN.

"Bagi yang kalah lelang, tidak serta merta mengganggu karena tak tercapainya maksud dan tujuan. Paket kita ini sebagian besar diperuntukan untuk program strategis nasional. Diharapkan semua pekerjaan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Sehingga, apa pun bentuk gangguannya, semua bisa tetap fokus menuntaskan pekerjaan," ujar Selamat.

"Baik di Pokja, untuk proses lelang mau pun di PPK proses sesuai aturan, bekerjalah supaya pelaksanaannya tetap berjalan. Dengan begitu diharapkan, semua pekerjaan yang bisa dapat berjalan dengan lancar," papar Selamat lagi.

Sementara, Kajati Riau Uung Abdul Syakur pasca nota kesepahaman ini, Kejati Riau langsung akan menindaklanjutinya sesuai dengan SKK. Kajati juga berjanji akan memberikan pendampingan sesauai B2PJN, sesuai kerangka hukum yang sudah ditentukan.

"Mungkin nanti terbanyak itu gugatan lelang. Pak Kepala Balai sudah mengantisipasinya melalui proses pendampingan. Dan inipun sudah ada yang mengugat, ke PTUN. Berarti ibu dari sisi perdatanya. Nanti kita wakili. Kalau pun ada juga terjadi di lapangan kita kembali lakukan pendampingan. Prinsipnya kami ingin proses pekerjaan yang dilakukan B2PJN dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai ada gangguan,"papar Uung.*(adv/mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Donor ke-58, KDD Riau Kompleks Sumbangkan 6 Juta CC Kantung Darah ke PMI
- Target Rp300 Miliar,
DPRD Bengkalis Sahkan Perda Penyertaan Modal ke Bank Riau Kepri

- Pererat Silaturahmi, PT BSP Halal Bihalal Bersama StakeHolders
- Advertorial,
Sah, Paripurna Istimewa DPRD Riau Lantik Asri Auzar Sebagai Wakil Ketua

- Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR

- Advertorial,
DPRD Riau Apresiasi Pemprov Riau Raih Opino WTP dari BPK RI

- Satu-satunya di Riau,
Bengkalis Aplikasikan Replanting Pola Swadaya Kebun Sawit Rakyat 

- Lebaran, Rohil Miliki Kawasan Objek Wisata Seperti Langkawi
- Pemindahan Pasar Central Labuhan Tangga Besar, Prestasi Pemkab Rohil
- Permudah Pendaratan, Pemkab Rohil Akan Bangun Heliport


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com