Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Nopember 2019 14:38
Lima Kali Digauli di Lapangan Bola, Siswi SMA di Rohul Hamil dan Kekasihnya Ditangkap Polisi

Selasa, 19 Nopember 2019 14:13
Terbengkalai di Tangan Kontraktor, Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Dilanjutkan Tahun Depan

Selasa, 19 Nopember 2019 13:56
Wagubri dan Ketua DPRD "Geleng-geleng" Melihat Kapasitas Lapas Bengkalis

Selasa, 19 Nopember 2019 12:25
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pangkalan Kerinci Berikan Pelatihan Bagi 111 UMKM

Selasa, 19 Nopember 2019 10:09
Diduga Nyabu, Buruh Panen di Bengkalis Diringkus Polisi

Selasa, 19 Nopember 2019 07:08
35 Anggota DPRD Kuansing Jalani Orientasi Bersama BPSDM Riau

Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda PajakĀ 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Mei 2019 16:31
B2PJN II dan Kejati Teken MoU untuk Proses Pendampingan Proyek

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Riauterkini - PEKANBARU - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Central ini juga diiringi dengan kegiatan seminar dengan tema peran serta jaksa pengacara negara dalam pelaksanaan jalan nasional di wilayah B2PJN II di Riau.

Dari kesepakatan nota kesepahaman tersebut, peran jaksa sebagai pengacara negara dari Kejati Riau diharapkan dapat membantu kerja berbagai persoalan di B2PJN terutama berkaitan dengan bidang perdata.

"Prinsipnya melalui pendampingan yang diberikan Kejati terutama berkaitan dengan perdata, kita berharap mereka (Jaksa Negara Kejati) bisa memainkan perannya. Bagi kami juga dapat bekerja sesuai koridor tanpa ada berbenturan secara hukum," kata Kepala B2PJN Wilayah II Riau-Sumut, Selamat Rashidi, Kamis (2/5/19).

Dijelaskan Selamat, selama ini bagi peserta lelang yang kalah dalam penawaran sering berakhir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hal ini cukup menjadi ganjalan dalam melaksanakan program kerja yang dilakukan B2PJN.

Karena itu, diharapkan dengan adanya proses pendampingan oleh jaksa negara yang difasilitasi Kejati Riau melalui nota kesepahaman yang telah dutandatangani tersebut,dapat diselesaikan tanpa menggangu misi pembangunan B2PJN.

"Bagi yang kalah lelang, tidak serta merta mengganggu karena tak tercapainya maksud dan tujuan. Paket kita ini sebagian besar diperuntukan untuk program strategis nasional. Diharapkan semua pekerjaan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Sehingga, apa pun bentuk gangguannya, semua bisa tetap fokus menuntaskan pekerjaan," ujar Selamat.

"Baik di Pokja, untuk proses lelang mau pun di PPK proses sesuai aturan, bekerjalah supaya pelaksanaannya tetap berjalan. Dengan begitu diharapkan, semua pekerjaan yang bisa dapat berjalan dengan lancar," papar Selamat lagi.

Sementara, Kajati Riau Uung Abdul Syakur pasca nota kesepahaman ini, Kejati Riau langsung akan menindaklanjutinya sesuai dengan SKK. Kajati juga berjanji akan memberikan pendampingan sesauai B2PJN, sesuai kerangka hukum yang sudah ditentukan.

"Mungkin nanti terbanyak itu gugatan lelang. Pak Kepala Balai sudah mengantisipasinya melalui proses pendampingan. Dan inipun sudah ada yang mengugat, ke PTUN. Berarti ibu dari sisi perdatanya. Nanti kita wakili. Kalau pun ada juga terjadi di lapangan kita kembali lakukan pendampingan. Prinsipnya kami ingin proses pekerjaan yang dilakukan B2PJN dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai ada gangguan,"papar Uung.*(adv/mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Wabup Meranti Ajak Siswa SMA Saling Ingat Mengingatkan Akan Bahaya Narkoba
- Kunjungi Korban Kebakaran, Wabup Meranti Ucapkan Bela Sungkawa dan Salurkan Bantuan
- Sukses Pilot Project One Health, Bengkalis Ditetapkan Percontohan Nasional
- Pastikan Pemilu 2019 Aman, Tertip dan Lancar Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Lapangan
- Pemkab Meranti Gelar Uji Publik KLS-RTRW
- Bupati Meranti Buka Kegiatan Sunat Masal dan Santunan Kaum Dhuafa Remaja Masjid Darul Ulum
- Riau Rangking Tiga Destinasi Wisata Halal di Indonesia Versi Muslim Travel Indeks
- Jefri Antoni, Perpaduan Politisi Terbilang dan Pengusaha Handal Negeri Pacu Jalur
- Bupati Harris Hadiri Pengukuhkan IAKMI Kabupaten Pelalawan
- Advertorial
Bahas Iuran Komite, Komisi V DPRD Riau Hearing dengan Kepala SMA



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com