Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 16 Nopember 2019 07:42
Bupati Kuansing Sambut Baik KPK Tinjau RAD - PPK Triwulan III

Jum’at, 15 Nopember 2019 21:10
Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja

Jum’at, 15 Nopember 2019 19:12
IJN Buka Perwakilan di Riau

Jum’at, 15 Nopember 2019 18:19
Begini Cara Disdikpora Rohul Meriahkan Sumpah Pemuda 2019

Jum’at, 15 Nopember 2019 17:01
BPS Riau Gelar FGD Satu Data Kependudukan

Jum’at, 15 Nopember 2019 16:13


Jum’at, 15 Nopember 2019 16:09
Lurah Duri Timur Boyong Perangkatnya Antar Jenazah Siswa SMP di Mandau ke Pemakaman

Jum’at, 15 Nopember 2019 16:04
Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam

Jum’at, 15 Nopember 2019 14:47
"Nganggur" 5 Tahun, Los Ikan Pasar Terubuk Bengkalis akan Difungsikan 2020

Jum’at, 15 Nopember 2019 13:10
BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan

Jum’at, 15 Nopember 2019 10:48
Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN

Jum’at, 15 Nopember 2019 08:34
Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi

Jum’at, 15 Nopember 2019 08:11
Pemkab Kuansing Sukses Minta Pusat Bangun Tiga Puskesmas Rawat Inap

Jum’at, 15 Nopember 2019 07:47
Kejuaraan Internasional di Malaysia, Pemanah Pelalawan Rebut 2 Perunggu

Jum’at, 15 Nopember 2019 07:28
Tanam 1000 Pohon, Bupati Mirsini Puji Anak Muda Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 2 Mei 2019 16:31
B2PJN II dan Kejati Teken MoU untuk Proses Pendampingan Proyek

Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Riauterkini - PEKANBARU - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (B2PJN) II Sumut-Riau bersama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau lakukan penandatanganan kesepakatan nota kesepahaman (MoU).

Kegiatan yang digelar di Hotel Grand Central ini juga diiringi dengan kegiatan seminar dengan tema peran serta jaksa pengacara negara dalam pelaksanaan jalan nasional di wilayah B2PJN II di Riau.

Dari kesepakatan nota kesepahaman tersebut, peran jaksa sebagai pengacara negara dari Kejati Riau diharapkan dapat membantu kerja berbagai persoalan di B2PJN terutama berkaitan dengan bidang perdata.

"Prinsipnya melalui pendampingan yang diberikan Kejati terutama berkaitan dengan perdata, kita berharap mereka (Jaksa Negara Kejati) bisa memainkan perannya. Bagi kami juga dapat bekerja sesuai koridor tanpa ada berbenturan secara hukum," kata Kepala B2PJN Wilayah II Riau-Sumut, Selamat Rashidi, Kamis (2/5/19).

Dijelaskan Selamat, selama ini bagi peserta lelang yang kalah dalam penawaran sering berakhir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Hal ini cukup menjadi ganjalan dalam melaksanakan program kerja yang dilakukan B2PJN.

Karena itu, diharapkan dengan adanya proses pendampingan oleh jaksa negara yang difasilitasi Kejati Riau melalui nota kesepahaman yang telah dutandatangani tersebut,dapat diselesaikan tanpa menggangu misi pembangunan B2PJN.

"Bagi yang kalah lelang, tidak serta merta mengganggu karena tak tercapainya maksud dan tujuan. Paket kita ini sebagian besar diperuntukan untuk program strategis nasional. Diharapkan semua pekerjaan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Sehingga, apa pun bentuk gangguannya, semua bisa tetap fokus menuntaskan pekerjaan," ujar Selamat.

"Baik di Pokja, untuk proses lelang mau pun di PPK proses sesuai aturan, bekerjalah supaya pelaksanaannya tetap berjalan. Dengan begitu diharapkan, semua pekerjaan yang bisa dapat berjalan dengan lancar," papar Selamat lagi.

Sementara, Kajati Riau Uung Abdul Syakur pasca nota kesepahaman ini, Kejati Riau langsung akan menindaklanjutinya sesuai dengan SKK. Kajati juga berjanji akan memberikan pendampingan sesauai B2PJN, sesuai kerangka hukum yang sudah ditentukan.

"Mungkin nanti terbanyak itu gugatan lelang. Pak Kepala Balai sudah mengantisipasinya melalui proses pendampingan. Dan inipun sudah ada yang mengugat, ke PTUN. Berarti ibu dari sisi perdatanya. Nanti kita wakili. Kalau pun ada juga terjadi di lapangan kita kembali lakukan pendampingan. Prinsipnya kami ingin proses pekerjaan yang dilakukan B2PJN dapat berjalan dengan baik. Jangan sampai ada gangguan,"papar Uung.*(adv/mok)

Loading...


Berita lainnya..........
- Kunjungi Korban Kebakaran, Wabup Meranti Ucapkan Bela Sungkawa dan Salurkan Bantuan
- Sukses Pilot Project One Health, Bengkalis Ditetapkan Percontohan Nasional
- Pastikan Pemilu 2019 Aman, Tertip dan Lancar Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Lapangan
- Pemkab Meranti Gelar Uji Publik KLS-RTRW
- Bupati Meranti Buka Kegiatan Sunat Masal dan Santunan Kaum Dhuafa Remaja Masjid Darul Ulum
- Riau Rangking Tiga Destinasi Wisata Halal di Indonesia Versi Muslim Travel Indeks
- Jefri Antoni, Perpaduan Politisi Terbilang dan Pengusaha Handal Negeri Pacu Jalur
- Bupati Harris Hadiri Pengukuhkan IAKMI Kabupaten Pelalawan
- Advertorial
Bahas Iuran Komite, Komisi V DPRD Riau Hearing dengan Kepala SMA

- Mendagri Pimpin Puncak Peringatan Hari Satpol PP ke-100 di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com