Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Oktober 2020 20:37
Pastikan tidak Ada Masalah, Pemko Pekanbaru Terus Kembangkan KIT

Selasa, 20 Oktober 2020 18:31
Kumpul Bareng Media Inhu, Ketua Bappilu Rajut Optimis Menang

Selasa, 20 Oktober 2020 18:17
5 Pasien Positif Corona Kuansing Dinyatakan Sembuh

Selasa, 20 Oktober 2020 17:20
Kadiskes Riau: Pasien Sembuh di Riau Hari Ini Meningkat Tajam

Selasa, 20 Oktober 2020 17:13
Persiapan Gowes di Pantai Sepat baru Bengkalis, LPM Pekanbaru Latihan Keliling Kota

Selasa, 20 Oktober 2020 17:07
Asep Ruhiat: Kita Sudah Prediksi Gugatan ASA Dimentahkan PTTUN Medan



Selasa, 20 Oktober 2020 17:02
Polres Inhil Ringkus Lagi Pelaku Narkoba di Kateman

Selasa, 20 Oktober 2020 16:49
PJs Bupati Kuansing, Panen Padi di Desa  Teberau Panjang

Selasa, 20 Oktober 2020 16:46
Polres Kampar Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif

Selasa, 20 Oktober 2020 16:22
1.857 UMKM di Rohul Terima BLT UMKM Rp 2, 4 Juta, 13 Ribu Lagi Sudah Diajukan

Selasa, 20 Oktober 2020 14:56
Gubri Hadiri Panen Ikan Lele dan Pameran UMKM di Kampar

Selasa, 20 Oktober 2020 14:55
Jaga Tradisi, Warga Sei Deras Rohul Gotong-royong Bangun Masjid Al-Wahdah

Selasa, 20 Oktober 2020 14:47
Polres Kampar Tengah Dalami Kejadian Penjarahan di PT Langgam Harmuni

Selasa, 20 Oktober 2020 14:45
Rumah Janda Beranak Empat di Bengkalis Ludes Terbakar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 27 Pebruari 2020 01:30
Atasi Karhutla di Rangsang, Gubri Minta Bantu Water Bombing Perusahaan

Gubri Syamsuar meminta bantuan perusahaan untuk melakukan water bombing kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta bantuan perusahaan untuk water bombing kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Gubri mengatakan, hari ini ada sebanyak 43 hotspot (titik panas) terpantau di Provinsi Riau. Titik panas terbanyak berada di Kepulauan Meranti 24 titik panas.

"Hospot memang sebanyak itu (43 titik panas). Tadi pagi saya juga mengamati paling banyak itu di Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti (24 titik panas)," kata Gubri kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Syamsuar mengatakan, banyak titik panas di Pulau Rangsang karena kebakaran di sana cukup luas, yang disebabkan angin cukup kencang.

"Kami tadi pagi, sesuai permintaan di sana (Rangsang) meminta bantuan peralatan pemadam kebakaran," ujarnya.

Gubri mengaku, untuk mengatasi kebakaran di pulau terlur itu pihaknya juga sudah meminta kepada perusahaan untuk water bombing.

"Yang jelas bantuan water bombing dari perusahaan yang ada di Riau ini. TMC belum sampai sini, dan bantuan helikopter dari BNPB untuk water boming juga belum," tutupnya.(mok/adv)

Loading...


Berita lainnya..........
- Pemprov Riau Gesa Progres APBD 2020
- Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Akhir April Tuntas
- Gubri Hadiri Rakornas Investasi 2020 di Jakarta
- Disambut Gubri, Presiden Jokowi Tiba di Pekanbaru
- Tahun Ini Anggaran Dana Desa Meningkat
- Bahas Masalah Infrastruktur, Gubri Gelar Pertemuan dengan Komisi V DPR RI
- Singapura Miliki Nilai Investasi PMA Terbesar di Riau
- Gubri Umumkan Status Siaga Darurat Karhutla Hingga 31 Oktober
- SAKIP Pemprov Riau 2019 Nilai B, Gubri Harapkan Terus Lakukan Perbaikan
- DPRD Kampar Gelar Paripurna Istimewa HUT ke 70 Kabupaten


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com