Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Senin, 12 April 2021 20:50
Selama Ramadan, DPRD Pekanbaru Minta PLN Tidak Lakukan Pemadaman

Senin, 12 April 2021 20:42


Senin, 12 April 2021 19:41
Kisah Komnas PA Bengkalis, Kehilangan Anak Sesaat Usai Dilantik

Senin, 12 April 2021 18:18
Pemudik Diminta Putar Balik, Penyekatan Arus Mudik Dimulai 6-17 Mei

Senin, 12 April 2021 17:33
Menjelang PSU Pilkada Rohul 2020, AKBP Taufiq Berharap Penyelenggara Profesional

Senin, 12 April 2021 17:16
Polres Pelalawan Gelar Apel Pasukan Kesalamatan Lancang Kuning 2021

Senin, 12 April 2021 15:29
Antisipasi C3, Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sisir Tempat Rawan

Senin, 12 April 2021 15:22
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Senin, 12 April 2021 15:16
Jelang Ramadhan, Polsek Pangkalan Lesung Tim Sebar Saber Pungli ke Tempat Perbelanjaan

Senin, 12 April 2021 15:00
Polsek Bunut Rutin Gelar Operasi Yustisi Prokes

Senin, 12 April 2021 15:00
Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat

Senin, 12 April 2021 14:15
Operasi PT CPI Makin Kompetitif Kinerja Keselamatan dan Efisiensi Naik secara Signifikan

Senin, 12 April 2021 12:49
Polsek Teluk Meranti Gelar Razia Masker Gabungan di Lintas Bono

Senin, 12 April 2021 12:15
Satu Calon Sekdaprov Gagal Karena tak Ada Izin Gubri

Senin, 12 April 2021 11:21
Enam dari Tujuh Pelamar Calon Sekdaprov Riau Dinyatakan Lulus Administrasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Nopember 2020 10:41
Dibina PT CPI-SKK Migas, Desa Wisata Kampung Patin Makin Bersinar

Satu lagi destinasi wisata menarik ada di Kampar. Bernama Desa Wisata Kampung Patin di Jalan Lintas Riau-Sumbar. Binaan PT Chevron Pacific Indonesia dan SSK Migas.

Riauterkini-KOTO MASJID- Program Pengembangan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid, Kampar, mulai membuahkan hasil. Masyarakat di sana kini memiliki tambahan objek wisata baru, aneka makanan olahan yang kian beragam, dan bisnis penginapan (homestay) yang berkembang.

Sejak Agustus lalu, masyarakat Desa Koto Mesjid mengikuti pelatihan dan pendampingan program pengembangan wisata berbasis komunitas (community based tourism/ CBT). Mereka dibimbing untuk meningkatkan keterampilan di bidang pemandu wisata, identifikasi potensi objek wisata, penginapan (homestay), suvenir, dan kuliner.

Hasilnya, dua objek wisata baru berhasil dipromosikan berkat pelatihan tersebut, yakni Goa Rambut Emas dan Sungai Gagak. Kemudian, produk olahan daging ikan patin di desa tersebut juga lebih dikembangkan menjadi fish burger, otak-otak, bakso goreng, siomay, tekwan, empek-empek, hingga kerupuk kulit patin.

Untuk sektor homestay di sekitar Desa Koto Mesjid, jumlahnya kini meningkat menjadi 30 unit dibandingkan sebelumnya yang hanya sembilan unit. Masyarakat juga telah dilatih tentang standar homestay di Indonesia maupun protokol kesehatan lokasi wisata di tengah pandemi.

Program pengembangan wisata berbasis komunitas di Desa Koto Mesjid, Kampar itu merupakan program yang digagas SKK Migas – PT. Chevron Pacific Indonesia (PT CPI). Wisata berbasis komunitas ini merupakan konsep pengembangan suatu destinasi wisata melalui pemberdayaan masyarakat lokal yang mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan, sosial, dan budaya. Program ini berupaya membangun keterampilan komunitas dan menjaga konservasi lingkungan.

Peresmian : Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rahmad (kiri) dan GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin menarik tirai tanda peresmian program binaan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid pada Juni 2020 lalu.

’’Masyarakat diharapkan semakin terampil dan mandiri dalam mengelola potensi desa mereka sebagai tujuan wisata dan diversifikasi produk ikan patin sebagai wisata kuliner unggulan di Riau,” ujar Sukamto Tamrin selaku GM Corporate Affairs Asset PT CPI. Melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM), SKK Migas – PT CPI menggandeng Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Riau sebagai mitra pelaksana program. Program ini juga telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemkab Kampar, para penggiat wisata, dan PKK. Diharapkan, perekonomian rakyat dapat terbantu melalui sektor pariwisata.

Saat ini juga telah dipasang plang nama desa wisata di tepi jalan lintas Riau-Sumatera Barat sehingga membuat lebih banyak orang yang singgah ke Desa Koto Mesjid. Terlebih lagi, jalan akses sudah memadai. Bertambahnya jumlah pengunjung membuat aktivitas ekonomi masyarakat meningkat. Promosi: Plang nama desa wisata di tepi jalan lintas Riau-Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Zulia Dharma menjelaskan, pihaknya sangat mendukung program yang digagas SKK Migas - PT CPI tersebut. ”Pelatihan dan pendampingan sangat membantu dalam meningkatkan SDM Desa Koto Mesjid, sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. Selain pendampingan, ke depan juga direncanakan promosi dan pemasaran digital, peningkatan suvenir berbasis budaya lokal, dan usaha saung.

Penguatan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid akan meningkatkan kualitas pilihan tujuan wisata di Kampar. Setiap rumah di desa tersebut memiliki satu kolam ikan patin. Setiap harinya, warga desa itu mampu memproduksi 7 ton ikan patin. Cuaca dan tekstur tanah di desa tersebut sangat cocok untuk budidaya ikan tersebut.

PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas. Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai operasi PT CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com .***(adv)

Keterangan Foto: Peresmian : Kadis Pariwisata Provinsi Riau Rony Rahmad (kiri) dan GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin menarik tirai tanda peresmian program binaan Desa Wisata Kampung Patin di Desa Koto Mesjid pada Juni 2020 lalu.

Promosi: Plang nama desa wisata di tepi jalan lintas Riau-Sumatera Barat

Loading...


Berita lainnya..........
- Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal
- Pentingnya Air Bersih di Masa Pandemi,
Pakai Teknologi GWFS, SKK Migas-PT CPI Bangunkan Sumur bagi Warga Minas Timur

- Bupati Yopi, Jadikan Idul Fitri Momen Intropeksi Diri
- Dibawah Bupati Yopi Penanganan Covid-19 Inhu Berjalan Maksimal
- RAPP, APR, Asian Agri Serahkan Bantuan APD bagi Tenaga Kesehatan
- Dikomandoi Bupati Yopi Penanganan Covid-19 di Inhu Terus Digesa
- Antisipasi Covid-19, DPRD Riau Bagikan Handsanitizer Gratis ke Pengemudi Ojol
- Update Covid-19, 12 ODP di Inhil Telah Selesai Masa Pemantauan dan Dinyatakan Aman
- Komisi IV DPRD Riau Tinjau Jalan Provinsi Ruas Tandun Hingga ke Pasirpangaraian
- Kepentingan Masyarakat dan Daerah,
Fraksi DPRD Bengkalis Setujui Usulan Ranperda RTRW dan RDTRW



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com