Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Maret 2021 11:09
Aksesbilitas Transportasi di Riau Masih Rendah

Jum’at, 5 Maret 2021 11:07
Gelar Konsolidasi, Ketua DPC PKB Kuansing, Ajak Masyarakat Bergabung

Jum’at, 5 Maret 2021 10:20
Berita dan Video,
Wabup Bengkalis Panen Padi di Penangkaran Benih Sungai Siput


Jum’at, 5 Maret 2021 09:57
Sekda Rohul: Rakor Bersama KPK Sinergikan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

Jum’at, 5 Maret 2021 09:18
Wujudkan Kampung Tanguh, Desa Suka Maju Dibantu Bibit Ikan Nila dan Bibit Semangka

Kamis, 4 Maret 2021 22:10
Sekda Rohul Sebut Vaksinasi Bisa Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Kamis, 4 Maret 2021 21:09
Berdiri Ditengah Pemukiman, Tower Operator Selular di Duri Bikin Khawatir Warga

Kamis, 4 Maret 2021 20:19
Dibuka Bupati Bengkalis, Insfrastruktur dan Taman Kota Jadi Prioritas Musrenbang di Mandau

Kamis, 4 Maret 2021 19:56
TPBML-BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok

Kamis, 4 Maret 2021 19:25
Kualitas Jadi Prioritas Produk Organic Center

Kamis, 4 Maret 2021 18:03
Tuntut Segera Usut Tuntas Dugaan Korupsi, AMMK Geruduk Kejati Riau

Kamis, 4 Maret 2021 16:33
Langgar Ketentuan Penyaluran JBKP, 5 SPBU di Pekanbaru Dijatuhi Sanksi

Kamis, 4 Maret 2021 16:21
Faperta UPP Kolaborasi Program Pertanian dengan Dinas TPH Kabupaten Rohul

Kamis, 4 Maret 2021 16:17
Polres Inhil Berhasil Ringkus 3 Pelaku Perampokan di Perairan Palongan GAS

Kamis, 4 Maret 2021 16:13
Bupati Adil Ikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Pebruari 2021 17:10
Tim Fire Fighter PT RAPP Bantu Padamkan Karhutla di 5 Lokasi di Siak

Lima lokasi yang mengalami kebakaran di Kabupaten Siak, berhasil dipadamkan tim pemadam kebakaran PT RAPP.

Riauterkini-SIAK – Personil Pemadam Kebakaran (Fire Fighter) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di 5 lokasi di Desa Kampung Baru, Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

“Kita bantu beberapa titik di Teluk Lanus, yakni Dermaga Sawah, Kuburan Wakaf, Jalur Medan arah Kandis, area PRP dan daerah pinggir jalan depan Postu Kampung Baru. Kita turunkan 8 personil lengkap dengan peralatan pemadaman seperti pompa Mark3, Mini Striker, selang dan armada speed boat,” kata Maruhum Lubis, Head of Forest Protection Department Estate Tasik Belat PT RAPP, Selasa (23/2/2021).

Penyebab terjadinya karhutla di desa tersebut belum diketahui. Tim gabungan masih fokus pada pemadaman api dan pendinginan guna mencegah kabut asap menyebar luas.

“Saat kembali dari pemadaman di area Kampung Baru, tim melihat ada asap tebal di daerah pinggir laut atau sekitar 5 kilometer dari batas konsesi, lalu kita langsung bergerak ke lokasi dan melakukan size up, mencari sumber air dan mengejar kepala api agar tidak menyebar lebih luas,” jelasnya.

Mendapat laporan munculnya titik api, Tim Fire Fighter RAPP langsung menuju ke lokasi, Selasa (9/2/2021) membantu tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan MPA. Kondisi lahan terbakar di area terbuka ditambah angin kencang berubah-ubah arah dan kurangnya pasokan air menjadi tantangan bagi tim fire fighter melakukan pemadaman. Meski demikian, tim akhirnya berhasil memadamkan karhutla seluas kurang lebih 6 hektar tersebut.

“Kita di sana 10 hari bersama tim gabungan. Medannya cukup berat, ada parit tapi kecil dan airnya sedikit sehingga air kita ambil dari laut saat air pasang,” tuturnya.

Ditambahkan Maruhum, sebelumnya perusahaan bagian dari grup APRIL ini juga membantu pemadaman karhutla yang cukup luas di Dermaga Sawah, Kampung Baru, Teluk Lanus seluas 50 hektar pada 31 Januari 2021 lalu.

"Saat ini area konsesi perusahaan kita masih relatif aman dari kebakaran namun kita tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrim dan curah hujan yang sudah berkurang,” katanya.

Kapusdalops BPBD Siak Biyan, mengatakan kondisi daerah Teluk Lanus sudah padam dan tidak ada titik api lagi. Namun, pihaknya masih waspada dengan terus melakukan pendinginan agar kabut asap tidak menyebar luas.

"Teluk Lanus, apinya sudah padam, hanya tinggal asap dan mudah-mudahan secepatnya bisa hilang," ujar Biyan.

Sementara itu, Camat Sungai Apit Wahyudi menjelaskan karhutla pertama kali terjadi di lahan gambut masyarakat kampung Teluk Lanus yang ditumbuhi semak belukar. Lahan tersebut belum diketahui pemiliknya.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Sungai Apit. Kendala di lapangan angin kencang dan cuaca panas sehingga dikhawatirkan api bisa kembali menyala," pungkasnya. ***(rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- Bupati Yopi, Jadikan Idul Fitri Momen Intropeksi Diri
- Dibawah Bupati Yopi Penanganan Covid-19 Inhu Berjalan Maksimal
- RAPP, APR, Asian Agri Serahkan Bantuan APD bagi Tenaga Kesehatan
- Dikomandoi Bupati Yopi Penanganan Covid-19 di Inhu Terus Digesa
- Antisipasi Covid-19, DPRD Riau Bagikan Handsanitizer Gratis ke Pengemudi Ojol
- Update Covid-19, 12 ODP di Inhil Telah Selesai Masa Pemantauan dan Dinyatakan Aman
- Komisi IV DPRD Riau Tinjau Jalan Provinsi Ruas Tandun Hingga ke Pasirpangaraian
- Kepentingan Masyarakat dan Daerah,
Fraksi DPRD Bengkalis Setujui Usulan Ranperda RTRW dan RDTRW

- Bosda SMA/SMK di Riau Segera Cair
- Komisi VIII DPR RI Janji Percepat Terwujudnya Embarkasi Haji Penuh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com