Home > Advertorial >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 September 2021 21:40
Dewan Ajak Masyarakat Pekanbaru Budayakan Tanjak

Ahad, 26 September 2021 21:36
Tolak Bantuan RLH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau Minta Pemprov Beri Sanksi Tiga Kabupaten

Ahad, 26 September 2021 20:25
SEF Kembali Selenggarakan Webinar Riset Komunikasi

Ahad, 26 September 2021 19:56
Memalukan, Anggota DPRD Riau Tak Bisa Bedakan Triliun dengan Miliar

Ahad, 26 September 2021 19:09
Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya

Ahad, 26 September 2021 18:30
Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau Telat,
Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan APBD 2021 Sempat Terganggu


Ahad, 26 September 2021 16:49
Vaksinasi Kompak Relawan Peduli Covid-19 Bengkalis Sasar 1.266 Warga

Ahad, 26 September 2021 15:48
Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu

Ahad, 26 September 2021 13:29
Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak

Ahad, 26 September 2021 12:56
Damanhuri, Putra Riau yang Terpilih Jadi Pengadilan Ring Tinju di PON XX Papua

Ahad, 26 September 2021 09:53
Sembuh 1, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 4 Orang

Sabtu, 25 September 2021 21:37
Gubernur Riau Sampaikan Nota Pengatar Perubahan APBD 2021

Sabtu, 25 September 2021 18:56
Bupati Pelalawan Ungkapkan Kesedihan di Milad ke 1 Rumah Relawan Dhuafa

Sabtu, 25 September 2021 17:26
Progres SPALD-T di Pekanbaru Sudah 90 Persen

Sabtu, 25 September 2021 16:52
Tol Pekanbaru-Dumai Dibangun tak Semata Bisnis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 23 Pebruari 2021 17:10
Tim Fire Fighter PT RAPP Bantu Padamkan Karhutla di 5 Lokasi di Siak

Lima lokasi yang mengalami kebakaran di Kabupaten Siak, berhasil dipadamkan tim pemadam kebakaran PT RAPP.

Riauterkini-SIAK – Personil Pemadam Kebakaran (Fire Fighter) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di 5 lokasi di Desa Kampung Baru, Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

“Kita bantu beberapa titik di Teluk Lanus, yakni Dermaga Sawah, Kuburan Wakaf, Jalur Medan arah Kandis, area PRP dan daerah pinggir jalan depan Postu Kampung Baru. Kita turunkan 8 personil lengkap dengan peralatan pemadaman seperti pompa Mark3, Mini Striker, selang dan armada speed boat,” kata Maruhum Lubis, Head of Forest Protection Department Estate Tasik Belat PT RAPP, Selasa (23/2/2021).

Penyebab terjadinya karhutla di desa tersebut belum diketahui. Tim gabungan masih fokus pada pemadaman api dan pendinginan guna mencegah kabut asap menyebar luas.

“Saat kembali dari pemadaman di area Kampung Baru, tim melihat ada asap tebal di daerah pinggir laut atau sekitar 5 kilometer dari batas konsesi, lalu kita langsung bergerak ke lokasi dan melakukan size up, mencari sumber air dan mengejar kepala api agar tidak menyebar lebih luas,” jelasnya.

Mendapat laporan munculnya titik api, Tim Fire Fighter RAPP langsung menuju ke lokasi, Selasa (9/2/2021) membantu tim gabungan dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan MPA. Kondisi lahan terbakar di area terbuka ditambah angin kencang berubah-ubah arah dan kurangnya pasokan air menjadi tantangan bagi tim fire fighter melakukan pemadaman. Meski demikian, tim akhirnya berhasil memadamkan karhutla seluas kurang lebih 6 hektar tersebut.

“Kita di sana 10 hari bersama tim gabungan. Medannya cukup berat, ada parit tapi kecil dan airnya sedikit sehingga air kita ambil dari laut saat air pasang,” tuturnya.

Ditambahkan Maruhum, sebelumnya perusahaan bagian dari grup APRIL ini juga membantu pemadaman karhutla yang cukup luas di Dermaga Sawah, Kampung Baru, Teluk Lanus seluas 50 hektar pada 31 Januari 2021 lalu.

"Saat ini area konsesi perusahaan kita masih relatif aman dari kebakaran namun kita tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrim dan curah hujan yang sudah berkurang,” katanya.

Kapusdalops BPBD Siak Biyan, mengatakan kondisi daerah Teluk Lanus sudah padam dan tidak ada titik api lagi. Namun, pihaknya masih waspada dengan terus melakukan pendinginan agar kabut asap tidak menyebar luas.

"Teluk Lanus, apinya sudah padam, hanya tinggal asap dan mudah-mudahan secepatnya bisa hilang," ujar Biyan.

Sementara itu, Camat Sungai Apit Wahyudi menjelaskan karhutla pertama kali terjadi di lahan gambut masyarakat kampung Teluk Lanus yang ditumbuhi semak belukar. Lahan tersebut belum diketahui pemiliknya.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Polsek Sungai Apit. Kendala di lapangan angin kencang dan cuaca panas sehingga dikhawatirkan api bisa kembali menyala," pungkasnya. ***(rls)

Loading...


Berita lainnya..........
- DPRD Riau Bicara Pandemi Covid-19
- DPRD Riau Terima Kunker DPRD Kabupaten/Kota, Sumbar dan Sumut
- Jambi dan Sumbar Jadi Lokasi Kunjungan Observasi DPRD Riau
- DPRD Riau Mencari Titik Terang Bankeu Khusus RLH
- Mendadak, DPRD Riau Kuntil Kesejumlah Perusahaan dan Rohil
- DPRD Riau RDP Dengan Sejumlah Mitra Kerja
- Advertorial DPRD Riau,
DPRD Riau Lakukan Kunker Keberbagai Tempat

- Webinar Nasional Program CSR PT CPI,
Sandiaga Uno: Cherish Harus Lahirkan Ide-Ide Baru

- ApresiasiKontribusi PT CPI di Riau,
Calvron Anugerahkan Lancang Kuning Award

- Korem 031/WB dengan SKK Migas-PT CPI Kembangkan Program Babinsa Berbakat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com