Home > Covid19 >>
Berita Terhangat..
Ahad, 7 Maret 2021 18:31
700 Persil Lahan Pemprov Belum Bersertefikat, KPK Minta Sebelum 2024 Tuntas

Ahad, 7 Maret 2021 15:12
Fuad Santoso Pimpin KNPI Riau Secara Aklamasi

Sabtu, 6 Maret 2021 19:16
Warga Hulu Kuantan Laporkan Alat Berat Kembali Beroperasi PETI di Sungai Alah

Sabtu, 6 Maret 2021 14:37
Syamsuar Paparkan Kondisi Riau Akibat Covid-19 di Hadapan Petinggi Golkar

Sabtu, 6 Maret 2021 14:24
Rumah Diteror Potongan Kepala Anjing, Pejabat Kejati Riau Lapor Polisi.

Sabtu, 6 Maret 2021 11:16
5 Rumah di Jakan Panger Pekanbaru Terbekar

Jum’at, 5 Maret 2021 22:35
Personel Satlantas Polres Rohul Bantu Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa di Kaiti

Jum’at, 5 Maret 2021 21:32
Cegah Karhutla Dengan Berdayakan Kelompok Tani Peduli Api

Jum’at, 5 Maret 2021 17:28
Kecamatan Binawidya, Pekanbaru Segeral Gelar MTQ Tingkat Kelurahan

Jum’at, 5 Maret 2021 17:24
Bupati Meranti Buka dan Ikuti Musrenbang Tebing Tinggi Barat


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Januari 2021 10:00
Vaksin Sinovac Tiba, Bupati dan Forkompinda Kuansing Siap Disuntik

Bupati dan Forkompinda Kuansing siap menjadi yang pertama disuntik. Menyusul tibanya Vaksin Covid-19.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, telah menerima 1.000 dosis vaksin C-19 Sinovac dari pihak Diskes Pemprov Riau, Kamis (14/1/2021) kemarin.

Kedatangan vaksin ini dikawal ketat oleh TNI/Polri dan disambut langsung Bupati Kuansing Drs. H. Mursini, M.Si di Instalasi Farmasi Diskes di samping RSUD Talukkuantan, sekira pukul 11.30 WIB.

Bupati mengakui telah menerima vaksin Sinovac dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau sebanyak 1.000 dosis tersimpan dalam cold chain atau lemari pendingin khusus vaksin Corona dengan suhu 4,5°.

"Dalam satu kotak cold chain berisi 25 kotak, setiap kotak ada 40 vaksin Sinovac," ungkap Mursini kepada wartawan usai menerima vaksin Sinovac.

Menurut Bupati, Vaksin ini nanti akan dikirim ke seluruh Puskesmas, diprioritaskan kepada tenaga kesehatan. Untuk Jadwal pemakaian, bulan Februari.

Selain tenaga kesehatan, kata Bupati, pemakaian vaksin Sinovac akan diawali terhadap 10 orang pejabat Forkopimda Kuansing, tokoh masyarakat dan ketua asosiasi.

"Saya (bupati,red), pak Kapolres, pak Pabung, ketua asosiasi seperti IDI siap divaksin. Meski begitu, sebelum divaksin akan diperiksa kesehatannya dulu. Apakah bisa divaksin atau tidak," ungkapnya.

Guna menyakinkan masyarakat, Bupati Mursini menyarankan masyarakat jangan takut untuk divaksin. Pasalnya, untuk kehalalan dan keamanan vaksin, sudah ada rekomendasi halal dari MUI dan BPOM RI.

"Ini tidak najis, halal dan aman. Jadi masyarakat jangan takut divaksin," jelasnya.

Namun sungguhpun sudah divaksin kata Bupati, protokol kesehatan tetap diperhatikan. Tanpa melanggar prokes setelah divaksin.

"Jangan sampai sudah divaksin kita semena-mena dan bebas, tanpa memperhatikan prokes. Tidak seperti itu. Tetap patuhi prokes," katanya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Helmi Ruspandi, juga mengatakan bahwa vaksin Sinovac tersebut akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan di Kuansing.

"Prioritas utama tenaga kesehatan kita. Karena mereka merupakan garda terdepan dalam penanganan covid-19," bebernya.

Ia menjelaskan sebanyak 1.000 vaksin sinovac akan digunakan untuk 500 orang. Karena satu orang akan divaksin sebanyak dua kali.

"Rentang waktu vaksin pertama dan kedua selama 15 hari," terangnya.

Diakuinya jumlah vasksin Sinovac yang telah ada belum bisa memenuhi jumlah tenaga kesehatan di Kuansing, karena jumlah tenaga nakes di Kuansing sebanyak 2.115 orang.

"Jadi jumlah itu baru memenuhi 25 persen nakes di Kuansing. Sementara untuk kebutuhan vaksin se Kuansing kurang lebih sebanyak 23.000 vaksin," tukasnya.* (Jok)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...


Berita Covid19 lainnya..........
- Jangan Lengah, Warga Bengkalis Positif Covid-19 sudah 2.148 Orang
- Cegah Penyebaran Covid-19, Wartawan Inhu Mulai Divaksin
- Kapolres Rohul Ajak Warga Desa Menaming Patuhi Prokes dan Aktifkan Pos Ronda
- Enam Pejabat tak Lulus Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural
- Kategori Lansia, Vaksin Covid-19 Diberikan di Faskes
- Kapolres Inhil dan Istri Bersama Jajarannya Divaksin Covid-19
- Update Covid-19, Positif 133, Sembuh 64, Meninggal 2
- Update Covid-19, Positif 51, Sembuh 94, Meninggal 2
- Langgar Prokes, 26 Warga Meranti Diberi Sanksi dalam Operasi Yustisi Gabungan
- Meninggal karena Covid-19, Camat di Kuansing Dimakamkan Dini Hari
- 44 Santri Ponpes Dar El Hikmah Positif Covid-19 Sudah Dirawat
- Tim Gabungan Bagikan Masker di Posko PPKM Berbasis Mikro Desa Koto Tinggi
- 10 Tokoh di Bengkalis Canangkan Vaksinasi Covid-19
- 5 Hari Kedepan, RSUD Mandau Kembali Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Nakes
- Cegah Covid-19, Forjamet Serahkan Alat Kesehatan ke MPC Pemuda Pancasila Dumai
- Update Covid-19, Positif 80, Sembuh 72, Meninggal 4
- Sudah 2.228 Nakes di Bengkalis Divaksin Covid-19
- Kapolres Inhil Himbau Seluruh Jajarannya Patuhi Prokes dan Bagian Masker ke Masyarakat
- Final, Puskopkar Pemilik Sah Kebun 350 Hektar di Sontang
- Gubri Beberkan Satu Jurus Ampuh dari Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com