Home > Covid19 >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 September 2021 09:37
Dinas PUPR Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Mesjid Dumai

Sabtu, 25 September 2021 09:31
Polda Riau Lepas Pasukan BKO Papua

Sabtu, 25 September 2021 08:57
Walikota: Pekanbaru Mendekati Indikator PPKM Level 1

Sabtu, 25 September 2021 08:51
Kadiskes Pekanbaru: Tinggal 7 Kelurahan Zona Merah di Pekanbaru

Sabtu, 25 September 2021 08:48
Sembuh 9, Pasien Positif Covid-19 Kuansing Bertambah 3 Orang

Sabtu, 25 September 2021 07:37
Jumat Barokah, Jamaah Dhuafa Masjid Ikhlas LBT Dapat Paket Sembako

Sabtu, 25 September 2021 07:31
Cegah Penukaran COVID-19, DWP Kota Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di Gedung Maharatu

Sabtu, 25 September 2021 07:24
Hari Tani, BPP Bantan Salurkan Ratusan Benih dan Sayuran ke Masyarakat

Jum’at, 24 September 2021 20:46
Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Aceh akan Adopsi Penanganan Gambut Riau

Jum’at, 24 September 2021 20:07
HUT Provinsi Kepri ke 19, BNI Serahkan Bantuan Mobil Transfusi Darah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 19 Juli 2021 10:51
Vaksin Habis, Bupati Meranti Kritik Kinerja Tim Gugus Tugas Provinsi Riau

Bupati Meranti menyebut kinerja Tim Gugus Tugas Provinsi Riau amburadul. Buktinya, stok vaksin habis.

Riauterkini-PEKANBARU- Ditengah gencar-gencarnya Pemkab. Meranti melaksanakan Vaksinasi Covid-19 bagi warganya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 sesuai dengan intruksi Presiden RI Joko widodo, justru tidak diiringi dengan kinerja yang baik dari Tim Gugus Tugas Provinsi Riau dengan menyediakan stock Vaksin yang cukup, akibatnya Pemkab. Meranti tidak dapat lagi melaksanakan Vaksinasi karena kehabisan stock.

Kondisi ini membuat kecewa Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil SH, yang lantas mempertanyakan kinerja dari Tim Gugus Provinsi Riau dalam mendukung penanganan Covid-19 dinegeri Lancang Kuning.

Bupati Adil menilai habisnya Stock Vaksin Covid-19 tak terlepas dari kinerja Tim Gugus Tugas Provinsi Riau yang "amburadul".

"Sesuai intruksi Presiden kita diminta untuk mengejar target Vaksinasi kepada warga, namun jika kondisi begini tentu tidak akan berhasil artinya kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi "amburadul", jelasnya kepada awak media, Senin (19/7/2021).

Amburadul menurut Bupati akibat dari ketidakmampuan Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau dalam meloby pusat untuk mengalokasikan Vaksin yang cukup untuk Riau.

Sebab dari keterangan Tim Gugus Tugas Kepulauan Meranti dalam hal ini Kadiskes Misri didampingi Jubir Covid-19 Fachri, untuk mencukupi Vaksin Covid-19 di Meranti pihaknya telah beberapa kali mengusulkan permintaan penambahan Vaksin melalui Sistem Managemen Diatribusi Vaksin (SMDV). Namun jumlah yang diberikan jauh dari harapan.

"Kemarin kita ngusulkan 700 Dosis yang kita dapat hanya 100, dan saat minta penambahan 500 lahi kembali dikirim 100 akibatnya kita kehabisan stock Vaksin padahal masih banyak warga yang belum melakukan Vaksinasi," jelas Fachri.

Dan ternyata dari informasi yang diperoleh awak media, kehabisan stock Vaksin Covid-19 bukan hanya terjadi di Kabupaten Meranti tapi hampir disemua Kabupaten Kota termasuk Pekanbaru artinya memang kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Riau layak dipertanyakan.

Jika kekosongan stock Vaksin ini berlangsung lama, Bupati H.M Adil khawatir akan berdampak pada meningkatnya kasus positif Covid-19 di Meranti yang kini penanganannya sudah cukup baik.

"Kita takutkan jika kebutuhan Vaksin ini tidak dapat dipenuhi akan menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Meranti, apalagi daerah kita merupakan pintu masuk dan berbatasan langsung dengan negara tetangga," ujar Bupati.

Dan Bupati H.M Adil menegaskan jika terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 di Meranti akibat masih banyaknya warga yang belum di Vaksin jangan menyalahkan daerah.

"Jika terjadi peningkatan kasus positif di Meranti jangan salahkan daerah tapi Provinsi harus bisa instrospeksi diri, kami didaerah sudah sangat serius menangani kasus Covid-19," pungkasnya.(Edi).

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...


Berita Covid19 lainnya..........
- Walikota: Pekanbaru Mendekati Indikator PPKM Level 1
- Kadiskes Pekanbaru: Tinggal 7 Kelurahan Zona Merah di Pekanbaru
- Sembuh 9, Pasien Positif Covid-19 Kuansing Bertambah 3 Orang
- Cegah Penukaran COVID-19, DWP Kota Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di Gedung Maharatu
- Berjalan Sebulan, PTM Inhu Masih Aman dari Covid-19
- Meski Diundur, GAPKI Riau Komitmen Dukung Program Vaksinasi Sektor Perkebunan
- Sembuh 2, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 5 Orang
- PT NSK Bersama Kodim 0301 Bukit Barisan Gelar Vaksin Masal
- Sembuh 7, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 10 Orang
- Terapkan Prokes dengan Ketat, Pelatihan Public Speaking IMM PK Hisyam Berlangsung Sukses
- Tim Yustisi Covid-19 Inhil SIdang di Tempat 3 Pelanggar Prokes
- Disupport Mabes Polri dan Polda Riau, UMRI Kembali Gelar Vaksinasi untuk 4.000 Peserta
- Warga Binaan Lapas Pekanbaru Diberi Vaksin Dosis Kedua
- Bupati Kuansing Tinjau Sekolah Tatap Muka di Muaro Sentajo
- Disdag Bengkalis Bina dan Latih UMKM Menghadapi Pandemi Covid-19
- Tinjau Proses Belajar Tatap Muka, Bupati Kuansing Tekankan Patuhi Prokes
- Sembuh 6, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 5  Orang
- PT IIS Kebun Ukui Dukung Kelompok Ternak, di Tengah Pandemi
- Waka Polres Bengkalis Lepas Tim Edukasi Prokes Covid-19 dan Tertib Lalin
- Sembuh 6, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 3  Orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com