Home > Covid19 >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Oktober 2021 23:43
Sekdaprov Tegaskan Pergub 19 Tahun 2021 Dibuat Sesuai Undang-undang Pers

Kamis, 21 Oktober 2021 22:51
Melampaui Target, 1348 Warga Kabupaten Pelalawan Terima Vaksin Dosis Pertama

Kamis, 21 Oktober 2021 21:37
Lakukan Inovasi, Seorang Kader Kesehatan Inhu Raih Penghargaan Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 20:05
Seleksi KI dan KPID, KKPI Minta Keterwakilan Perempuan

Kamis, 21 Oktober 2021 19:02
Peringati HUT ke-57, Kader Muda Kibarkan Bendera Golkar di Puncak Gunung Kerinci

Kamis, 21 Oktober 2021 18:02
KKB Riau Gelar Maulid Nabi Muhammad Sambil Berbagi untuk Anak Yatim

Kamis, 21 Oktober 2021 17:21
Asia Pacific Rayon Raih Primaniyarta Award Sebagai Eksportir Pelopor Produk Baru

Kamis, 21 Oktober 2021 17:10
Konferkab V, Adi Putra Siap Jadi Ketua PWI Bengkalis

Kamis, 21 Oktober 2021 16:43
Tujuh Pejabat Pemko Dilantik, Inilah Jabatan Barunya

Kamis, 21 Oktober 2021 16:39
Siapkan Mental dan Fisik Pemain, FC.Bea Cukai Tembilahan Gelar Laga Uji Coba Bersama FC Libas dan PSSP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 September 2021 17:06
Targetkan 800 Peserta, SMK Telkom Pekanbaru Gelar Vaksin Massal

Pemerintah Kota Pekanbaru terus percepat pelaksanaan vaksinasi. 800 dosis diberikan untuk pelajar dan pendidik SMK Telkom.

Riauterkini - PEKANBARU - Dukung upaya percepatan Pemerintah untuk segera mencapai Herd Immunity, SMK Telekomunikasi (Telkom) Pekanbaru menggelar vaksinasi massal pada Rabu (15/9/2021). Dalam gelaran vaksinasi massal kali ini, pihak SMK Telkom Pekanbaru bekerjasama dengan Diskes Pekanbaru, RSUD Madani Pekanbaru seta didukung Karang Taruna Bina Widya.

Kepala SMK Telkom Pekanbaru, H Faisal SPd MPd mengatakan, ada sebanyak 800 dosis vaksin Sinovac yang disediakan oleh panitia. Sasarannya yakni tenaga pendidik (tendik) dan siswa serta keluarga tenaga pendidik belum terfasilitasi vaksinasi.

Antusias peserta vaksin terpantau sangat bagus, hal itu terlihat banyaknya masyarakat yang hadir di lokasi sejak sekitar pukul 07.00 WIB untuk mendaftar. Peserta vaksin yang mengantre juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Sasarannya guru, siswa dan siswi juga keluarga tendik. Ini untuk mengakomodir siswa dan siswi kami yang belum vaksinasi. Beberapa kan sudah ada yang divaksin, ini bagi yang belum," ujar Faisal.

Menurutnya, vaksinasi massal yang digelar ini juga dimaksudkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). "Kalau guru dan tenaga pengajar kami kan sebagian sudah ada yang di vaksinasi. Ini bagi siswa dan siswi kami yang yang belum divaksin. Jadi agar ada rasa aman saat nanti pembelajaran tatap muka digelar," ungkapnya.

Faisal juga menjelaskan bagi siswa harus ada izin dari orang tua untuk dapat mengikuti vaksinasi di sekolahnya. Izin tersebut harus diberikan dalam bentuk surat tertulis.

"Khusus bagi siswa harus ada persetujuan orang tua. Karena dari Peraturan Sekolah juga siswa kan ada walinya. Jadi harus ada persetujuan. Tentunya, ada surat rekomendasi dari orang tua yang dikirimkan ke sekolah, apakah yang bersangkutan diizinkan vaksin atau tidak," jelas Faisal.

Lebih jauh disampaikannya, kegiatan ini juga untuk mendukung serta membantu pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi. "Kami berpesan kepada para siswa dan guru agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Faisal menambahkan, meskipun sudah menerima vaksin, pihaknya meminta kepada para pelajar dan masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

"Vaksinasi bukan membuat diri kita kebal terhadap virus, melainkan mengurangi dampak jika terpapar virus. Semoga kita bisa segera dapat belajar dengan normal, hal ini terkait dengan Pembelajaran Tatap Muka yang masih terbatas," ujarnya.

Ia berharap kegiatan vaksinasi ini selain menambah kekebalan tubuh siswa, nantinya dalam pelaksanaan PTM dan kegiatan di dunia usaha dan dunia industri (DuDi) aman beraktifitas. Karena syarat di DuDi adalah vaksinasi. (dan)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...


Berita Covid19 lainnya..........
- Melampaui Target, 1348 Warga Kabupaten Pelalawan Terima Vaksin Dosis Pertama
- 25-26 Oktober, PP BMR dan Bank Riau Kepri Siapkan 1.000 Vaksinasi untuk Masyarakat Umum
- Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Nihil dan Sembuh 1
- Pemkab Inhu Kembali Terima 25.000 Dosis Vaksin Covid-19
- Serbuan Vaksin BAIS TNI Hari Kedua di Kabupaten Pelalawan, Riau, Tetap Berlangsung Walau Hujan Turun
- Vaksin Indonesia Bangkit PKB Bengkalis Sasar 500 Warga
- Taat Prokses, Proses Belajar Mengajar di SDN 50 Pekanbaru Kembali Normal
- BAIS TNI Sediakan 10 Ribu Dosis,
805 Warga Kabupaten Pelalawan Divaksin Massal di Hari Pertama

- Kasus di Bawah 10, PKPM levek 2 di Pekanbaru Berakhir
- Belasan Santri Tiga Pesantren Jalani Vaksinasi Massal
- Kejar Target 70 Persen, Bupati Rezita Tinjau Vaksinasi di STIE Inhu
- Pertama di Riau, Inhu Level 1 PPKM Covid-19
- Penambahan Kasus Warga Bengkalis Terpapar Covid-19 Tercatat Nihil
- Nihil Warga Kuansing Terpapar Positif Covid - 19
- Sembuh dan Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Sama
- Kasus Turun, Satgas Covid-19 Bengkalis Tak Surut Disiplinkan Warga
- Sembuh 1, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah Seorang
- Alokasi Dosis Minim, Cakupan Vaksinasi Covid-19 Penduduk Bengkalis Baru 26 Persen
- Pasiem Sembuh dan Warga Terpapar di kuamsing Sama-sama Seorang
- Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Inhil Sidang Ditempat 11 Pelanggar Prokes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com