Home > Covid19 >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 September 2021 21:40
Dewan Ajak Masyarakat Pekanbaru Budayakan Tanjak

Ahad, 26 September 2021 21:36
Tolak Bantuan RLH, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Riau Minta Pemprov Beri Sanksi Tiga Kabupaten

Ahad, 26 September 2021 20:25
SEF Kembali Selenggarakan Webinar Riset Komunikasi

Ahad, 26 September 2021 19:56
Memalukan, Anggota DPRD Riau Tak Bisa Bedakan Triliun dengan Miliar

Ahad, 26 September 2021 19:09
Kumpulkan 450 Juta dari Balontum, Musda HIPMI Riau Masih Diragukan Legitimasinya

Ahad, 26 September 2021 18:30
Tiga Ketua Fraksi DPRD Riau Telat,
Pandangan Umum Fraksi Terhadap Perubahan APBD 2021 Sempat Terganggu


Ahad, 26 September 2021 16:49
Vaksinasi Kompak Relawan Peduli Covid-19 Bengkalis Sasar 1.266 Warga

Ahad, 26 September 2021 15:48
Tekad Syamsurizal Tegakan PPP di Riau Setelah Terjerembab 2019 Lalu

Ahad, 26 September 2021 13:29
Rapimwil Tetap Dibuka, Pelantikan Pengurus DPW PPP Riau Diundur Akhir Oktober Secara Serentak

Ahad, 26 September 2021 12:56
Damanhuri, Putra Riau yang Terpilih Jadi Pengadilan Ring Tinju di PON XX Papua


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 September 2021 17:06
Targetkan 800 Peserta, SMK Telkom Pekanbaru Gelar Vaksin Massal

Pemerintah Kota Pekanbaru terus percepat pelaksanaan vaksinasi. 800 dosis diberikan untuk pelajar dan pendidik SMK Telkom.

Riauterkini - PEKANBARU - Dukung upaya percepatan Pemerintah untuk segera mencapai Herd Immunity, SMK Telekomunikasi (Telkom) Pekanbaru menggelar vaksinasi massal pada Rabu (15/9/2021). Dalam gelaran vaksinasi massal kali ini, pihak SMK Telkom Pekanbaru bekerjasama dengan Diskes Pekanbaru, RSUD Madani Pekanbaru seta didukung Karang Taruna Bina Widya.

Kepala SMK Telkom Pekanbaru, H Faisal SPd MPd mengatakan, ada sebanyak 800 dosis vaksin Sinovac yang disediakan oleh panitia. Sasarannya yakni tenaga pendidik (tendik) dan siswa serta keluarga tenaga pendidik belum terfasilitasi vaksinasi.

Antusias peserta vaksin terpantau sangat bagus, hal itu terlihat banyaknya masyarakat yang hadir di lokasi sejak sekitar pukul 07.00 WIB untuk mendaftar. Peserta vaksin yang mengantre juga tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Sasarannya guru, siswa dan siswi juga keluarga tendik. Ini untuk mengakomodir siswa dan siswi kami yang belum vaksinasi. Beberapa kan sudah ada yang divaksin, ini bagi yang belum," ujar Faisal.

Menurutnya, vaksinasi massal yang digelar ini juga dimaksudkan persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). "Kalau guru dan tenaga pengajar kami kan sebagian sudah ada yang di vaksinasi. Ini bagi siswa dan siswi kami yang yang belum divaksin. Jadi agar ada rasa aman saat nanti pembelajaran tatap muka digelar," ungkapnya.

Faisal juga menjelaskan bagi siswa harus ada izin dari orang tua untuk dapat mengikuti vaksinasi di sekolahnya. Izin tersebut harus diberikan dalam bentuk surat tertulis.

"Khusus bagi siswa harus ada persetujuan orang tua. Karena dari Peraturan Sekolah juga siswa kan ada walinya. Jadi harus ada persetujuan. Tentunya, ada surat rekomendasi dari orang tua yang dikirimkan ke sekolah, apakah yang bersangkutan diizinkan vaksin atau tidak," jelas Faisal.

Lebih jauh disampaikannya, kegiatan ini juga untuk mendukung serta membantu pemerintah dalam hal percepatan vaksinasi. "Kami berpesan kepada para siswa dan guru agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Faisal menambahkan, meskipun sudah menerima vaksin, pihaknya meminta kepada para pelajar dan masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan.

"Vaksinasi bukan membuat diri kita kebal terhadap virus, melainkan mengurangi dampak jika terpapar virus. Semoga kita bisa segera dapat belajar dengan normal, hal ini terkait dengan Pembelajaran Tatap Muka yang masih terbatas," ujarnya.

Ia berharap kegiatan vaksinasi ini selain menambah kekebalan tubuh siswa, nantinya dalam pelaksanaan PTM dan kegiatan di dunia usaha dan dunia industri (DuDi) aman beraktifitas. Karena syarat di DuDi adalah vaksinasi. (dan)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Loading...


Berita Covid19 lainnya..........
- Vaksinasi Kompak Relawan Peduli Covid-19 Bengkalis Sasar 1.266 Warga
- Sembuh 1, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 4 Orang
- Kasus Melandai, Masyarakat Bengkalis Diingatkan Jangan Lengah
- Walikota: Pekanbaru Mendekati Indikator PPKM Level 1
- Kadiskes Pekanbaru: Tinggal 7 Kelurahan Zona Merah di Pekanbaru
- Sembuh 9, Pasien Positif Covid-19 Kuansing Bertambah 3 Orang
- Cegah Penukaran COVID-19, DWP Kota Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal di Gedung Maharatu
- Berjalan Sebulan, PTM Inhu Masih Aman dari Covid-19
- Meski Diundur, GAPKI Riau Komitmen Dukung Program Vaksinasi Sektor Perkebunan
- Sembuh 2, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 5 Orang
- PT NSK Bersama Kodim 0301 Bukit Barisan Gelar Vaksin Masal
- Sembuh 7, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 10 Orang
- Terapkan Prokes dengan Ketat, Pelatihan Public Speaking IMM PK Hisyam Berlangsung Sukses
- Tim Yustisi Covid-19 Inhil SIdang di Tempat 3 Pelanggar Prokes
- Disupport Mabes Polri dan Polda Riau, UMRI Kembali Gelar Vaksinasi untuk 4.000 Peserta
- Warga Binaan Lapas Pekanbaru Diberi Vaksin Dosis Kedua
- Bupati Kuansing Tinjau Sekolah Tatap Muka di Muaro Sentajo
- Disdag Bengkalis Bina dan Latih UMKM Menghadapi Pandemi Covid-19
- Tinjau Proses Belajar Tatap Muka, Bupati Kuansing Tekankan Patuhi Prokes
- Sembuh 6, Pasien Positif Covid - 19 Kuansing Bertambah 5  Orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com