Home > Hikmah >>
Berita Terhangat..
Rabu, 15 Juli 2020 17:39
Nihil Kasus Poisitif, Satu Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat

Rabu, 15 Juli 2020 17:29
Aspekari Riau Kunjungi Poktan Ternak Desa Lahang Baru Inhil

Rabu, 15 Juli 2020 17:27
Diduga Terlibat Karhutla, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda

Rabu, 15 Juli 2020 16:42
HUT Adhyaksa ke 60 dan HUT IAD XX 2020, Kajari Pelalawan Taja Baksos

Rabu, 15 Juli 2020 16:36
Sidang Perdana Karhutla PT Adei, Jaksa Bacakan Dakwaan

Rabu, 15 Juli 2020 15:33
64 Kepala SMPN Mundur, Dewan Minta Lapor Jika Mereka Ditekan

Rabu, 15 Juli 2020 15:27
Bertepuk Sebelah Tangan Dengan PKS,
Demokrat Bengkalis Tidak Akan Tinggal Diam


Rabu, 15 Juli 2020 15:08
Nilai Investasi Terbesar di Riau Terbanyak di Dumai

Rabu, 15 Juli 2020 14:48
Pelantikan Eselon III dan IV Pemprov Riau Tunggu Pengesahan Enam UPT Baru

Rabu, 15 Juli 2020 14:02
PT Sari Lembah Subur Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Oktober 2018 22:58
Plt Gubri Terima Sertifikat WBTB dari Mendikbud

Provinsi Riau mendapat 14 karya budaya yang sudah ditetapkan sebagai WBTB. Sertivikat diterima Plt Gubri dari Mendikbud.

Riauterkini - PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menerima sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia dari Kemendikbud RI yang diserahkan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid di Jakarta, Rabu (10/10/18) malam.

Riau mendapatkan 14 karya budaya yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia tahun ini. Ada pun ke-14 karya budaya WBTB 2018 yang diterima Riau tersebut. Yakni Silek Tigo Bulan (Rokan Hulu), Ratik Bosa / Ratik Togak (Rokan Hulu), Lukah Gilo Riau (Rokan Hulu), Ghatib Beghanyut (Siak), Syair Siak Sri Indrapura (Siak). 

Kemudian Tari Gendong (Siak, Meranti, Bengkalis), Kayat Kuansing / Kayat Rantau Kuantan (Kuantan Singingi), Nandung Indragiri Hulu (Indragiri Hulu), Silat Pangean (Kuantan Singingi), Belian (Pelalawan), Basiacuong (Kampar), Pantun Atui (Kampar), Badondong (Kampar), Kotik Adat Kampar (Kampar).

Direktur warisan dan Diplomasi Budaya, Nadjamuddin Ramly mewakili Mendikbud dalam sambutannya mengatakan pelestarian warisan budaya perlu diperhatikan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kebudayaan. 

Menurutnya, ada berbagai kondisi yang dihadapi oleh warisan budaya salah satunya adalah terancam punah dan warisan budaya yang ada diperbatasan rentan pengakuan negara lain. 

Kurangnya pengawasan budaya tak benda bedampak pada hilangnya identitas sebagai bangsa yang berkebudayaan. 

"Saya minta Gubernur, Bupati dan Walikota serta pemangku kebudayaan untuk melakukan pembinaan warisan budaya tak benda sebagai kekuatan budaya dalam pembangunan berkelanjutan" ujar Mendikbud 

Plt Gubernur Riau mengapresiasi pengakuan pemerintah terhadap warisan budaya tak benda yang dimiliki Provinsi Riau.

"Riau ini kaya dengan beragam budaya, dan alhamdulillah diakui oleh pemerintah. Tentu saja kita patut bersyukur atas khazanah budaya yang kita miliki," ujar Wan Thamrin Hasyim. 

Penyerahan WBTB yang dipusatkan di Gedung Kesenian ini, dibuka dengan penampilan Syair Siak Sri Indrapura.  Penyair Winda Harniati berhasil memukau sejumlah Gubernur, Bupati dan Walikota di Indonesia yang hadir pada penyerahan sertifikat WBTB tersebut. Penampilan syair Siak menjadi promosi khasanah budaya Riau.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Berita lainnya..........
- Polda Belum Respon Kasus Penganiyaan Warga Gondai Diduga Dilakukan Security PT NWR
- ,
- Plt Gubri Terima Sertifikat WBTB dari Mendikbud
- Rampas Tas Jemaat Gereja, Jambret Asal Kampar Ditangkap Polisi Rohul
- 2018, Pemprov Akomodir Pembangunan 10 Jembatan di Kampar
- Besok 401 JCH Pelalawan Bertolak Menuju Embarkasi Batam
- DLH Bengkalis Data Kelompok Pecinta Lingkungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com