Home > Hikmah >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 10 Oktober 2018 22:58
Plt Gubri Terima Sertifikat WBTB dari Mendikbud

Provinsi Riau mendapat 14 karya budaya yang sudah ditetapkan sebagai WBTB. Sertivikat diterima Plt Gubri dari Mendikbud.

Riauterkini - PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menerima sertifikat Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia dari Kemendikbud RI yang diserahkan oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid di Jakarta, Rabu (10/10/18) malam.

Riau mendapatkan 14 karya budaya yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia tahun ini. Ada pun ke-14 karya budaya WBTB 2018 yang diterima Riau tersebut. Yakni Silek Tigo Bulan (Rokan Hulu), Ratik Bosa / Ratik Togak (Rokan Hulu), Lukah Gilo Riau (Rokan Hulu), Ghatib Beghanyut (Siak), Syair Siak Sri Indrapura (Siak). 

Kemudian Tari Gendong (Siak, Meranti, Bengkalis), Kayat Kuansing / Kayat Rantau Kuantan (Kuantan Singingi), Nandung Indragiri Hulu (Indragiri Hulu), Silat Pangean (Kuantan Singingi), Belian (Pelalawan), Basiacuong (Kampar), Pantun Atui (Kampar), Badondong (Kampar), Kotik Adat Kampar (Kampar).

Direktur warisan dan Diplomasi Budaya, Nadjamuddin Ramly mewakili Mendikbud dalam sambutannya mengatakan pelestarian warisan budaya perlu diperhatikan baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pemangku kebudayaan. 

Menurutnya, ada berbagai kondisi yang dihadapi oleh warisan budaya salah satunya adalah terancam punah dan warisan budaya yang ada diperbatasan rentan pengakuan negara lain. 

Kurangnya pengawasan budaya tak benda bedampak pada hilangnya identitas sebagai bangsa yang berkebudayaan. 

"Saya minta Gubernur, Bupati dan Walikota serta pemangku kebudayaan untuk melakukan pembinaan warisan budaya tak benda sebagai kekuatan budaya dalam pembangunan berkelanjutan" ujar Mendikbud 

Plt Gubernur Riau mengapresiasi pengakuan pemerintah terhadap warisan budaya tak benda yang dimiliki Provinsi Riau.

"Riau ini kaya dengan beragam budaya, dan alhamdulillah diakui oleh pemerintah. Tentu saja kita patut bersyukur atas khazanah budaya yang kita miliki," ujar Wan Thamrin Hasyim. 

Penyerahan WBTB yang dipusatkan di Gedung Kesenian ini, dibuka dengan penampilan Syair Siak Sri Indrapura.  Penyair Winda Harniati berhasil memukau sejumlah Gubernur, Bupati dan Walikota di Indonesia yang hadir pada penyerahan sertifikat WBTB tersebut. Penampilan syair Siak menjadi promosi khasanah budaya Riau.*(mok)

Loading...



Beri tanggapan | Baca tanggapan
 
Berita lainnya..........
- Polda Belum Respon Kasus Penganiyaan Warga Gondai Diduga Dilakukan Security PT NWR
- ,
- Plt Gubri Terima Sertifikat WBTB dari Mendikbud
- Rampas Tas Jemaat Gereja, Jambret Asal Kampar Ditangkap Polisi Rohul
- 2018, Pemprov Akomodir Pembangunan 10 Jembatan di Kampar
- Besok 401 JCH Pelalawan Bertolak Menuju Embarkasi Batam
- DLH Bengkalis Data Kelompok Pecinta Lingkungan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com