Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 10 Juli 2020 13:17
Kapolres Pelalawan Ajak Bersatu Menjaga Kampung

Jum’at, 10 Juli 2020 13:14
Dipastikan Bukan Penderita Corona, Mayat Pria Tergeletak di Tepi Jalan di Pelalawan

Jum’at, 10 Juli 2020 13:06
Demi Kelancaran Operasional PDAM, Komisi III DPRD Bengkalis Tekankan Sejumlah Aturan

Jum’at, 10 Juli 2020 09:50
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Riau Luncurkan Program Gerakan Jaga Kampung

Jum’at, 10 Juli 2020 09:39
Kementerian PUPR RI Segera Serahterima Infrastruktur ke Pemkab Kuansing

Kamis, 9 Juli 2020 20:24
Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER

Kamis, 9 Juli 2020 20:09
Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit

Kamis, 9 Juli 2020 18:06
Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Kamis, 9 Juli 2020 16:56
Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu

Kamis, 9 Juli 2020 16:53
Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Pebruari 2019 15:56
Bawa Kabur Uang Rp75 juta, Tiga Komplotan Rampok Diringkus Polda Riau

Polda Riau ringkus tiga orang komplotan rampok. Dua diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau berhasil ungkap perkara pencurian dengan kekerasan (curas) di yang terjadi di wilayah Siak. Selain tiga orang pelaku yang sebelumnya berhasil membawa kabur uang sinilai Rp75 juta berhasil diringkus, polisi juga sita satu pucuk senpi lengkap dengan 6 buah peluru milik pelaku.

Kasubdit III Polda Riau, AKBP M Kholik, senin (11/02/19) kepada media menjelaskan, tiga pelaku berhasil ditangkap yakni BHG (36), AFA (33) dan IAH (39). Dimana tersangka berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda.

"Tiga pelaku kita tangkap di lokasi yang berbeda. Pertama yakni pada 4 Januari 2019, kita berkoordinasi dengan tim Polres Siak dan Polsek Kandis berhasil menangkap BHG di wilayah Binjai, Sumatra Utara," terangnya.

Namun, dalam penangkapan tersebut, BHG melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Sehingga tim melakukan tindakan tegas dan terukur, di salah satu kakinya. BHG merupakan eksekutor yang menggunakan senpi dalam aksinya. Tapi, senpi tersebut dikatakannya merupakan milik IAH.

Dari BHG pula tim mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka lainnya. Dimana di wilayah Kandis Kabupaten Siak, tim berhasil menangkap AFA. Sementara IAH berhasil di tangkap di kecamatan Pinggir, Siak. Saat penangkapan pelaku ke-3 tersebut juga melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa menembak salah satu kakinya. Dari penggeledahan, polisi berhasil mengamankan senpi rakitan berwarna silver yang digunakan oleh BHG saat beraksi.

"Keterangan pelaku senjata tersebut di dapatkan dari temannya. Saat ini masih kita kembangkan bersama Polres Siak," terang Kholik.

Bukan hanya senpi saja, pihaknya saat ini juga tengah menyelidiki uang hasil kejatahatan tersebut digunakan untuk apa oleh tersangka. Sebab, saat dilakukan penangkapan polisi tidak menemukan uang tersebut kepada para tersangka.

"Kita masih kembangkan keberadaan uang yang dibawa kabur tersangka tersebut. Bahkan juga melihat apakah ada pelaku lain dalam perkara ini," bebernya.

Perkara ini sendiri terjadi saat korban Suwasno yang membawa uang tersebut menuju PT.DAP. Namun, dipertengagan jalan diberhentikan oleh tersangka dan langsung menodongkan senpi ke arah kepala korban dan merebut tas yang berisikan uang tersebut. Meski korban sempat mengaku uang senilai Rp75 juta tersebut tidak ada padanya, tersangka tetap ngotot dan terus mencoba untuk mengambil tas tersebut.

Tak lama, kemudian datang tersangka lain yang turut membantu merampas tas milik korban dengan cara memegangi tangan korban. Meski begitu, korban masih meronta untuk tidak memberikan tas tersebut. Kemudian, tersangka melakukan pemukulan menggunakan gagang senpi yang mengenai kepala belakang korban.

Tak hanya itu saja, pelaku juga sempat melepaskan tembakan namun tidak mengenai badan korban. Bukan hanya berhasil merampas tas, pelaku juga merampas dua ponsel milik korban.

Dari penangkapan ini, polisi berhasil menyita sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 6 buah amunisi aktif. Disita pula uang senilai Rp315 ribuan. Sementara tersangka saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Siak.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dipastikan Bukan Penderita Corona, Mayat Pria Tergeletak di Tepi Jalan di Pelalawan
- Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit
- Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai
- Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu
- Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda
- Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis
- Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri
- Tiga Pejabat Sekwan Rohil Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media Diadili
- Dipindah KPK ke Pekanbaru, Bupati Bengkalis Nonaktif Tiba dengan Tangan Diborgol
- Lahan Terbakar, Polda Riau Tetapkan PT DSI Sebagai Tersangka
- Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum
- Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega
- Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru
- BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia
- Lagi, Sekdaprov Riau Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi di Siak
- Polda Dalami Surat Panggilan KPK Palsu untuk Anggota DPRD Riau
- Terekam CCTV, Spesialis Maling di Masjid Diringkus Polres Bengkalis
- BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi
- Diduga Bawa Puluhan Kg Sabu, Beredar Video Penangkapan Bandar Narkoba di Dumai
- Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com