Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 10 Juli 2020 09:50
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polda Riau Luncurkan Program Gerakan Jaga Kampung

Jum’at, 10 Juli 2020 09:39
Kementerian PUPR RI Segera Serahterima Infrastruktur ke Pemkab Kuansing

Kamis, 9 Juli 2020 20:24
Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER

Kamis, 9 Juli 2020 20:09
Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit

Kamis, 9 Juli 2020 18:06
Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Kamis, 9 Juli 2020 16:56
Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu

Kamis, 9 Juli 2020 16:53
Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 16:46
Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19

Kamis, 9 Juli 2020 16:23
Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani

Kamis, 9 Juli 2020 15:39
Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Pebruari 2019 14:25
Gelapkan Dana Desa, Mantan Kades dan Staf di Meranti Ini Diadili

Seorang kepala desa di Meranti beserta stafnya harus duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa kasus duggan tipikor berupa penggelapan dana desa.

Riauterkini-PEKANBARU -Perkara penggelapan anggaran dana desa (ADD) dan dana bantuan desa, yang menjerat empat aparat Desa Citra Damai Kecamatan Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (12/2/19) siang, mulai disidangkan di pengadilan tipikor Pekanbaru.

Dalam perkara yang merugikan keuangan negara Rp1 miliar lebih itu, duduk empat orang terdakwa yakni, M Munib (41), mantan Kepala Desa Citra Damai, serta tiga staffnya, Wagino, Heri Handoko dan Deni Irawan.

Sidang yang dipimpin majelis hakim, Dahlia Panjaitan SH di ruang sidang utama Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aditya SH dan M Ulinnuha menjerat terdakwa dengan pasal 2 juncto Pasal 3, Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

Dikatakan Aditya, perbuatan para terdakwa itu terjadi pada Juli hingga Desember 2016 lalu, saat M Munib menjabat sebagai Kepala Desa Citra Damai. Saat itu, desa tersebut mendapatkan dana desa sebesar Rp300 juta.

"Selain ADD yang bersumber dari anggaran keuangan negara, terdakwa juga menggelapkan uang bantuan desa dari PT Sumatera Riang Lestari," terang Aditya.

Dana bantuan dari perusahaan PT SRL sebesar Rp700 juta lebih. Namun, dana tersebut tidak keseluruhannya digunakan terdakwa untuk kepentingan desa.

"Dana ADD dan bantuan dari perusahaan PT SRL tersebut, terdakwa tidak dapat mempertanggung jawabkan penggunaannya. Sehingga total kerugian dana desa dan keuangan negara mencapai Rp260 juta,'' jelas JPU.

Usai dakwaan dibacakan, majelis hakim menunda sidang selama sepekan, dengan agenda eksepsi.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit
- Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai
- Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu
- Sidang Perdana Kebakaran Lahan PT Adei di PN Pelalawan Ditunda
- Korban Luka-luka, Jambret Diringkus Polres Bengkalis
- Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri
- Tiga Pejabat Sekwan Rohil Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media Diadili
- Dipindah KPK ke Pekanbaru, Bupati Bengkalis Nonaktif Tiba dengan Tangan Diborgol
- Lahan Terbakar, Polda Riau Tetapkan PT DSI Sebagai Tersangka
- Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum
- Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega
- Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru
- BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia
- Lagi, Sekdaprov Riau Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi di Siak
- Polda Dalami Surat Panggilan KPK Palsu untuk Anggota DPRD Riau
- Terekam CCTV, Spesialis Maling di Masjid Diringkus Polres Bengkalis
- BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi
- Diduga Bawa Puluhan Kg Sabu, Beredar Video Penangkapan Bandar Narkoba di Dumai
- Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak
- Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com