Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 9 Mei 2019 15:44
Akibat Saling Ejek, Angga Tewas Ditangan Temannya Sendiri

Angga yang sebelumnya diberitakan menjadi korban salah sasaran tawuran antara remaja, ternyata memang target 4 pelaku yang merupakan temannya sendiri. Perselisihan mereka bermula dari saling ejek di media sosial FB.

Riauterkini - PEKANBARU - Angga (18) yang sebelumnya diberitakan menjadi korban salah sasaran tawuran antara remaja pada Kamis (09/05/19) dini hari, ternyata memang target 4 pelaku yang merupakan temannya sendiri. Perselisihan mereka bermula dari saling ejek di media sosial FB.

Dijelaskan Kepala Sub Direktorat Krimum III Polda Riau, AKBP Mohammad Kholid dalam gelaran konfrensi pers pada Kamis (09/05/19) mengatakan antara korban yakni Angga dan empat orang pelaku yang kini telah dicokok oleh Tim Pegassus dari Sub-direktorat III Reserse Kriminal Umum adalah teman satu geng yang diketahui bernama Warlex.

"Mereka ribut dan saling ejek di Facebook. Untuk tersangka sendiri yakni berinisial MK (15), RG (16), YV (16) dan KI alias Oji (18)," terangnya.

Dari keempat pelaku ini, polisi menyita dua buah celurit panjang (egrek) dan sebuah parang panjang yang diduga digunakan menghabisi korban. "Mereka mengeroyok dan membacok korban. Akibat itu korban meninggal dunia," paparnya.

Perkara ini sendiri diceritakan Kholid terjadi di kawasan Sidomulyo Barat tepatnya di jalan Soekarno-Hatta didekat Perbengkelan Sukajaya, Tampan.

Dimana sebelum terjadi pengeroyokan korban bersama rekannya Rahmad Aidio tengah berada di kedai tempat rekannya itu berada. Tidak lama, korban berjalan menuju pelaku yang telah menunggu dengan bersenjatakan celurit dan parang tersebut. Mengetahui para pelaku memegang senjata tajam, korban lantas melarikan diri namun naas para pelaku berhasil mengeroyok dan menyabetkan senjata tajam tersebut di bagian punggung Angga.

Sementara, Rahmad berhasil selamat dengan bersembunyi disemak-semak yang tak jauh dari TKP. Sementara, Angga telah terkapar di pinggir jalan dengan bersimbah darah. Setelah pelaku pergi, Rahmad kemudian menghampiri korban dan membawanya ke rumah sakit Eka Hospital menggunakan mobil pengguna jalan.

Namun, nyawa Angga tak terselamatkan meski sudah mendapat perawatan dari rumah sakit tersebut.

"Total pelaku ada lima orang, seorang lagi berinisial S masih kita buru (DPO). Mereka ini putus sekolah," terangnya.

Akibat kejadian ini terjerat dengan Pasal berlapis yakni Pasal 338 jo Pasal 170 Jo Pasal 351 ayat 4 Kitab Udang-Undang Hukum Pidana.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rambu-rambu Tol Trans Sumatera di Pinggir Bengkalis Dicuri
- Ada Putusan MA, Mexsasai Minta KSP Lebih Cermat Sikapi Kasus Gondai
- Kecelakaan Maut di Depan Masjid Agung Teluk Kuantan Tewas Seorang Pemotor
- Kotban Tabrak Lari, Pemotor di Pekanbaru Tewas Terlindas Truk
- Ops Keselamatan Lancang Kuning 2021, Kapolres Rohul Pesankan ini ke Masyarakat
- Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai
- Diduga Tenggak Miras Oplosan Buruh Bangunan di Kampar Meregang Nyawa
- Satu Pelaku Narkoba di Sungai Laut, Inhil Diringkus Polisi
- Maling Sepeda Motor di Mandau Ditangkap Warga
- Geruduk Kejati Riau, AMMK Kembali Minta Segera Tetapkan Indra Gunawan Sebagai Tersangka
- Minta Dugaan Penggelapan Dana UPP diusut Hingga Tuntas, Sejumlah Mahasiswa Gelar Aksi di Pekanbaru
- Polres Rohul Dalami Dugaan Penimbunan BBM Premium di Desa Rambah Tengah Utara
- Esepsi Ditolak, Yan Prana Bakal Dituntut di Perkara Korupsi
- Spanduk Hujat Kajari Kuansing Berserak di Empat Lokasi
- Razia Ruang Tahanan, Petugas Sita Barang-barang Ancam Keamanan di Lapas Bengkalis
- Kalah Prapid Tersangkakan Pejabat, Muncul Spanduk Usir Kajari Kuansing
- Rusuh Penertiban Galian C di Kampar, Dua Mobil Dibakar dan Dua Ditenggelamkan
- Tiga Tersangka Narkoba Ditangkap Polres Bengkalis di Duri
- 6 Bulan Terakhir, Tiga Perwira Polda Riau Terlibat Kasus Narkoba
- Terlibat Narkoba, Ketua Partai Gerindra Bengkalis Diamankan Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com