Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Mei 2019 20:52
Dianggap Cemarkan Nama Baik Bupati,
Tersebar di Facebook, Pemkab Meranti Laporkan Surat Terbuka Rita Mariana


Dinilai telah mencemarkan nama baik Bupati Meranti Irwan, surat terbuka yang ditulis akun bernama Rita Mariana resmi dilaporkan ke Polres Kepulauan Meranti.

riauterkini-SELATPANJANG - Pemkab Kepulauan Meranti melaporkan seorang wanita bernama Rita Mariana, Senin (13/5/19) siang tadi ke Polres Kepulauan Meranti.

Laporan itu dilakukan terkait isi surat terbuka (ST) Rita Mariana yang tersebar di Media Sosial Facebook yang dinilai mencemarkan nama Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi.

Pelaporan dilakukan langsung oleh Kepala Bagian Hukum Sudandri SH didampingi Kepala Bagian Humas Sekdakab Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH.

Kedatangan pejabat Sekretariat Kantor Bupati itu diterima langsung oleh Kasat Reskrim Polres Meranti, AKP. Ario Damar SIk, dan Kasat Intelkam Polres Meranti AKP. Syaiful.

Kabag Hukum Sekdakab Meranti, Sudandri SH menjelaskan, Surat Laporan dengan Nomor 180/HK/57 berisi pengaduan Hate Speech Terhadap Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Didasari oleh informasi dari beberapa media sosial mengenai postingan oleh Akun Facebook Ahan Chen Relawan Jokowi Amin 2019 Tanggal 7 Mei 2019 yang sebelumnya diviralkan menjadi surat terbuka oleh Akun Ratna Oong pada tanggal yang sama pukul 21.24 Wib.

Dimana isi dari surat terbuka itu sangat menyudutkan dan tendensius Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, dengan kata-kata yang tak pantas dan tak sesuai fakta sebenarnya.

Hal ini tentu sangat merugikan selaku Kepala Daerah serta bertentangan dengan Peraturan Perundang Undangan khususnya UU No. 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Hukum Pudana dan Ketentuan lainnya.

Lanjut Sudanri laporan ini harus dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi opini negatif terhadap Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si yang juga sebagai pemangku adat Meranti Datuk Setia Amanah.

"Kami menilai tulisan Rita Mariana secara kelembagaan telah mencemarkan nama baik Kepala Daerah dan juga sebagai pemangku adat, jika pengaduan ini tidak dilakukan kami khawatir akan menimbulkan opini negatif dimasyarakat," ujar Sudandri.

Lebih jauh dikatakan Sudandri, tulisan Rita Mariana yang bernuansa ujaran kebencian hate speech itu selain mendapat protes dari Pemerintah Kepulauan Meranti juga diprotes oleh Kepala Desa setempat yang sama-sama menilai tulisan itu penuh kebohongan atau tidak sesuai fakta sebenarnya.

"Sebenarnya banyak yang keberatan atas tulisan itu selain Pemda Meranti juga Kepala Desa, DPRD Meranti, Wartawan termasuk pihak Granat," papar Kabag Hukum.

Meski begitu Pemkab Meranti menurutnya akan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak Kepolisian sebagai institusi yang berwenang untuk melakukan penyelidikan.

"Biarlah pihak penegak hukum yang memutuskan benar atau salahnya, kita hanya ingin kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku," ucap Sudandri.

Sekedar informasi dari keterangan Kasat Reskrim Polres Meranti kepada Kabag Hukum dan Kabag Humas Meranti, surat pengaduan Pemkab Meranti ini telah diterima dan akan dilanjutkan ke Kapolres Meranti AKBP. La Ode Proyek sambil menunggu proses lebih lanjut. *(rud)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri
- Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla
- Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal
- Cabuli Anak Bawah Umur, Kakek 60 Tahun di Rohul Diciduk Polisi
- Sempat Curhat Motor Mau Dijual, Siswa SMP di Rohul ini Memilih Jalan Salah
- Jaksa Tetapkan Tersangka Keempat Kredit Macet Rp1,2 Miliar PT PER
- Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus
- Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan
- Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com