Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Juni 2021 16:16
Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup

Jum’at, 25 Juni 2021 16:07
Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau


Jum’at, 25 Juni 2021 16:01
Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara

Jum’at, 25 Juni 2021 15:27
Manjakan Selera Kuliner Masyarakat, Awan Family Cafe & Resto Hadir di Duri, Bengkalis

Jum’at, 25 Juni 2021 15:24
Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan

Jum’at, 25 Juni 2021 15:10
Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi

Jum’at, 25 Juni 2021 15:05
Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Penuhi Prokes, Vaksinasi Massal Polres Bengkalis Dipindahkan ke GOR

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai

Jum’at, 25 Juni 2021 14:39
Polsek Langgam Cek Program Ketahanan Pangan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 08:10
Dijanjikan Kerja di Kandang Babi, ABG Pria di Bengkalis Justru Dijadikan Pasangan Gay Kakek Tua

Seorang remaja pria di Pinggir, Bengkalis diperdaya kakek 63 tahun. Janjinya dipekerjakan di kandang babi, malah dijadikan pasangan sejenis.

Riauterkini-BENGKALIS- Anak laki-laki di bawah umur atau masih berumur 12 di Kecamatan Pinggir sebut saja R, menjadi korban perlakuan seks menyimpang, oral sesama jenis. Parahnya pelaku adalah Un, kakek yang berumur 63 tahun tinggal di Desa Te ngganau, Kecamatan Pinggir.

Tersangka melakukan perbuatan bejatnya itu dengan modus mengajak korban untuk bekerja membersihkan kandang babi miliknya.

Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak ketika dikonfirmasi membenarkan tindak pidana pencabulan yang dilakukan tersangka itu. Tindak pidana pencabulan anak dibawah umur ini terungkap setelah dilaporkan langsung oleh orang tua korban. 

Pencabulan dilakukan pelaku diketahui orang tua korban pada Rabu (3/5/19) lalu. Tersangka datang ke rumah korban dengan modus mengajaknya bekerja, sempat menemui orang tua korban meminta izin ingin membawa anak mereka membantu bekerja dikandang babi miliknya. Karena sudah biasa bekerja dengan tersangka orang tua korban pun mengizinkan.

Orang tua korban merasa curiga, pasalnya hingga petang korban dengan tersangka belum juga pulang. Kemudian menyusul ke tempat mereka bekerja. Setelah menemukan korban dan tersangka, orang tua korban langsung membawa korban pulang. Sebelum pulang sang kakek sempat menyerahkan uang sebagai upah kerja di depan orang tua korban.

"Saat dibawa pulang korban terlihat berbeda. Orang tua korban merasa curiga langsung menanyakan kepada korban apa yang dialaminya. Dan korban akhirnya mengakui bahwa telah dicabuli tersangka. Bahkan pengakuan korban sudah 10 kali dicabuli di hari yang berbeda dengan cara hisap alat kelamin," terang Kompol Ernis.

Tidak terima dengan perbuatan cabul itu, orang tua korban  melaporkan pelaku ke Polsek Pinggir. Berdasarkan laporan ini Polsek Pinggir langsung mengamankan tersangka ke Mapolsek Pinggir untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Sejak tanggal 8 Mei 2019 kemarin tersangka sudah kita amankan. Saat ini dalam penahanan Polsek Pinggir," tambah Kapolsek.

Polsek Pinggir sudah memeriksa sejumlah saksi dari perkara ini. Serta beberapa ahli seperti ahli Psikologi juga sudah dimintai keterangan.

Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpada Pemberdayaan Perumpuan dan anak (P2TP2A) Bengkalis.  

Kakek sebagai pelaku itu, akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 junto ayat 2 junto Pasal 76 huruf  e Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka terancam dengan pidana penjara 15 tahun.***(dik

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara
- Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan
- Bobol Rekening Nasabah Rp3,2 Miliar, Polda Riau Bekuk Pegawai BJB Pekanbaru
- Berkas Lengkap, Laporan Dugaan Pemerasan Kajari Kuansing Segera Dikirim ke Kejagung
- Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Mengenaskan di Bengkalis Masih Misteri
- Pemilik PT. ANN Terjerat Korupsi Proyek MY Peningkatan Jalan Lingkar Bengkalis Diadili
- Seorang Oknum Personil Polres Pelalawan Tersangka Pembunuh Janda
- Dua Penambang Emas Ilegal Diamankan Polsek Singingi, Kuansing
- Dituduh Peras Bupati, Kejari Kuansing dan Staf Diperiksa Kejati Riau
- Cemburu Buta, Suami Bunuh Istri Tengah Hamil 7 Bulan di Kampar
- Tertangkap, Pembunuh dan Pengubur Wanita Hamil di Garuda Sakti Ternyata Suami Korban
- Buruh Harian Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit
- Lapas Bengkalis Fasilitasi dan Kerja Sama Berantas Narkoba Libatkan WBP
- Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 19 Kilogram Sabu Asal Malaysia
- Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau
- PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska
- Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil
- Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar
- BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai
- Komplotan Maling Pecah Kaca Mobil di Pelalawan Diringkus Polda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com