Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 20:10
Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD

Jum’at, 29 Mei 2020 18:44
Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik

Jum’at, 29 Mei 2020 18:14
New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku

Jum’at, 29 Mei 2020 17:56
Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau

Jum’at, 29 Mei 2020 17:33
Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel

Jum’at, 29 Mei 2020 16:44
Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan

Jum’at, 29 Mei 2020 16:25
Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat

Jum’at, 29 Mei 2020 16:06
Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal

Jum’at, 29 Mei 2020 15:25
Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 08:10
Dijanjikan Kerja di Kandang Babi, ABG Pria di Bengkalis Justru Dijadikan Pasangan Gay Kakek Tua

Seorang remaja pria di Pinggir, Bengkalis diperdaya kakek 63 tahun. Janjinya dipekerjakan di kandang babi, malah dijadikan pasangan sejenis.

Riauterkini-BENGKALIS- Anak laki-laki di bawah umur atau masih berumur 12 di Kecamatan Pinggir sebut saja R, menjadi korban perlakuan seks menyimpang, oral sesama jenis. Parahnya pelaku adalah Un, kakek yang berumur 63 tahun tinggal di Desa Te ngganau, Kecamatan Pinggir.

Tersangka melakukan perbuatan bejatnya itu dengan modus mengajak korban untuk bekerja membersihkan kandang babi miliknya.

Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak ketika dikonfirmasi membenarkan tindak pidana pencabulan yang dilakukan tersangka itu. Tindak pidana pencabulan anak dibawah umur ini terungkap setelah dilaporkan langsung oleh orang tua korban. 

Pencabulan dilakukan pelaku diketahui orang tua korban pada Rabu (3/5/19) lalu. Tersangka datang ke rumah korban dengan modus mengajaknya bekerja, sempat menemui orang tua korban meminta izin ingin membawa anak mereka membantu bekerja dikandang babi miliknya. Karena sudah biasa bekerja dengan tersangka orang tua korban pun mengizinkan.

Orang tua korban merasa curiga, pasalnya hingga petang korban dengan tersangka belum juga pulang. Kemudian menyusul ke tempat mereka bekerja. Setelah menemukan korban dan tersangka, orang tua korban langsung membawa korban pulang. Sebelum pulang sang kakek sempat menyerahkan uang sebagai upah kerja di depan orang tua korban.

"Saat dibawa pulang korban terlihat berbeda. Orang tua korban merasa curiga langsung menanyakan kepada korban apa yang dialaminya. Dan korban akhirnya mengakui bahwa telah dicabuli tersangka. Bahkan pengakuan korban sudah 10 kali dicabuli di hari yang berbeda dengan cara hisap alat kelamin," terang Kompol Ernis.

Tidak terima dengan perbuatan cabul itu, orang tua korban  melaporkan pelaku ke Polsek Pinggir. Berdasarkan laporan ini Polsek Pinggir langsung mengamankan tersangka ke Mapolsek Pinggir untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Sejak tanggal 8 Mei 2019 kemarin tersangka sudah kita amankan. Saat ini dalam penahanan Polsek Pinggir," tambah Kapolsek.

Polsek Pinggir sudah memeriksa sejumlah saksi dari perkara ini. Serta beberapa ahli seperti ahli Psikologi juga sudah dimintai keterangan.

Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpada Pemberdayaan Perumpuan dan anak (P2TP2A) Bengkalis.  

Kakek sebagai pelaku itu, akan dijerat dengan Pasal 82 ayat 1 junto ayat 2 junto Pasal 76 huruf  e Undang Undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Tersangka terancam dengan pidana penjara 15 tahun.***(dik

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba
- Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
- Polres Dumai Proses Hukum Dua Pelaku Melawan Petugas Covid-19
- Polda Riau Sita 1.477 Lembar Kayu Ilegal
- PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup

- Maling Ikan di Perairan NKRI,
Tiga Warga Malaysia Dilimpahkan ke Jaksa untuk Segera Disidang

- Pengendali Jaringan Sabu Internasional,
Cunding, Pria Setengah Abad Divonis Mati PN Bengkalis

- Jadi Bandar Sabu, Dua Orang Nelayan Asal Bengkalis Masuk Penjara
- Bandar Sabu 55 Kg dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Jef Separo Divonis Mati PN Bengkalis
- Tak Gubris PSBB, Jalan Raya dan Pasar di Duri Tetap Dipadati Warga
- Massa Pedagang Demo Tolak Penerapan PSBB di Dumai
- Perwira Polres Bintan, Pelaku Penggelapan Puluhan Mobil, Ditangkap di Pelalawan
- TNI dan BC Bengkalis Amankan 1.155 Karung Bawang Merah dari Malaysia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com