Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Juni 2021 17:39
Rayakan HUT, BNI Tanam Bibit Pohon Serentak di 13 Cabang

Jum’at, 25 Juni 2021 16:16
Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup

Jum’at, 25 Juni 2021 16:07
Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau


Jum’at, 25 Juni 2021 16:01
Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara

Jum’at, 25 Juni 2021 15:27
Manjakan Selera Kuliner Masyarakat, Awan Family Cafe & Resto Hadir di Duri, Bengkalis

Jum’at, 25 Juni 2021 15:24
Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan

Jum’at, 25 Juni 2021 15:10
Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi

Jum’at, 25 Juni 2021 15:05
Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Penuhi Prokes, Vaksinasi Massal Polres Bengkalis Dipindahkan ke GOR

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 14 Mei 2019 15:32
Gelapkan Dana Desa,
Hakim Vonis Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Sesuai Tuntutan Jaksa


Empat terdakwa kasus penggelapan dana Desa Citra Damai, Kabupaten Kepulauan Meranti, dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Tipikor Pekanbaru. Mereka divonis sesuai dengan dakwaan jaksa.

Riauterkini-PEKANBARU -Keringanan hukuman yang diharapkan empat orang perangkat Desa Citra Damai, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yang menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana korupsi penyelewengan anggaran dana desa (ADD) di pengadilan tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, tak sesuai harapan.

Mereka yang berharap dapat hukuman lebih ringan dari tuntutan jaksa. Justru divonis sama dengan tuntutan jaksa.

Dalam amar putusan majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan pada sidang Selasa (14/5/19) siang tadi. Keempat terdakwa terbukti melanggar Pasal 3 UU RI no 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

"Menghukum terdakwa Muhammad Munib, selaku kepala desa, dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda Rp 200 subsider 3 bulan. Terdakwa Munib juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp 229 juta subsider 3 bulan," terang Dahlia.

Selanjutnya, menghukum terdakwa Wagino, dengan pidana penjara selama 3 tahun denda Rp 50 juta subsider 1 bulan. Dan menghukum terdakwa Heri Handoko dan Deni Irawan, masing masing selama 2 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider 1 bulan," sambung majelis hakim.

Atas putusan tersebut, terdakwa Heri Handoko dan terdakwa Deni Irawan menyatakan menerima. Sedangkan terdakwa Munib dan Wagino menyatakan pikir pikir.

Hal yang sama juga dinyatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Ulinnuha SH kepada majelis hakim.

Sebelumnya, terdakwa M Munib, mantan Kepala Desa Citra Damai, dituntut jaksa dengan pidana penjara selama 5 tahun dan denda Rp 200 juta, atau subsider selama 6 bulan kurungan, M Munib juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 299 juta. Jika tidak dibayar maka dapat diganti (subsider) selama 2 tahun 6 bulan penjara.

Sementara tiga perangkat desa yang merupakan bawahan M Munib yakni, Wagino selaku Bendahara Desa, dituntut 3 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 1 bulan. Terdakwa Heri Handoko dan Deni Irawan, dituntut 2 tahun penjara denda Rp50 juta subsider 1 bulan.

Untuk Diketahui, perbuatan para terdakwa ini terjadi pada Juli hingga Desember 2016 lalu. saat M Munib menjabat sebagai Kepala Desa Citra Damai.

Dimana Desa Citra Damai, mendapat kucuran dana ADD sebesar Rp 300 juta, dan dana bantuan desa dari PT Sumatera Riang Lestari sebesar Rp 700 juta. Namun dana tersebut, tidak seluruhannya digunakan terdakwa untuk kepentingan desa. Sehingga total kerugian dana desa dan keuangan negara mencapai Rp 260 juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara
- Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan
- Bobol Rekening Nasabah Rp3,2 Miliar, Polda Riau Bekuk Pegawai BJB Pekanbaru
- Berkas Lengkap, Laporan Dugaan Pemerasan Kajari Kuansing Segera Dikirim ke Kejagung
- Kasus Bocah 12 Tahun Tewas Mengenaskan di Bengkalis Masih Misteri
- Pemilik PT. ANN Terjerat Korupsi Proyek MY Peningkatan Jalan Lingkar Bengkalis Diadili
- Seorang Oknum Personil Polres Pelalawan Tersangka Pembunuh Janda
- Dua Penambang Emas Ilegal Diamankan Polsek Singingi, Kuansing
- Dituduh Peras Bupati, Kejari Kuansing dan Staf Diperiksa Kejati Riau
- Cemburu Buta, Suami Bunuh Istri Tengah Hamil 7 Bulan di Kampar
- Tertangkap, Pembunuh dan Pengubur Wanita Hamil di Garuda Sakti Ternyata Suami Korban
- Buruh Harian Ditemukan Tewas di Perkebunan Sawit
- Lapas Bengkalis Fasilitasi dan Kerja Sama Berantas Narkoba Libatkan WBP
- Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 19 Kilogram Sabu Asal Malaysia
- Tindak-lanjuti Laporan, Bupati Kuansing Penuhi Panggilan Kejati Riau
- PTUN Perintahkan Menag Kembalikan Akhmad Mujahidin sebagai Rektor UIN Suska
- Pencuri Pipa Besi Chevron Ditangkap di Rohil
- Bersama Suami, "Ratu Narkoba" Jalani Rehabilitasi di Lido Jabar
- BC Bengkalis Sita 28.200 Batang Rokok Tanpa Cukai
- Komplotan Maling Pecah Kaca Mobil di Pelalawan Diringkus Polda Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com