Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2019 15:57
Tawuran di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, 4 Pelaku Peragakan 11 Adegan Habisi Nyawa Korban

Empat dari lima pelaku tawuran yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Soekarno Hatta, mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan. Mereka memperagakan 11 adegan.

Riauterkini-PEKANBARU-Empat dari lima pelaku yang ditahan atas kasus tawuran yang menewaskan seorang pelajar bernama Angga di Jalan Soekarno Hatta, pada Rabu (08/05/19) dinihari pekan lalu mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan, Rabu (15/05/19) siang. Bemodalkan tiga jenis senjata tajam seperti parang, celurit dan sabit atau egrek, para pelaku yang masih berusia remaja itupun memperagakan 11 adegan saat menghabisi nyawa korban di malam tawuran tersebut.

Para pelaku yakni RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15) dan Su (14). Dari mereka berlima, empat diantaranya terlibat langsung mengeroyok dan menganiaya korban sampai tewas dengan menggunakan senjata tajam. Sedangkan seorang pelaku lagi, Su hanya ikut membantu membuang barang bukti senjata tajam yang dipakai teman-temannya untuk menghabisi nyawa korban.

"Total adegan rekonstruksi ini ada 11 adegan. Pembacokan dan penganiayaan itu dimulai ketika memasuki adegan ke 3 sampai adegan ke 9. Ada lima pelaku, tapi yang melakukan penganiayaan secara langsung hanya empat orang. Satu pelaku lagi (Su) hanya membantu membuang barang bukti sejata tajam milik teman-temannya," ujar Wakapolsek Tampan, AKP R Nababan ketika memimpin jalannya rekonstruksi tersebut.

Dia menjelaskan, rekonstruksi itu sendiri dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara penyidikan sekaligus untuk mengetahui rangkaian kejadian dan peran dari masing-masing para pelaku. Sementara itu, pantauan riauterkini.com di lokasi reka ulang, dalam tawuran berdarah itu, tergambar jelas bagaimana korban bernama Angga meregang nyawa karena dibacok membabi buta oleh 4 pelaku, RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15).

Korban bahkan sampai jatuh bangun masuk ke dalam parit saat berusaha menyelamatkan diri. Namun sayang, usahanya sia-sia karena para pelaku tak membiarkannya kabur dan terus mengayunkan senjata tajam ke arah tubuhnya, mulai kaki, tangan dan punggung. Selain dihadiri para pelaku, rekonstruksi tersebut juga disaksikan oleh tiga orang dari pihak kejaksaan.

"Korban dibacok dibagian kaki, tangan dan punggung. Luka bacokannya juga kena ke kepala dan perut sehingga korban akhirnya meninggal dunia. Para pelaku ini awalnya ditangkap oleh tim Dit Reskrimum (Polda Riau) lalu dilimpahkan ke kita karena tempat kejadian perkaranya berada di wilayah hukum kita (Polsek Tampan)," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten
- Jualan Sabu, Seorang Nenek di Pekanbaru Pasrah Ditangkap Polisi
- 7 Nelayan Rohil Ditangkap Polisi Malaysia, TNI Siap Bantu Polri dan Pemerintah Setempat
- Satu Lagi Tersangka Tindak Pidana Perpajakan Diserahkan ke Pidsus Kejari Pekanbaru
- Kebakaran Ludeskan Tiga Rumah Warga Duri, Bengkalis
- Tiga Kali Dipanggil Polda Riau, Plt Bupati Bengkalis Masih Mangkir
- Korupsi Dana Hibah, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
- Polisi Tangka Pembakar Lahan di Pujud, Rohil
- Polairud Polda Riau Amankan 30 Kubik Meter Kayu Ilegal di Bengkalis
- Simpan Sabu 3 Paket, Rano Karno Dituntut 5 Tahun Penjara
- Pembongkaran TPS di STC Pekanbaru Diwarnai Bentrok Satpol PP Vs Pedagang
- Mayat Tanpa Indetitas di Tapung Dipastikan Bos Tepung Bakso Korban Penculikan
- Polres Bengkalis Temukan Ganja Kering 1,1 Kg di Tepi Selat Bengkalis
- Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Wilayah Tapung Hulu Kampar
- Dua Masih Belia, Polres Pelalawan Tangkap Tiga Jambret
- BC dan Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Ganja 950 Gram
- Mobil Dibakar di Kampar, Pengusaha Tepung Bakso Pekanbaru Diduga Diculik
- Polres Bengkalis Musnahkan 17,554 Kg Sabu-sabu dan 9.798 Butir Pil Happy Five
- Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com