Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Mei 2020 23:32
Terharu Perjuangan Pengamen di Duri, Srikandi Masuri Pilih Anju Berbaju Lebaran

Selasa, 26 Mei 2020 21:14
Tiga Pasien Positif Covid-19 Bengkalis Kembali Dilaporkan Sembuh

Selasa, 26 Mei 2020 20:19
Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan

Selasa, 26 Mei 2020 20:05
Kembali Beraktifitas, Pemprov Riau Kembali Tegaskan Pentingnya Protokol Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2020 19:43
Angka Kesembuhan di Provinsi Riau Termasuk Tinggi di Indonesia

Selasa, 26 Mei 2020 19:32
Dua Hari Terakhir Riau Nihil Tambahan Pasien Positif Covid-19

Selasa, 26 Mei 2020 17:24
Total Rp8,4 M, 114 Desa di Bengkalis Telah Salurkan BLTDD Tahap Pertama

Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Selasa, 26 Mei 2020 16:48
Pasca Libur Idul Fitri, Bupati Sapa Camat Se-Inhil Melalui Vidcon

Selasa, 26 Mei 2020 16:05
PSBB, Akses ke Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Ditutup Sementara


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 15 Mei 2019 15:57
Tawuran di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, 4 Pelaku Peragakan 11 Adegan Habisi Nyawa Korban

Empat dari lima pelaku tawuran yang menewaskan seorang pelajar di Jalan Soekarno Hatta, mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan. Mereka memperagakan 11 adegan.

Riauterkini-PEKANBARU-Empat dari lima pelaku yang ditahan atas kasus tawuran yang menewaskan seorang pelajar bernama Angga di Jalan Soekarno Hatta, pada Rabu (08/05/19) dinihari pekan lalu mulai menjalani reka ulang kejadian di Mapolsek Tampan, Rabu (15/05/19) siang. Bemodalkan tiga jenis senjata tajam seperti parang, celurit dan sabit atau egrek, para pelaku yang masih berusia remaja itupun memperagakan 11 adegan saat menghabisi nyawa korban di malam tawuran tersebut.

Para pelaku yakni RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15) dan Su (14). Dari mereka berlima, empat diantaranya terlibat langsung mengeroyok dan menganiaya korban sampai tewas dengan menggunakan senjata tajam. Sedangkan seorang pelaku lagi, Su hanya ikut membantu membuang barang bukti senjata tajam yang dipakai teman-temannya untuk menghabisi nyawa korban.

"Total adegan rekonstruksi ini ada 11 adegan. Pembacokan dan penganiayaan itu dimulai ketika memasuki adegan ke 3 sampai adegan ke 9. Ada lima pelaku, tapi yang melakukan penganiayaan secara langsung hanya empat orang. Satu pelaku lagi (Su) hanya membantu membuang barang bukti sejata tajam milik teman-temannya," ujar Wakapolsek Tampan, AKP R Nababan ketika memimpin jalannya rekonstruksi tersebut.

Dia menjelaskan, rekonstruksi itu sendiri dilakukan pihaknya untuk melengkapi berkas perkara penyidikan sekaligus untuk mengetahui rangkaian kejadian dan peran dari masing-masing para pelaku. Sementara itu, pantauan riauterkini.com di lokasi reka ulang, dalam tawuran berdarah itu, tergambar jelas bagaimana korban bernama Angga meregang nyawa karena dibacok membabi buta oleh 4 pelaku, RG (16), YV (16), KI alias Oji (18), MK (15).

Korban bahkan sampai jatuh bangun masuk ke dalam parit saat berusaha menyelamatkan diri. Namun sayang, usahanya sia-sia karena para pelaku tak membiarkannya kabur dan terus mengayunkan senjata tajam ke arah tubuhnya, mulai kaki, tangan dan punggung. Selain dihadiri para pelaku, rekonstruksi tersebut juga disaksikan oleh tiga orang dari pihak kejaksaan.

"Korban dibacok dibagian kaki, tangan dan punggung. Luka bacokannya juga kena ke kepala dan perut sehingga korban akhirnya meninggal dunia. Para pelaku ini awalnya ditangkap oleh tim Dit Reskrimum (Polda Riau) lalu dilimpahkan ke kita karena tempat kejadian perkaranya berada di wilayah hukum kita (Polsek Tampan)," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
- Polres Dumai Proses Hukum Dua Pelaku Melawan Petugas Covid-19
- Polda Riau Sita 1.477 Lembar Kayu Ilegal
- PT Riau Lemahkan Pidana Mati,
Empat Kurir 43 Kg Sabu Jaringan Internasional Divonis Seumur Hidup

- Maling Ikan di Perairan NKRI,
Tiga Warga Malaysia Dilimpahkan ke Jaksa untuk Segera Disidang

- Pengendali Jaringan Sabu Internasional,
Cunding, Pria Setengah Abad Divonis Mati PN Bengkalis

- Jadi Bandar Sabu, Dua Orang Nelayan Asal Bengkalis Masuk Penjara
- Bandar Sabu 55 Kg dan Puluhan Ribu Pil Ekstasi, Jef Separo Divonis Mati PN Bengkalis
- Tak Gubris PSBB, Jalan Raya dan Pasar di Duri Tetap Dipadati Warga
- Massa Pedagang Demo Tolak Penerapan PSBB di Dumai
- Perwira Polres Bintan, Pelaku Penggelapan Puluhan Mobil, Ditangkap di Pelalawan
- TNI dan BC Bengkalis Amankan 1.155 Karung Bawang Merah dari Malaysia
- Ketua TRC PA Ricka Parlina Perjuangkan Hak Asuh Anak Korban KDRT
- Korupsi Pembangunan Kantor Lurah, Mantan Camat dan Kontraktor di Inhil Dituntut Hukuman Berbeda
- Terbakar, Gedung SMPN 7 Pekanbaru Tinggal Puing
- Bocah 7 Tahun Meninggal Tengelam di Bekas Galian C di Desa Ngaso Ujung Batu
- Seorang Pria Sebatang Kara di Pekanbaru Ditemukan Tak Bernyawa di Gubuk
- Terjerat Korupsi Gratifikasi SKGR, Oknum Lurah di Pelalawan Diadili
- Kedapatan Bawa Miras Saat PSBB, Dua Mahasiswa Dihukum Denda Rp 400 Ribu
- Polres Inhu dan Rutan Rengat Bongkar Peredaran Narkoba dalam Lapas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com