Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 Juni 2019 15:33
Diduga Mencoba Bunuh Diri, Pria di Pekanbaru ini Ditemukan Berlumuran Muntah di Kamar Hotel

Seorang pria diduga telah melakukan percobaan bunuh diri. Ia ditemukan berlumuran muntah di kamar Hotel Rainbow di Kelurahan Kampung Dalam, Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Karyawan di Hotel Rainbow, Jalan khadijah Ali, No 27, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan mendadak geger saat mendapati seorang tamu pria yang menginap di kamar 201 dalam keadaan tak sadarkan diri dan berlumuran muntah di atas kasur. Tamu yang diketahui bernama Eka Harry Putra (26) tersebut ditemukan nyaris tewas diduga hendak melakukan bunuh diri.

Menurut Kapolsek Senapelan, Kompol Kari Amsah Ritonga, peristiwa itu sendiri terjadi pada Rabu (12/06/19) pukul 12.00 WIB siang kemarin. Mantan Kapolsek Tampan ini menjelaskan, sebelum ditemukan tak sadarkan diri di kamar, sekitar pukul 11.00 WIB, korban sempat ditelpon oleh saksi mata sekaligus resepsionis hotel, Riza (30). Saat itu, sambung Kapolsek, saksi menanyakan mengenai status kamar yang disewa korban, apakah akan diperpanjang atau tidak.

Dalam percakapan di telpon itu, korban pun menegaskan bahwa sewa kamar yang ditempatinya akan diperpanjang. Begitu korban memberikan kepastian, saksi lalu menyuruh cleaning service hotel, Sahrul (26) untuk mendatangi kamar korban dan meminta deposit atau uang sewa kamar.

"Tapi ketika cleaning service tersebut mengetuk pintu kamar sambil memanggil korban, korban sama sekali tidak menjawab. Selanjutnya, yang bersangkutan pun memberitahukan hal itu pada resepsionis hotel. Tapi tidak berapa lama kemudian, keluarga korban datang ke TKP untuk bertemu dengan korban. Setelah pihak hotel menjelaskan kalau korban tak mau membuka pintu kamar, keluarga korban langsung meminta pihak hotel untuk membuka kamar tersebut menggunakan kunci master atau kunci cadangan," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (13/06/19).

Ketika pintu kamar terbuka, kata dia lagi, pihak hotel bersama keluarga korban pun kaget karena melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak berlumuran muntah di atas tempat tidur dan tidak sadarkan diri. Beruntung saat itu korban masih bernyawa. Tanpa membuang-buang waktu, korban langsung dibawa oleh keluarganya ke RS Bina Kasih di Jalan Samanhudi, Kelurahan Sago dengan menggunakan kendaraan pribadi.

Sementara itu, dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, pihaknya menemukan sejumlah barang bukti satu buah sangkur, satu botol Viksal pembersih lantai, 2 bungkus racun tikus, seprai bekas muntahan korban, satu unit handphone milik korban, jam tangan, buku tabungan dan kartu identitas korban. Dari beberapa barang bukti yang ditemukan tersebut, polisi pun menduga kuat bahwa korban hendak melakukan bunuh diri.

"Saat ini korban masih dirawat di RS Bina Kasih, korban diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri. Tapi (penyelidikan) masih kita dalami, termasuk meminta keterangan dari keluarga korban," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus
- Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan
- Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com