Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Nopember 2019 17:16
Terbukti Korupsi Dana UED-SP, Seorang Ketua Koperasi di Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 21 Nopember 2019 16:37
Antisipasi Karlahut, TNI dan Polri di Rohul Tetap Giat Sosialisasi Walau Musim Hujan

Kamis, 21 Nopember 2019 16:19
SMAN 5 Pinggir Terbaik I Penelitian Balitbang Bengkalis 2019

Kamis, 21 Nopember 2019 14:30
Utamakan Bahasa Negara di Ruang Publik, Bupati Rohul Terima Penghargaan dari Balai Bahasa Riau

Kamis, 21 Nopember 2019 13:34
Wafat, Tiga Penyelenggara Pemilu 2019 Bengkalis Terima Penghargaan Kemendagri RI

Kamis, 21 Nopember 2019 11:58
Besok Lantik Yan Prana Jadi Sekda, Gubri Minta Bupati-Walikota Hadir Langsung tanpa DIwakilkan

Kamis, 21 Nopember 2019 10:58
Polres Inhil Periksa Saksi Kebakaran Lahan di PT Pulau Sambu Kuala Enok

Kamis, 21 Nopember 2019 08:55
Korpri Gagal Buktikan Hutang Makan Minum Pemprov Sebesar Rp800 Juta di Pengadilan

Kamis, 21 Nopember 2019 07:53
Permudah Birokrasi, Bupati Kuansing Luncurkan Aplikasi "Setda Teman Curhat"

Rabu, 20 Nopember 2019 23:42
Diduga Aniaya Anak Tiri, Pria Asal Rokan IV Koto Dikerangkeng di Mapolres Rohul

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Juni 2019 16:37
Korupsi, Tiga ASN Pemkab Inhu Ditahan Kejari

tiga ASN Inhu ditahan pihak Kejari Inhu. Mereka diduga terlibat kasus tipikor honor pendampingan desa dan dana transportasinya.

Riauterkini-RENGAT-Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hulu (Inhu) ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu, atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa dengan kerugian mencapai Rp 1.939.950.000. Satu dari tersangka hanya dikenakan tahanan kota, akibat sakit yang diderita.

Penahanan terhadap tiga ASN Pemkab Inhu dengan inisial SR mantan Kepala BPMD Kabupaten Inhu yang saat ini menjabat asisten ekonomi pembangunan Pemkab Inhu, SB mantan Sekretaris BPMD Kabupaten Inhu dan BRN selaku pejabat pelaksanaan teknis kegiatan. Setelah dilimpahkan Polres Inhu, disampaikan Kajari Inhu Hayin Suhikto, Selasa (25/6/19) bertempat di Kejari Inhu.

"Setelah dilimpahkan pihak Polres Inhu, terhadap ketiga tersangka ini langsung dilakukan penahanan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan medis, terhadap tersangka berinisial SRN hanya dikenakan tahanan kota, sementara untuk dua tersangka lainya yakni SB dan BRN ditahan di Rutan kelas IIB Rengat untuk 20 hari kedepan," ujarnya.

Diungkapkan Kejari Inhu Hayin Suhikto, pertimbangan untuk dikenakan nya tahanan kota terhadap tersangka SR semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Reza Riandes dari RSUD Indrasari dimana yang bersangkutan menderita penyakit ginjal stadium tiga, diabetes melitus dan hipertensi.

"Atas pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis, tersangka SR ini dikenakan tahanan kota. Jadi tahanan kota ini semata-mata hanya pertimbangan kemanusiaan berdasarkan pemeriksaan medis tersebut saja. Bukan ada indikasi lainya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, tiga ASN yang ditahan Kejari Inhu ini dilakukan setelah melalui proses panjang pemeriksaan atas dugaan korupsi honor tenaga pendamping desa dan dana transportasi pendamping desa serta Usaha Ekonomi Desa (UED) Simpan Pinjam (SP) berprestasi dan transportasi pengelola UED SP BPMD Inhu tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014 lalu. Dimana berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan dan audit akibat kasus dugaan korupsi itu, kerugian negara mencapai Rp 1.939.950.000. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terbukti Korupsi Dana UED-SP, Seorang Ketua Koperasi di Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara
- Antisipasi Karlahut, TNI dan Polri di Rohul Tetap Giat Sosialisasi Walau Musim Hujan
- Polres Inhil Periksa Saksi Kebakaran Lahan di PT Pulau Sambu Kuala Enok
- Diduga Aniaya Anak Tiri, Pria Asal Rokan IV Koto Dikerangkeng di Mapolres Rohul
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram di Pinggir
- Gerebek Sebuah Rumah di Tambusai Barat, Satres Narkoba Polres Rohul Berhasil Sita 17 Paket Sabu
- Melalui FGD, Polres Rohul Mengajak Masyarakat Ikut Mengantisipasi Paham Radikalisme
- Sekdes Pelaku Pungli Pengurusan Sertifikat Prona di Gunung Sahilan, Kampar Dituntut 6 Tahun Penjara
- Lima Kali Digauli di Lapangan Bola, Siswi SMA di Rohul Hamil dan Kekasihnya Ditangkap Polisi
- Diduga Nyabu, Buruh Panen di Bengkalis Diringkus Polisi
- Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Gulung Komplotan Maling Minyak, Chevron Apresiasi Keberhasilan Polda Riau
- Motor Scopy Ketua RT di Tangkerang Utara Digondol Maling Saat Sholat Subuh
- Polda Riau Bekuk Tiga Tersangka Ilegal Tapping
- "Becak Laut" Pengedar Barang Haram, Pria Paruh Baya dan Dua Pelaku Ditangkap Polres Bengkalis
- Beli Barang Haram, Cewek 26 Tahun di Bengkalis Ini Dijebloskan ke Penjara
- Miliki 6 Paket Sabu, Seorang Warga Lirik Inhu Ditangkap Polisi
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja
- Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam
- Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com