Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Juli 2019 09:25
Temuan Uang Palsu BI di Riau Meningkat

Triwulan I 2019, BI menemukan uang palsu sebanyak 139 lembar. Naik 18 lembar dibanding triwulan I 2018.

Riauterkini-PEKANBARU-Sepanjang triwulan I/2019 Bank Indonesia (BI) menemuan uang tidak asli (upal/uang palsu) meningkat jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2018. Demikian diungkapkan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Decymus, Kamis (11/7/19).

Ia menambahkan, pada triwulan I/2019 jumlah uang palsu tercatat sampai 139 lembar, atau mengalami kenaikan jumlah sebanyak 18 lembar (14,88%-qtq) jika dibandingkan dengan triwulan I/2018.

Uang palsu temuan BI pada triwulan I/2019 sebanyak 139 lembar itu terdiri dari 48 lembar mirip uang Rp100 ribu 74 lembar menyerupai pecahan Rp50 ribu, 13 lembar menyerupai pecahan Rp20 ribu, tiga lembar menyerupai uang Rp10 ribu, dan satu lembar menyerupai pecahan Rp5 ribu.

Decymus menyebut, upaya untuk mengantisipasi sebaran uang palsu sudah dilakukan dengan menjalin koordinasi dengan banyak pihak termasuk aparat kepolisian di Provinsi Riau.

Menurut Decymus, pada triwulan I/2018 total penemuan uang palsu mengalami penurunan hingga 21,91% (yoy) dari 178 lembar menjadi 139 lembar. Temuan uang tidak asli ini memang sebagian besar merupakan hasil pengaduan dari masyarakat.

"Meningkatnya jumlah pengaduan menandakan kesadaran masyarakat untuk mengetahui secara jelas perbedaan uang tidak asli kian positif di Riau," sebutnya. *(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus
- Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan
- Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com