Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 8 Desember 2019 00:02
BBKSDA Riau Benarkan Ada Jejak Harimau di Tambang

Sabtu, 7 Desember 2019 16:35
Tunaikan Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Haru Serahkan Ambulance di Desa Palkun

Sabtu, 7 Desember 2019 14:56
‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul

Sabtu, 7 Desember 2019 14:16
Balita 3 Tahun di Rohul yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan‎ Meninggal Tersangkut

Sabtu, 7 Desember 2019 13:46
Dua Korban Tanah Longsor di Desa Rokan Koto Ruang Ditemukan Meninggal Tertimbun

Sabtu, 7 Desember 2019 13:24
Temui Bupati Mursini, Ibu-ibu IKKS dari Sejumlah Provinsi Pulang Kampung

Sabtu, 7 Desember 2019 11:27
Warga Rupat, Bengkalis Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Busana

Sabtu, 7 Desember 2019 10:28
Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah

Sabtu, 7 Desember 2019 08:16
Belasan Wartawan Ikuti Fieldtrip Chevron Jejak Minyak Bumi di Sumbar

Jum’at, 6 Desember 2019 17:30
Dikerjakan Swakelola Bersama PT BOS, PSR Desa Bencah Kesuma Dinilai Berhasil oleh Dirjenbun dan DPR RI

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 15 Juli 2019 21:39
Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil

Pengamat hukum dari UIR sebut tersangka Dugaan korupsi pencucian danau gema SY tidak bisa lagi dimintai pertanggungjawaban materil. Sebab kerugian negara sudah dikembalikan terpidana lainnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Dugaan korupsi pencucian danau gema, Kampar sekitar Rp300 juta pada APBD Kabupaten Kampar 2012 silam, ternyata masih terus dikembangkan. Saat ini tersangkanya bertambah, berinisial SY salah seorang anggota DPRD Kampar ditahan penyidik Polres Kampar. Sebelumnya dalam kasus tersebut sudah ada terpidananya yakni Endang Surya alias Endang, dan sudah diakui serta dikembalikan kerugian negaranya oleh terdakwa lain yakni Fera Siswandi.

Pengamat Hukum Pidana dari Universitas Islam Riau, DR Nurul Huda, SH MH, Senin (15/7/19). Ia merupakan ahli hukum yang sering dimintai keterangannya di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, mengatakan bahwa tersangka SY tidak bisa lagi dimintai pertanggungjawaban materil karna kerugian negara sudah dikembalikan terpidana lainnya.

"Kerugian keuangan negara setahu saya sudah dikembalikan semua oleh terdakwa sebelumnya. Artinya secara materil SY tidak bisa lagi dimintai tanggungjawab atas kerugian perbuatan dimaksud. Tetapi SY hanya bisa dimintai tanggungjawab formil atas kesalahannya. Hal inilah yang harus dibuktikan peradilan pidana nanti, dimana tanggungjawab formil SY atas kesalahan dimaksud," ujarnya.

"Tapi yang jelas kita ikuti saja proses peradilan ini nanti," tambahnya.

Sementara Penasehat Hukum SY, Akhirza SH, menambahkan terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi pekerjaan pencucian danau desa Gema Kecamatan Kampar tersebut bahwa putusan perkara sebelumnya telah berkekuatan hukum tetap dan seluruh kerugian negara dikembalikan terdakwa lainnya terdahulu.

"Sehingga atas Laporan Polisi No. lp 255.a/x/2017/Riau Res Kampar tanggal 19 Oktober 2017, dan diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan No. Sp.Sidik/107/X/2017/Reskrim tanggal 12 September 2018, kerugian negara yang mana lagi yang harus dikembalikan oleh saudara Sy," ujar Akhirza.

Selain itu dijelaskan Akhirza, bahwa kasus yang ditangani kepolisian tersebut dahulunya sudah ada tersangka, bahkan telah berkekuatan hukum tetap kracht van gewijsde atau sudah diputus pengadilan Tipikor Pekanbaru dengan terdakwa Fera Siswandi ST,dkk dengan Nomor Registrasi : 73/PID.SUS-TPK/2016/PN.Pbr dan Terdakwa Endang Surya alias Endang, dengan Nomor Registrasi : 74/PID.SUS-TPK/2016/PN.Pbr. Dan kerugian negara sebesar Rp300.000.465.90,- sudah diakui dan dikembalikan seluruhnya oleh terdakwa Fera Siswandi, ST dkk, sebagaimana bukti pengembalian yang tertera dalam putusan Nomor Registrasi : 73 PID.SUS TPK/2016/PN.Pbr dan Nomor Registrasi : 74/PID.SUS-TPK/2016/PN.Pbr.

"Artinya dalam perkara yang sama dengan kerugian yang sudah selesai dikembalikan oleh terdakwa Fera Siswandi, ST dkk, dengan demikian, penetapan tersangka SY oleh Polres Kampar adalah sesuatu yang tidak benar sebab sudah tidak ada kerugian negara yang terjadi pada pekerjaan tersebut," tambah Akhirza.*(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum
- Terpeleset Saat Bermain, Balita 3 Tahun di Rokan IV Koto Dilaporkan Hanyut di Sungai Rokan
- Polsek Ujung Batu Tangkap Tiga Pria Terduga Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Lagi DPO
- Polisi Cek dan Olah TKP Ulang Karhutla di Bantan, Bengkalis
- Diduga Jadi Kurir dan Bandar Narkoba, Dua Warga Bantan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Pesta Sabu, Empat Kurir dan Pemakai di Bantan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat
- Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Jondul Baru Pekanbaru
- Tabrak Minibus, Pelajar di Bengkalis Patah Tulang
- Pengedar Hingga Bandar, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Sabu dalam Sehari
- KPK Geledah Rumah Bupati Bengkalis, DH dan Wakil Rakyat Akok
- Pemilik Sabu 2 Kg Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara di PN Pelalawan
- Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis 2012, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ditahan Jaksa
- Dijaga Ketat Polisi, KPK Geledah Rumah Mewah Pengusaha di Pekanbaru
- Polresta Ringkus Mahasiswa Kurir 1 Kg Sabu dan 12 Ribu Ekstasi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com