Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 21:23
Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 17:52
Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi

Rabu, 3 Juni 2020 16:58
Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus

Rabu, 3 Juni 2020 16:23
Mei, Riau Inflasi 0,54 Persen

Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

Rabu, 3 Juni 2020 15:59
Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan

Rabu, 3 Juni 2020 15:12
Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon

Rabu, 3 Juni 2020 12:44
Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan

Rabu, 3 Juni 2020 11:49
Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah

Rabu, 3 Juni 2020 10:33
Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 Bidang 


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 09:16
Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.

JPU mengajukan tuntutan berbeda untuk dua terdakwa korupsi Sarpas Dispora Riau. 7,5 dan 5,5 tahun penjara.

Riauterkini-PEKANBARU -Mislan, mantan Kepala Bidang (Kabid) di Dispora Riau selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Abdul Haris selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), pada†kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana (sarpras)†di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau. Dituntut jaksa dengan hukuman pidana penjara selama 7,5 tahun dan 5,5 tahun penjara.

Amar tuntutan dibacakan jaksa penuntut Novrizal, pada sidang Senin (15/7/2019) malam itu. Kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

"Menuntut terdakwa Mislan dengan pidana penjara selama 7 tahun 6 bulan dan terdakwa Abdul Haris dengan pidana 5 tahun 6 bulan penjara, dipotong masa tahanan sementara yang sudah dijalani," terang Novrizal dalam sidang Tipikor di Pengadilan Negeri Pekanbaru yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu.

Selain hukuman penjara, Mislan dan Abdul Harus juga dikenakan hukuman denda sebesar Rp 200 juta subsider 6 bulan.

Mislan juga dituntut membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp1.675,970.952,52. Apabilan setelah satu bulan setelah putusan inkrah, harta benda terdakwa disita dan dilelang untuk mengganti kerugian negara, jika tidak dapat diganti hukuman kurungan selama 4 tahun," kata Nofrizal lagi.

Sementara Abdul Haris tidak dibebankan lagi membayar uang penganti kerugian negara.† Sebab uang sebesar Rp13 juta yang dikembalikan terdakwa dihitung sebagai pengganti kerugian negara," tutur JPU

Atas tuntutan tersebut, kedua terdakwa akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Perbuatan Mislan yang merupakan mantan Kepala Bidang (Kabid) di Dispora Riau dan juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Abdul Haris selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), terjadi tahun 2016 lalu.

Dimana pada tahun tersebut, Dispora mendapat anggaran sebesar Rp 16 miliar, untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana. Dana yang bersumber dari dana APBD Perubahan Provinsi Riau tahun anggaran 2016.

Anggaran sebesar itu diketahui dipecah-pecah untuk beberapa proyek pengadaan dan pemeliharaan, dengan dilakukan penunjukan langsung (PL) oleh terdakwa Dalam pelaksanaan proyek tersebut, ditemukan adanya kelebihan bayar yang menyebabkan terjadinya kerugian negara.

Pada kegiatan pemeliharaan dana Sarpras ini, telah terjadi penyelewengan anggaran yang merugikan negara sebesar Rp 2.247.000.000.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus
- Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan
- Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com