Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

Jum’at, 13 Desember 2019 20:04
Diduga Bawa Narkoba Pelanggar Lulintas Mengaku Intel Polres Bengkalis, Diamankan Anggota Ditlantas Polda Riau

Jum’at, 13 Desember 2019 18:29
Dibawah Pimpinan Bupati Yopi Kunjungan Wisatawan ke Inhu Meningkat

Jum’at, 13 Desember 2019 18:21
Cerekas Gelar Uji Kompetensi dan Sertifikasi UMKM

Jum’at, 13 Desember 2019 18:20
Kasus Fidusia di Riau, Debetur Menang dari Leasing

Jum’at, 13 Desember 2019 15:58
Menangi DSSC 2019 di Jakarta, Gubri Terima Tim Hang Tuah SMKN I Pekanbaru

Jum’at, 13 Desember 2019 14:31
Rumah Warga Rupat, Bengkalis Ludes Terbakar

Jum’at, 13 Desember 2019 14:22
Mantan Kadis Pariwisata Riau Dikabarkan Meninggal Dunia


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 13:16
Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD

Seorang siswi kelas III SD di Pekanbaru jadi korban penculikan dan pencabulan. Pelaku memperdayai korban dengan modal Rp2 ribu.

Riauterkini-PEKANBARU-Nasib malang harus dialami oleh Melati (9) saat berkenalan dengan LG (35), seorang pria pengangguran yang kerap menemuinya di sekolah. Bagaimana tidak, bocah kelas III SD di Pekanbaru tersebut harus kehilangan kegadisannya setelah diculik dan disetubuhi di sebuah toilet SPBU oleh si pria yang baru dikenalnya itu.

Peristiwa itu dibenarkan juga oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, AKP Awaludin Syam. Dia menjelaskan, peristiwa itu sendiri terbongkar setelah orang tua korban, Albertus Simarmata melaporkan ke pihak Polsek Payung Sekaki, bahwa korban telah diculik oleh tersangka, Jum'at (12/07/19) dinihari pekan lalu. Mendapat laporan itu, Polsek Payung Sekaki berkoordinasi dengan Polresta Pekanbaru kemudian langsung bergerak menyelidiki laporan tersebut.

"Tanggal 12 (Juli) itu kita kroscek ke sekolah korban dan kita dapatkanlah rekaman CCTV dari sekolah itu bahwa korban dijemput oleh seorang pria (tersangka) ketika pulang sekolah menggunakan sepeda motor. Hari itu juga, dari penyelidikan yang kita lakukan, sore harinya tersangka berhasil kita tangkap di depan SPBU Sigunggung di Jalan Darma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki," ujarnya kepada riauterkini.com.

Awaludin menuturkan, dalam melancarkan aksi cabulnya itu, tersangka selalu memberikan uang Rp2 ribu kepada korban. Sementara pertemuan korban dengan tersangka sendiri, sambungnya, sudah terjadi sebanyak tiga kali, di tanggal 8 Juli, 9 Juli dan terakhir di tanggal 12 Juli sampai akhirnya tersangka ditangkap polisi.

"Modusnya, tersangka memberikan korban uang Rp2 ribu. Lalu korban dijemput ke sekolah dan diajak jalan-jalan pakai motor. Saat kejadian, malam harinya barulah tersangka mengajak korban ke salah satu SPBU dan menyetubuhi korban di dalam toilet SPBU tersebut," sebutnya.
> Perbuatan itu, sambung Awaludin, dilakukan tersangka hanya satu malam saja, setelah itu yang bersangkutan mengantarkan korban pulang, namun tak diantar sampai ke rumah. Korban hanya ditinggalkan di pinggir jalan tak jauh dari rumahnya.

"Pengakuan tersangka sudah bertemu dengan korban sebanyak 3 kali. Tapi baru 1 kali melakukannya (mencabuli korban). Tersangka juga kita beri tindakan tegas (tembak) di kakinya agar tidak lari karena saat penangkapan posisi tersangka masih diatas sepeda motor," tegasnya.

Di lokasi yang sama, Kapolsek Payung Sekaki, AKP Hidayat menambahkan, selain mengamankan tersangka, turut diamankan pula barang bukti satu unit motor Honda Supra milik tersangka.

"Jadi, diniharinya orang tua korban melapor ke kita dan sore harinya tersangka berhasil kita tangkap. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun kurungan (penjara)," tutupnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan
- 10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi
- Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil

- Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
- Perkara Korupsi Dana Hibah Tahap II, Mantan Purek UIR Segera Disidang
- Kecelakaan Kerja, Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong
- Polisi Tangkap Seorang Petani Bakar Lahan di Bengkalis
- Wakili Dishub Kuansing Hendri Wahyudi Ikuti Diklat PPNS LLAJ di Bogor
- Dagangkan Orang Ribuan Ringgit, Perempuan Asal Medan Diringkus Polsek Bengkalis
- Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat
- Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis
- Miliki Pistol dan Peluru, Boiman Ditangkap Polres Rohul
- Hilang Kendali, Pemotor di Duri Tewas Tertabrak Truk
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan ProtesĀ 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com