Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 8 Desember 2019 00:11
Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau

Ahad, 8 Desember 2019 00:08
Reses DPRD Bengkalis, Syaiful Ardi Serap Aspirasi Warga dan Bantu Rumah Ibadah

Ahad, 8 Desember 2019 00:02
BBKSDA Riau Benarkan Ada Jejak Harimau di Tambang

Sabtu, 7 Desember 2019 16:35
Tunaikan Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Haru Serahkan Ambulance di Desa Palkun

Sabtu, 7 Desember 2019 14:56
‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul

Sabtu, 7 Desember 2019 14:16
Balita 3 Tahun di Rohul yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan‎ Meninggal Tersangkut

Sabtu, 7 Desember 2019 13:46
Dua Korban Tanah Longsor di Desa Rokan Koto Ruang Ditemukan Meninggal Tertimbun

Sabtu, 7 Desember 2019 13:24
Temui Bupati Mursini, Ibu-ibu IKKS dari Sejumlah Provinsi Pulang Kampung

Sabtu, 7 Desember 2019 11:27
Warga Rupat, Bengkalis Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Busana

Sabtu, 7 Desember 2019 10:28
Polisi Rohil Ungkap Pelaku Maling Minyak Mentah

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Agustus 2019 14:05
Mantan Sekda Dumai Dituntut Jaksa KPK 7,5 Tahun

Mantan Sekdako Dumai M Nasir, dituntut hukuman penjara selama tujuh setengah tahun oleh jaksa dalam perkara tipikor proyek jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis.

Riauterkini-PEKANBARU- Proyek Multiyear pengerjaan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, menjadi petaka bagi Muhammad Nasir, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Dumai. Ia dan seorang rekannya, Hobby Siregar, Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC) selaku kontraktor. Dinyatakan jaksa penuntut Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), terbukti melakukan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri.

Berdasarkan amar tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut KPK pada sidang Senin (12/8/19) pagi. Jaksa penuntut KPK juga mewajibkan M Nasir dan Hoby Siregar membayar uang pengganti kerugian negara puluhan miliaran rupiah.

Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu. Terdakwa M Nasir dituntut hukuman pidana penjara selama 7,5 tahun penjara dan denda Rp 600 juta atau subsider 6 bulan kurungan. Selain hukuman kurungan. M Nasir juga dieajibkanembayar kerugian negara sebesar Rp 2 Miliar lebih. Jika terdakwa mengembalikan kerugian negara dalam waktu satu bulan. Maka harta benda terdakwa disita untuk negara atau dapat diganti (subsider) dengan kurungan penjara selama sstu tahun.

Untuk terdakwa Hobby Siregar dituntut hukuman pidana penjara selama 8 tahun denda Rp 700 juta atau subsider 6 bulan Selain itu, terdakwa juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 40.876.991.970, atau subsidet 3 tahun.

"Kedua terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," tegas jaksa.

Kedua terdakwa yang terlihat lemas usai dijatuhi tuntutan hukuman. Berencana akan mengajukan pembelaan pada sidang pekan depan.

Seperti diketahui, berdasarkan dakwaan Roy Riyadi SH, Feby Dwiyandosfendy SH, selaku Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK). Keduanya didakwa telah melakukan perbuatan tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Perbuatan kedua terdakwa itu terjadi tahun 2013-2015, saat pengerjaan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih yang merupakan proyek multiyear. Dimana M Nasir saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pemkab Bengkalis, dan juga selaku PPK pada proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih sepanjang 51 kilometer dan lebar 6 meter.

Proyek dengan anggaran sekitar Rp352.360.510.000 itu, hanya dipergunakan terdakwa untuk proyek sebesar Rp204.605.912.302. Sedangkan sisanya dibagi bagi untuk kepentingan pribadi.

Terdakwa Muhammad Nasir mendapat fee proyek sebesar Rp2 miliar. Makmur alias Aan Rp60,5 miliar. H Syaifudin alias Katan Rp292 juta. Terdakwa Hobby Siregar Rp40 miliar. Herliyan Saleh, selaku Bupati Bengkalis waktu itu menerima sebesar Rp1,3 miliar. Jamal Abdilah, Ketua DPRD Bengkalis, Rp4 miliar.

Beberapa nama seperti, Ribut Susanto, Ismail Ibrahim, Muhammad Iqbal, Tarmizi juga mendapat fee dengan kisaran ratusan juta dan puluhan juta. Akibat perbuatan terdakwa memperkaya diri sendiri serta orang lain. Negara telah dirugikan sebesar Rp105.881.991.970. ***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa
- Tertelungkup Memegang Kawat, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Kesetrum
- Terpeleset Saat Bermain, Balita 3 Tahun di Rokan IV Koto Dilaporkan Hanyut di Sungai Rokan
- Polsek Ujung Batu Tangkap Tiga Pria Terduga Penyalahgunaan Narkoba, Seorang Lagi DPO
- Polisi Cek dan Olah TKP Ulang Karhutla di Bantan, Bengkalis
- Diduga Jadi Kurir dan Bandar Narkoba, Dua Warga Bantan, Bengkalis Diringkus Polisi
- Pesta Sabu, Empat Kurir dan Pemakai di Bantan, Bengkalis Ditangkap Polisi
- Kordinasi dengan Kejati Bali, Kejati Riau Tangkap Buronan Terpidana Korupsi Tiket Pesawat
- Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Jondul Baru Pekanbaru
- Tabrak Minibus, Pelajar di Bengkalis Patah Tulang
- Pengedar Hingga Bandar, Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Sabu dalam Sehari
- KPK Geledah Rumah Bupati Bengkalis, DH dan Wakil Rakyat Akok
- Pemilik Sabu 2 Kg Dituntut Jaksa 16 Tahun Penjara di PN Pelalawan
- Dugaan Korupsi Bansos Bengkalis 2012, Mantan Anggota DPRD Bengkalis Ditahan Jaksa
- Dijaga Ketat Polisi, KPK Geledah Rumah Mewah Pengusaha di Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com