Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 14 Desember 2019 16:16
Langkah Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah Kabupaten Inhu

Sabtu, 14 Desember 2019 14:37
Seleksi Panwascam, Bawaslu Bengkalis Terima Tanggapan Masukan Masyarakat

Sabtu, 14 Desember 2019 12:07
Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam

Sabtu, 14 Desember 2019 10:29
Ratusan Nelayan Bengkalis Terima Alat Keselamatan Pelayaran Dishub Riau

Sabtu, 14 Desember 2019 10:26
Ratusan Driver Riau Ojek Hadir dan Siap Layani Transportasi Masyarakat Pekanbaru

Sabtu, 14 Desember 2019 09:36
Pemuda Batak Kuansing Salurkan Bantuan pada Korban Banjir

Sabtu, 14 Desember 2019 07:22
Sanjayo Art Pertunjukan Pembuka Festival Teater Islam Dunia

Jum’at, 13 Desember 2019 20:40
Hadapi Pilkada, Bappeda Bengkalis Percepat Perencanaan TA 2021

Jum’at, 13 Desember 2019 20:29
173 Calon Panwascam Pilkada Bengkalis 2020 Ikuti Tes CAT dan Wawancara

Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Agustus 2019 10:30
Disorot Publik, KY Pantau Sidang Sabu 37 Kg Sabu di PN Bengkalis

Kasus 37 kilogram sabu yang disidangkan PN Bengkalis disorot publik, karena itu KY merasa perlu memantaunya.

Riauterkini-BENGKALIS- Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia memantau dan memberikan atensi atau perhatian khusus terhadap proses persidangan dugaan kepemilikan 37 kilogram (Kg) sabu, 75 ribu pil ekstasi dan 10 ribu butir happy five di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis melibatkan mantan sipir Lapas Bengkalis, Suci dan kawan-kawan.

Selama proses persidangan kasus ini berlangsung, KY sudah dua kali melakukan pemantauan.

"Ini sudah agenda pemantauan yang kedua," ucap Koordinator KY Penghubung Wilayah Riau, Hotman Pamulihan Siahaan, S.H, M.H kepada wartawan, Selasa (14/8/19) di PN Bengkalis.

Menurut Hotman, penugasan untuk memantau sidang perkara 37 Kg sabu dan puluhan ribu pil ekstasi tersebut langsung dari KY Pusat. Selain ada permohonan terhadap perkara ini juga menjadi perhatian publik.

"Perkara ini memang perkara yang menjadi perhatian publik. Kita memang ditugaskan dari KY untuk melakukan pemantauan dan pengawasan," imbuhnya.

Diketahui, sidang dengan agenda tuntutan terhadap lima terdakwa, yaitu Suci Ramadianto, Rojali, Iwan Irawan, Surya Darma dan Muhammad Aris sudah dua kali mengalami penundaan menyusul rencana tuntutan dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI belum diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis dan direncanakan digelar hari ini, Rabu (14/8/19) di PN Bengkalis.***(dik)

Foto : Suci (lingkar merah) Cs ketika menjalani sidang di PN Bengkalis.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Razia Kamar Napi Lapas Bengkalis, Petugas Gabungan Temukan Sajam
- Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan
- 10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi
- Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil

- Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
- Perkara Korupsi Dana Hibah Tahap II, Mantan Purek UIR Segera Disidang
- Kecelakaan Kerja, Seorang Karyawan IKPP Tewas Terpotong-potong
- Polisi Tangkap Seorang Petani Bakar Lahan di Bengkalis
- Wakili Dishub Kuansing Hendri Wahyudi Ikuti Diklat PPNS LLAJ di Bogor
- Dagangkan Orang Ribuan Ringgit, Perempuan Asal Medan Diringkus Polsek Bengkalis
- Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat
- Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis
- Miliki Pistol dan Peluru, Boiman Ditangkap Polres Rohul
- Hilang Kendali, Pemotor di Duri Tewas Tertabrak Truk
- Tim Gabungan Gakkum LHK dan POLRI Bekuk Pelaku Perburuan Harimau Sumatera di Riau
- Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan ProtesĀ 
- Penyidik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
- Terbukti Tak Bayar Utang Rp2,874 M,
Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Divonis 2 Tahun dan 2 Bulan Penjara

- Berkas Lengkap, Dua Tersangka Korupsi Kredit Fiktif BRK Pelalawan Dilimpahkan ke Jaksa
- Pembangunan Box Culvert Jalan Seminai Inhu Telan Korban Jiwa


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com