Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda PajakĀ 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama

Senin, 18 Nopember 2019 15:04
4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 16 Agustus 2019 13:23
Dapat Ide dari Menonton TV,
Dua Pria di Pekanbaru ini Nekat Jadi Polisi Gadungan dan Peras Warga


Dua polisi gadungan ini dibekuk polisi karena berusaha memeras dua orang yang baru saja keluar dari wilayah Kampung Dalam, Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU-Mengaku mendapat sebuah ide dari tontonan di televisi (TV), MS (32) dan YT (19) nekat melakukan pemerasan sambil mengaku sebagai anggota polisi. Targetnya adalah dua orang warga yang baru keluar dari wilayah Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan.

Beruntung di malam kejadian itu, salah satu korban sempat lari ketakutan dan berteriak minta tolong. Tepat di waktu yang bersamaan, tim Opsnal Polsek Lima Puluh yang sedang patroli pun melihat hal tersebut dan berhasil mengamankan kedua tersangka.

Menurut Kapolsek Lima Puluh, AKP Sanny Handityo, pemerasan dengan modus mengaku sebagai polisi tersebut dilakukan oleh tersangka pada Selasa (13/08/19) malam lalu. Saat itu, kedua tersangka yang sedang berboncengan sepeda motor melihat dua orang pemuda yang juga berboncengan mengendarai motor melintas keluar dari Kampung Dalam. Bergaya bagaikan polisi sungguhan, kedua tersangka kemudian memepet sepeda motor korban di Jalan Sudirman Ujung dan menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraan korban.

"Mereka (tersangka) melihat korban mengendarai motor, lalu mengejar korban dan memberhentikannya sambil menanyakan surat-surat kendaraan. Tersangka juga mengaku polisi," ujarnya disela ekspose di Mapolresta Pekanbaru, Jum'at (16/08/19).

Dijelaskannya, ketika tersangka meminta surat kendaraan tersebut, korban tak bisa menunjukkannya dan tersangka lalu meminta korban agar menjemput surat kendaraannya ke rumah dengan jaminan korban harus menyerahkan handphonenya. Dengan sangat terpaksa, korban pun memberikan handphonenya kepada tersangka.

"Korban kemudian pulang ke rumahnya sambil diiringi oleh kedua tersangka. Tapi begitu sampai di Jalan Tanjung Datuk, tersangka justru menyerempet korban sampai korban terjatuh. Di lokasi kedua itu, tersangka juga sempat menggeledah para korban sambil menuduh korban membawa narkoba," gumamnya.

Ketika jatuh dari motor tersebut, sambung Kapolsek, salah satu korban lalu mengambil kesempatan untuk lari. Disaat itulah, tim Opsnal Polsek Lima Puluh yang lagi patroli mendatangi korban dan mempertanyakan gerangan yang terjadi. Korban kemudian menceritakan semuanya sampai akhirnya tim opsnal mendekati tersangka dan terbongkarlah bahwa tersangka bukan polisi.

"Begitu tim kita menginterogasi tersangka, tersangka ternyata bukan polisi dan langsung kita amankan ke Mapolsek. Tersangka hanya pura-pura (menjadi polisi) untuk memeras korban. Atas perbuatannya, tersangka kita jerat dengan Pasal 368 KUHP," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Gulung Komplotan Maling Minyak, Chevron Apresiasi Keberhasilan Polda Riau
- Motor Scopy Ketua RT di Tangkerang Utara Digondol Maling Saat Sholat Subuh
- Polda Riau Bekuk Tiga Tersangka Ilegal Tapping
- "Becak Laut" Pengedar Barang Haram, Pria Paruh Baya dan Dua Pelaku Ditangkap Polres Bengkalis
- Beli Barang Haram, Cewek 26 Tahun di Bengkalis Ini Dijebloskan ke Penjara
- Miliki 6 Paket Sabu, Seorang Warga Lirik Inhu Ditangkap Polisi
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja
- Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam
- Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul
- Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi
- Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis
- Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Diduga Edar Sabu 1 Kg, Pecatan dan Oknum Anggota Polres Bengkalis Diancam Penjara Seumur Hidup
- Terbukti Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohul, Mantan Kacab dan Tiga Pegawai Divonis Berbeda
- Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi
- Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud
- Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis
- Polres dan BC Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pengedar 10 Kg Sabu-sabu
- Jajaran Polres Pelalawan Berhasil Tangkap Pelaku Ranmor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com