Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Mei 2021 19:56
Bertambah 513, Total Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 51.046

Kamis, 13 Mei 2021 18:53
Bupati Zukri Imam dan Khatib Sholat Id Keluarga di Depan Rumdis

Kamis, 13 Mei 2021 17:50
Warga Bengkalis Meninggal Dunia Positif Covid-19 Kembali Bertambah

Kamis, 13 Mei 2021 17:00
Beredar Surat Kadin Bengkalis Minta Minuman Kaleng Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:25
849 Warga Binaan Rutan Pekanbaru Dapatkan Remisi Khusus Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 16:05
Pelaksanaan Sholat Ied di Pangkalan Kuras Dapat Pengamanan Kepolisian

Kamis, 13 Mei 2021 15:34
Libatkan Tokoh Agama, Polsek Bunut Apresiasi Pelaksanaan Sholat Ied Sesuai Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:50
Polsek Pangkalan Lesung Pantau Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Kamis, 13 Mei 2021 14:44
Kapolsek Ukui Imbau Jemaah Soal Prokes

Kamis, 13 Mei 2021 14:39
Kapolsek Bandar Sei Kijang Pantau Masyarakat di Pos Penyekatan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 27 Agustus 2019 13:26
Gunakan Mobil Modifikasi, 18 Kilogram Sabu Milik 2 Kurir Dibawa dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru

Dua tersangka kurir 19 kg narkoba yang baru saja ditangkap polisi, ternyata membawa barang haram itu dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau menuju Pekanbaru dengan mobil yang telah dimodifikasi yang bahkan dapat mengecoh anjing pelacak.

Riauterkini-PEKANBARU-Beragam cara selalu dilakukan oleh para pelaku penyalahgunaan narkoba untuk melakukan aksinya dalam berbisnis barang haram tersebut. Hal itulah yang dilakukan oleh Hendri alias Black (39) dan rekannya, Pardamean Marihut Nadapdap (37) saat membawa sabu-sabu sebanyak 18 kilogram ke Pekanbaru.

Bagaimana tidak, agar aksinya tidak ketahuan, dua kurir narkoba yang diringkus oleh tim Polsek Tenayan Raya itupun menggunakan satu mobil Honda Mobilio yang telah dimodifikasi dengan apik di bagian bagasinya saat menjemput sabu-sabu tersebut dari Tanjung Pinang, Kepulauan Riau menuju Kota Bertuah. Bagasi yang telah dimodif itu bahkan bisa mengecoh penciuman anjing pelacak polisi.

"Dua tersangka ini menggunakan modus yang menarik karena mobil yang mereka gunakan untuk membawa sabu-sabu ternyata sudah dimodifikasi di bagasi belakangnya. Sabu dimasukkan ke dalam bagasi dan dibawa dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru. Endusan anjing pelacak aja bisa tersamar," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto ketika memimpin ekspose tersangka dan barang bukti, Selasa (27/08/19).

Namun berkat ketelitian dan kesabaran petugas dalam melakukan pengembangan demi pengembangan penyelidikan, upaya kedua tersangka pun akhirnya berhasil dibongkar. Berawal dari terparkirnya mobil tersangka dalam keadaan kosong di halaman mesjid di Jalan Sepakat, Kecamatan Tenayan Raya, melalui pengembangan penyelidikan itu polisi pun secara bertahap dapat menangkap satu persatu tersangka di dua lokasi berbeda.

"Setelah sampai ke Pekanbaru, sebagian sabu-sabu itu sudah dipindahkan dari mobil ke rumah salah satu tersangka dan kita dapatkan 18 kilogram (sabu-sabu). Ini juga masih akan kita kembangkan lagi," sebutnya.

Selain barang bukti 18 kilogram sabu, dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan pula satu unit mobil Honda Mobilio, beberapa unit handphone, beberapa lembar kartu ATM, sejumlah buku tabungan serta uang tunai milik tersangka berjumlah Rp298.840.000,-.

Sebelumnya, bermula dari keberadaan satu unit mobil Honda Mobilio yang terparkir mencurigakan di salah satu mesjid di Jalan Sepakat, Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Tenayan Raya pada Jum'at (16/08/19) dua pekan lalu, tim gabungan Polsek Tenayan Raya beserta Sat Res Narkoba Polresta Pekanbaru sukses membongkar peredaran 18 kilogram sabu-sabu dan meringkus dua kurir narkoba. Kedua tersangka adalah Hendri alias Black (39) dan Pardamean Marihut Nadapdap (37).

Di hari itu, tersangka Hendri ditangkap lebih dulu di Jalan Rama Kasih, Kecamatan Tenayan Raya. Lalu dari hasil pengembangan, polisi kembali menciduk satu tersangka tambahan, Pardamean Marihut Nadapdap di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kecamatan Pekanbaru Kota, tanggal 21 Agustus malam pekan lalu.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Viral di TikTok, Pria Mengaku Warga Pekanbaru 'Caruti' Al-Quran
- 857 Warga Binaan di Lapas Klas IIA Pekanbaru Dapat Remisi Idul Fitri 2021
- Angkut Prmudik, Truk Fuso Ditilang Aparat di Kuansing
- Cari Warga Tenggelam, KPBD Inhu Susuri Sungai Indragiri
- Seorang Pekerja PT. IIS Meningal Dunia Dalam Waduk Perusahaan
- Dua Senpi Disita Polda Riau dari 4 Rampok Jaringan Jambi
- PH PT PIR Puji DPRD Riau Singgung Hutang RAL di paripurna LKPJ Gubri
- Masih Diperiksa Polisi, Pemukul Imam Sholat Subuh Kabarnya Gila
- Berita dan Video,
Imam Dipukuli, Sholat Subuh di Masjid Baitul Arsy Pekanbaru Bubar

- Kemenkumham Bantah Data BPS Soal 12 Turis Asing ke Riau
- Hasil Autopsi, Anak Berumur 2 Tahun di Bengkalis Tewas Karena Dianiaya
- Polres Bengkalis Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 2 Kilogram Sabu
- Disaksikan 15 Tersangka, Polda Riau Musnahkan 26,83 Kg Sabu
- Dua Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan Tewas
- Penyekatan Arus Mudik, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Siakkecil
- Laka Tunggal, Mobil Pemkab Kuansing, Menabrak Pagar Rumah Warga
- Polres Inhil Berhasilkan Tangkap Perampokan Speed Boad Dzaky Harlan
- Diduga Pesta Seks 3 Vs 1, Empat Remaja Diamankan dari Hotel Sabrina 81
- Pembunuh dan Menggorok Ibu Muda di Meranti Tertangkap
- Tak Terima Dihina, Warga Kuansing Molotov Rumah Tetangga


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com