Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR

Sabtu, 22 Pebruari 2020 19:27
Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:55
Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:04
Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:33
Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:28
Berulang Tahun, RSU Mutia Sari DuriĀ  Gelar Syukuran dan Baksos

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:24
Suzuki XL7 Resmi Hadir di Riau

Sabtu, 22 Pebruari 2020 15:56
Persis Riau Gelar Muswil III

Sabtu, 22 Pebruari 2020 13:17
Menjelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Tetap Prioritaskan Kader


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 September 2019 15:21
Polda Riau Periksa 18 Saksi Terkait PT SSS

Polda Riau memeriksa sedikitnya 18 saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau melalui Ditreskrimsus telah periksa 18 orang saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan menjadi salah satu tersangka perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla ) di Riau. Saksi ini hadir dari internal maupun luar perusahaan yang beroperasi di kabuoaten Pelalawan itu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan dari internal perusahaan itu, petugas telah memeriksa jajaran direksi bahkan juga petugas lapangan. "Dari eksternal kita mintai keterangan dari saksi ahli dari ITB," terangnya.

Meski begitu dari saksi ahli, hingga saat ini baru satu ahli yang telah diperiksa. "Nanti akan ada penambahan dari saksi ahli lainnya. Seperti dari pidana lingkungan, kerusakan lingkungan, pejabat Dinas Kehutanan baik kabupaten maupun provinsi dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)," terangnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Agustus 2019 lalu, hingga kini Polda Riau belum menetapkan siapa yang paling bertanggung jawab dari PT Sumber Sawit Sejahtera itu.

Dalam senetapannya sebagai tersangka, perusahaan itu dinilai lalai yang mengakibatkan 150 hektare lahan konsesi hangus terbakar di Pelalawan.

Penetapan setatus ini sudah melalui tahap-tahap penyelidikan yang juga menyertakan ahli di dalamnya. Tambahnya, menentukan korporasi sebagai tersangka berbeda prosesnya dengan menetapkan perorangan sebagai tersangka. Ada tahapan - tahapan yang harus dilakukan.

Diluar itu, ada 41 tersangka perorangan yang ditetapkan Polda Riau. Tersangka itu muncul dari 40 kasus yang ditangani hingga saat ini.

"Dari 40 kasus ini, 2 kasus sudah P21, 24 kasus dalam starus sidik, 1 kasua tahap I, dan 13 kasus tahap II," rincinya.

Dijabarkannya, jumlah tersangka ini tengah ditangani oleh jajaran Polda Riau. Seperti di Polres Dumai kini tengah menangani 8 tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 16,5 hektare. Kemudian Polres Indragiri Hilir ada 1 tersangka dengan luas lahan terbakar sekitar 40 hektare. Sementara 3 tersangka di tangani Polres Indragiri Hulu dengan luas lahan mencapai 5 hektare.

Untuk Polres Bengkalis kini menangani 7 orang tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 207 hektare. Kemudian di Polres Pelalawan menindak 4 orang tersangka dengan luas lahan 41,25 hektare.

Sedangkan, Polres Siak saat ini menangai 4 orang tersangka dengan luas lahan 11,5 hektare. Lanjut, Polres Rohil juga bertambah menjadi 4 orang dengan luas lahan 9,05 hektare. Polres Meranti, terjadi penambahan 1 orang tersangka sehingga menjadi 2 tersangka dengan luas lahan 3,2 hektare. Sedangkan Polres Kuansing dan Polresta Pekanbaru masing-masing menangani 3 orang tersangka. Dengan luas lahan 2 hektare dan 1,25 hektare.

"Untuk jumlah total lahan dalam 40 kasus itu mencapai 489,755 hektare," tutupnya.*** (rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib
- Sadis, Seorang Ayah di Pekanbaru Cekik Anaknya Hingga Tewas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com