Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 September 2020 21:38
Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3

Senin, 28 September 2020 21:17
169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah

Senin, 28 September 2020 20:51
Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis

Senin, 28 September 2020 20:45
Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan

Senin, 28 September 2020 20:42
Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona

Senin, 28 September 2020 20:06
Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona

Senin, 28 September 2020 19:56
Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker

Senin, 28 September 2020 18:47
Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih

Senin, 28 September 2020 17:48
Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag

Senin, 28 September 2020 17:31
IPMAKA Resmi Dilantik


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 September 2019 15:21
Polda Riau Periksa 18 Saksi Terkait PT SSS

Polda Riau memeriksa sedikitnya 18 saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau melalui Ditreskrimsus telah periksa 18 orang saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan menjadi salah satu tersangka perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla ) di Riau. Saksi ini hadir dari internal maupun luar perusahaan yang beroperasi di kabuoaten Pelalawan itu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan dari internal perusahaan itu, petugas telah memeriksa jajaran direksi bahkan juga petugas lapangan. "Dari eksternal kita mintai keterangan dari saksi ahli dari ITB," terangnya.

Meski begitu dari saksi ahli, hingga saat ini baru satu ahli yang telah diperiksa. "Nanti akan ada penambahan dari saksi ahli lainnya. Seperti dari pidana lingkungan, kerusakan lingkungan, pejabat Dinas Kehutanan baik kabupaten maupun provinsi dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)," terangnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Agustus 2019 lalu, hingga kini Polda Riau belum menetapkan siapa yang paling bertanggung jawab dari PT Sumber Sawit Sejahtera itu.

Dalam senetapannya sebagai tersangka, perusahaan itu dinilai lalai yang mengakibatkan 150 hektare lahan konsesi hangus terbakar di Pelalawan.

Penetapan setatus ini sudah melalui tahap-tahap penyelidikan yang juga menyertakan ahli di dalamnya. Tambahnya, menentukan korporasi sebagai tersangka berbeda prosesnya dengan menetapkan perorangan sebagai tersangka. Ada tahapan - tahapan yang harus dilakukan.

Diluar itu, ada 41 tersangka perorangan yang ditetapkan Polda Riau. Tersangka itu muncul dari 40 kasus yang ditangani hingga saat ini.

"Dari 40 kasus ini, 2 kasus sudah P21, 24 kasus dalam starus sidik, 1 kasua tahap I, dan 13 kasus tahap II," rincinya.

Dijabarkannya, jumlah tersangka ini tengah ditangani oleh jajaran Polda Riau. Seperti di Polres Dumai kini tengah menangani 8 tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 16,5 hektare. Kemudian Polres Indragiri Hilir ada 1 tersangka dengan luas lahan terbakar sekitar 40 hektare. Sementara 3 tersangka di tangani Polres Indragiri Hulu dengan luas lahan mencapai 5 hektare.

Untuk Polres Bengkalis kini menangani 7 orang tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 207 hektare. Kemudian di Polres Pelalawan menindak 4 orang tersangka dengan luas lahan 41,25 hektare.

Sedangkan, Polres Siak saat ini menangai 4 orang tersangka dengan luas lahan 11,5 hektare. Lanjut, Polres Rohil juga bertambah menjadi 4 orang dengan luas lahan 9,05 hektare. Polres Meranti, terjadi penambahan 1 orang tersangka sehingga menjadi 2 tersangka dengan luas lahan 3,2 hektare. Sedangkan Polres Kuansing dan Polresta Pekanbaru masing-masing menangani 3 orang tersangka. Dengan luas lahan 2 hektare dan 1,25 hektare.

"Untuk jumlah total lahan dalam 40 kasus itu mencapai 489,755 hektare," tutupnya.*** (rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan
- Polisi Buru Dua Buronan Pembunuh Pengusaha Rental Mobil
- Polisi Tangkap Dua dari Empat Pembunuh Supir Rental Mobil di Siak
- Seorang Penambang Emas di Kuansing Tewas Tertimbun
- Diduga Konsleting Listrik, Rumah Permanen di Duri, Bengkalis Terbakar
- Niat Berenang, Seorang Bocah Tenggelam di Sungai Dumai
- Dekat Masjid Raya Ar Rafah Duri, Judi Gelper di Rumah Kotrakan Bebas Beroperasi
- Pasutri Tewas Laga Kambing Vs Truck Balak di Pinggir, Bengkalis
- Berurusan dengan Polisi, Aplikasi TikTok Dibuat Konten Kawin Sejenis di Rohil
- Pria Diduga Stres Sempat Bikin Sholat Jumat di Masjid Raya Pekanbaru Mencekam
- Penyidik Bea Cukai Serahkan Dua Tersangka Penyelundupan 76 Ribu Rokok ke Kejari Pekanbaru
- Tewas di Hotel di Pekanbaru, Wanita Asal Pelalawan Dibunuh karena Menolak Digauli
- BNNP Riau Musnahkan 11,8 Kilogram Sabu dan 498 Butir Ekstasi
- Serbu BRI Bathin Solapan Jelang Tengah Hari, 4 Rampok Larikan Ratusan Juta Rupiah
- Pesantren Tahfis Qur'an di Bathin Solapan Terbakar Saat Hujan dan Petir
- Polres Bengkalis Amankan Kapal Muatan 692 Batang Kayu Balak Tujuan Batam
- Diikat Dipukuli, Perampok Gasak Perhiasan Milik Nenek 81 Tahun di Bengkalis
- YKMNMT Klaim Konflik Lahan di Riau Berawal dari Konflik Tanah Ulayat
- Diduga Jatuh dari Pohon, Pria Penjerat Burung di Bathin Solapan, Bengkalis Tewas
- Satgas Pemburu Teking Covid-19 Mulai Aksi, Kapolres Rohul Ingatkan Masyarakat Pakai Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com