Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Januari 2020 20:51
Gagal Gelar Piala Dunia U-20, Stadion Utama Riau Diusulkan Jadi Training Camp

Jum’at, 24 Januari 2020 20:44
Klaim Miliki 30 Ribu Dukungan, Pasangan Independen Nurhadi - Toni Sutianto Siap Mendaftar di KPU Inhu

Jum’at, 24 Januari 2020 20:18
Musda KNPI Provinsi Riau yang ke 14 Digelar Awal Februari Mendatang

Jum’at, 24 Januari 2020 19:54
Diparkir Bertahun-tahun, Mobil Milik Petani di Pekanbaru ini Tiba-tiba Terbakar

Jum’at, 24 Januari 2020 19:21
Jelang Pilkada Serentak, Ketua Bawaslu Beri Motovasi Panwascam Kuansing

Jum’at, 24 Januari 2020 19:12
LAM Riau Ajak IPK Bersinergi Jaga dan Bangun Daerah

Jum’at, 24 Januari 2020 18:09
Menpora Tinjau Stadion Utama Riau

Jum’at, 24 Januari 2020 18:03
Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai

Jum’at, 24 Januari 2020 16:58
Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi

Jum’at, 24 Januari 2020 16:23
Januari 2020 Hampir Berakhir, Dinas PUPR dan Perkim Riau Belum Ajukan Dokumen Lelang Kegiatan di ULP


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 September 2019 15:21
Polda Riau Periksa 18 Saksi Terkait PT SSS

Polda Riau memeriksa sedikitnya 18 saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus karhutla.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau melalui Ditreskrimsus telah periksa 18 orang saksi terkait PT SSS yang telah ditetapkan menjadi salah satu tersangka perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla ) di Riau. Saksi ini hadir dari internal maupun luar perusahaan yang beroperasi di kabuoaten Pelalawan itu.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menjelaskan dari internal perusahaan itu, petugas telah memeriksa jajaran direksi bahkan juga petugas lapangan. "Dari eksternal kita mintai keterangan dari saksi ahli dari ITB," terangnya.

Meski begitu dari saksi ahli, hingga saat ini baru satu ahli yang telah diperiksa. "Nanti akan ada penambahan dari saksi ahli lainnya. Seperti dari pidana lingkungan, kerusakan lingkungan, pejabat Dinas Kehutanan baik kabupaten maupun provinsi dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)," terangnya.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka sejak awal Agustus 2019 lalu, hingga kini Polda Riau belum menetapkan siapa yang paling bertanggung jawab dari PT Sumber Sawit Sejahtera itu.

Dalam senetapannya sebagai tersangka, perusahaan itu dinilai lalai yang mengakibatkan 150 hektare lahan konsesi hangus terbakar di Pelalawan.

Penetapan setatus ini sudah melalui tahap-tahap penyelidikan yang juga menyertakan ahli di dalamnya. Tambahnya, menentukan korporasi sebagai tersangka berbeda prosesnya dengan menetapkan perorangan sebagai tersangka. Ada tahapan - tahapan yang harus dilakukan.

Diluar itu, ada 41 tersangka perorangan yang ditetapkan Polda Riau. Tersangka itu muncul dari 40 kasus yang ditangani hingga saat ini.

"Dari 40 kasus ini, 2 kasus sudah P21, 24 kasus dalam starus sidik, 1 kasua tahap I, dan 13 kasus tahap II," rincinya.

Dijabarkannya, jumlah tersangka ini tengah ditangani oleh jajaran Polda Riau. Seperti di Polres Dumai kini tengah menangani 8 tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 16,5 hektare. Kemudian Polres Indragiri Hilir ada 1 tersangka dengan luas lahan terbakar sekitar 40 hektare. Sementara 3 tersangka di tangani Polres Indragiri Hulu dengan luas lahan mencapai 5 hektare.

Untuk Polres Bengkalis kini menangani 7 orang tersangka dengan luas lahan terbakar mencapai 207 hektare. Kemudian di Polres Pelalawan menindak 4 orang tersangka dengan luas lahan 41,25 hektare.

Sedangkan, Polres Siak saat ini menangai 4 orang tersangka dengan luas lahan 11,5 hektare. Lanjut, Polres Rohil juga bertambah menjadi 4 orang dengan luas lahan 9,05 hektare. Polres Meranti, terjadi penambahan 1 orang tersangka sehingga menjadi 2 tersangka dengan luas lahan 3,2 hektare. Sedangkan Polres Kuansing dan Polresta Pekanbaru masing-masing menangani 3 orang tersangka. Dengan luas lahan 2 hektare dan 1,25 hektare.

"Untuk jumlah total lahan dalam 40 kasus itu mencapai 489,755 hektare," tutupnya.*** (rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Periksa 10 Korban Kapal Tenggelam di Dumai
- Sabu 19 Kg Disita, Polres dan BC Bengkalis Ringkus Tiga Kurir Antar Provinsi
- Berkas Lengkap, Tiga Tersangka Korupsi Kredit Macet PT PER Tahap 2
- Digugat karena Babat 3 Ribu Hektar Kebun Sawit, Pemprov Riau Terancam Denda Rp12 Triliun
- Miliki 3 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi, Warga Rohul Diringkus BNNP Riau
- Seorang Personil Tersangkut Narkoba, Satpol Inhu Segera Tes Urine Seluruh Anggota
- Pompong Angkut TKI Tenggelam di Pulau Rupat, 10 Korban Hilang
- Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis
- Diduga Korsleting, Suzuki Carry di Duri, Bengkalis Ludes Terbakar
- 4 Kg Lebih Sabu Disita, 6 Pengedar Sabu di Pekanbaru dan Bengkalis Digulung Polisi
- Terbukti Korupsi Dana Desa, Kades Sako, Kuansing Dihukum 4,5 Tahun Penjara
- Honorer dan Pengedar Sabu di Bengkalis Diringkus Polisi
- Pinjaman UEDSP Fiktif,
Kejari Bengkalis Resmi Tahan Mantan Kades Bukitbatu

- Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla
- Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar
- Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta
- Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri
- Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi
- Angkut Sabu 10 Kg dan 14.581 Butir Pil Ekstasi,
Dua Warga Bengkalis Divonis Mati



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com