Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Januari 2020 12:10
Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar

Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


Senin, 20 Januari 2020 11:04
Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli

Senin, 20 Januari 2020 10:54
Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta

Ahad, 19 Januari 2020 23:35
Mubeslub Sempat Kisruh, Fajrul Akhirnya Terpilih Sebagai Ketua Ipmarohu Sumut 2020-2021

Ahad, 19 Januari 2020 22:18
Sebagai Kader, Murnis Mansyur Optimis Didukung Partai Golkar Maju Pilkada Rohul 2020

Ahad, 19 Januari 2020 21:43
MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama

Ahad, 19 Januari 2020 21:35
Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla

Ahad, 19 Januari 2020 21:05
Tinggalkan Ketua DPRD Riau,
Engah Eet Serius Maju Balon Bupati Bengkalis


Ahad, 19 Januari 2020 17:14
Cegah Karla, Polsek Bengkalis Lakukan Patroli ke Lahan-lahan Warga


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 9 September 2019 16:11
Polres Dumai Turunkan Tim Usut Proyek Gedung Tenis Pertamina Roboh

Polres Dumai menurunkan tim untuk mengusut penyebab robohnya gedung lapangan tenis. Dalam kasus ini tiga orang pekerja harus dilarikan ke rumah sakit.

Riauterkini-DUMAI- Jajaran Polres Dumai menurunkan anggota mengusut proyek pembangunan gedung lapangan tenis di Komplek Pertamina Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, yang roboh dan menimpa tiga pekerja.

Hal ini terungkap dari konfirmasi riauterkinicom kepada Kasat Reskrim Polres Dumai AKP Dany Andhika Karya Gita SIK. "Saya belum bisa memberikan keterangan, karena anggota saya sedang ke Pertamina untuk itu," jawabnya, Senin (9/9/19).

Sebagai data terbaru, bahwa proyek pembangunan gedung olahraga tenis dikerjakan PT. Karya Lestari Pertiwi. Dalam pengerjaannya pihak sub kontraktor diduga asal-asalan dan tidak sesuai Bestek.

Sejak awal tiang penyangga (H-baem,red) dipasang, banguan tersebut sudah tampak miring. Ada dugaan besar rangka bagian atas bangunan itu tidak dapat ditopang oleh penyangga yang berukuran lebih kecil.

Tidak sampai disana, baja H-beam yang menjadi penyangga bawah itu hanya dikunci menggunakan baut diatas pondasi sisa bangunan lama. Selain berukuran lebih kecil, pondasi baja yang menopang itu tidak tertanam dan hanya dikunci menggunakan coran tempel.

Sebelum kejadian naas yang menimpa tiga orang pekerja itu, kontruksi gedung olahraga milik bagian Aset PT Pertamina RU II Dumai dibangun dengan anggaran berkisar mencapai Rp2 miliar tersebut sudah tampak miring.

Diduga pihak Sub Kontraktor sudah mengetahui kemiringan itu dan memaksa melanjutkan pengerjaannya. Pristiwa naas itu bermula saat pekerja akan menyatukan kedua sisi besi H-beam bagian atas, namun terkendala dikarenakan terdapat kawat seling baja yang menahanya.

Akibatnya, tak lama berselang setelah seling baja dilepaskan. Bagian tengah besi baja yang diketahui memiliki berat hingga puluhan ton itu ambruk dan menimpa 3 orang pekerja bahkan salah satunya dalam kondisi kritis.

Korban yang kritis itu bernama Sugandi, karena masih dalam perawatan medis di ruangan ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai. Sedangkan kedua rekannya mendapat perawatan di Rumah Sakit Pertamina Dumai.

Dalam peristiwa ini, Pertamina RU II Dumai belum mengambil sikap untuk memberikan sanksi terhadap perusahaan pemenang tander pembangunan lapangan tenis di Komplek Pertamina Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, yang roboh dan menimpa tiga pekerja.

Belum ada sanksi, kami masih fokus pendampingan terhadap korban. Paling kita akan bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk riset guna mengetahui penyebabnya, kata Unit Manager Comm., Relations & CSR Pertamina RU II Muslim Dharmawan.

Kemudian disinggung menganai perusahaan pemenang tander pembangunan lapangan tenis, Muslim mengaku tidak tau. Saya kurang tau jelas apa nama perusahaan pemenang tander itu. Karena itu bagian proyek Aset Pertamina RU II Dumai, jelasnya.

Ketika diminta kontak person bagian Aset Pertamina Dumai, Muslim menyarankan media ini untuk datang langsung. Data saja langsung ke bagian Aset. Tapi yang jelasnya kita saat ini masih fokus pada pendampingan korban, katanya menyudahi.*(had)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar
- Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta
- Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri
- Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi
- Angkut Sabu 10 Kg dan 14.581 Butir Pil Ekstasi,
Dua Warga Bengkalis Divonis Mati

- Polda Riau Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pompa Air BPBD Bengkalis
- Polda Riau Tetapkan Sembilan Tersangka Pembakar Hutan
- Dua Bandar Sabu Diringkus Polsek Bantan, Bengkalis
- Kapolres Kuansing Keliling Seluruh Polsek, Pastikan Kesiagaan Personil
- Tilap Dana Perusahaan Miliaran Rupiah, Mantan GM Hiburan Malam Diadili
- Pegang Pistol Rakitan Saat Keributan, Pria di Kabun ini Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Kasus Korupsi Dana Hibah Pemko Pekanbaru, MPC PP Datangi Kejaksaan
- Kadivpas Kumham Wilayah Riau Diperiksa Polda Jatim
- Polda Riau Cokok Tiga Orang Pemain Judi Online
- Dua Terdakwa Divonis Mati, PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana
- Mayat Pemulung Wanita di Parit Bikin Geger Warga Rumbai, Pekanbaru
- Pinjaman UEDSP Fiktif Bukitbatu,
Dua Ditahan, Kejari Bengkalis Tetapkan Tiga Tersangka

- Warga Kuansing Terduga Teroris Dikenal Pendiam
- Dua Motor Laga Kambing di Pekanbaru, Seorang Pengendara Motor Tewas di Tempat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com