Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Nopember 2019 13:56
Wagubri dan Ketua DPRD "Geleng-geleng" Melihat Kapasitas Lapas Bengkalis

Selasa, 19 Nopember 2019 12:25
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pangkalan Kerinci Berikan Pelatihan Bagi 111 UMKM

Selasa, 19 Nopember 2019 10:09
Diduga Nyabu, Buruh Panen di Bengkalis Diringkus Polisi

Selasa, 19 Nopember 2019 07:08
35 Anggota DPRD Kuansing Jalani Orientasi Bersama BPSDM Riau

Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda PajakĀ 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 11:57
Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri

Seribuan Mahasiswa Unri berdemo di Kantor Gubri. Mendesak penanggulangan asap. Mereka tak mati karena bencana ini.

Riauterkini - PEKANBARU - Seribuan mahasiswa dari Fakuktas Ilmu Politik Universitas Riau (Fisip Unri) gelar aksi di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9/19).

Kehadiran mahasiswa Fisip Unri ini untuk mempertanyaka keseriusan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar serta pihak terkait lainnya untuk menuntaskan persoalan asap yang sudah terjadi dalam berapa bulan terakhir.

Berbagai poster bertulisan sindiran dipajang dalam aksi ini. Seperti Riau wisata asap. Pemerintah makan asap, rakyat makan asap. Selain itu, ada juga tuntutan mahasiswa yang meminta kepada penegak hukum agar korporasi yang terbukti membakar lahan ditangkap, bukan rakyat kecil seperti yang terjadi saat ini.

"Kehadiran kami di sini untuk mengingatkan pemerintah, agar cepat menyelesaikan masalah asap ini. Jangan sampai setelah banyak rakyat mati karena asap, baru berbuat," kata Sandewa, selaku koordinator lapangan mahasiswa Fisip Unri.

Ada pun keberadaan Gubri yang saat ini sedang berada di Thailand ditengah kondisi Riau berasap, Sandewa menyatakan bisa memahami dengan bijak. Karena menurutnya, orang nomor satu di Riau itu pasti tetap memikirkan rakyatnya, ditengah tugasnya sebagai kepala daerah.

Namun begitu, Sandewa menyatakan kehadiran mahasiswa ke kantor Gubri ini untuk mengingatkan kondisi asap di Riau yang semakin parah.

"Kita sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Gubernur sebagai komandan Satgas Karhutla. Kami paham Gubernur juga melaksankan tugas, dia tetap memikirkan kita juga. Tapi kita kita hanya mengingatkan. Asap di Riau sudah parah. Sudah ribuan terkena Ispa. Jangam sampai ada korban mati karena asap, baru sibuk," ujar Sandewa.

Sadar Gubri tidak ada, mahasiswa menuntut agar Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menemui mahasiswa. Sempat ditemui perwakilan dari Sekretaris BPBD Riau dan Kadishut Riau, namun mahasiswa tetap menginginkan agar Wagubri hadir menemui mahasiswa.***(mok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Nyabu, Buruh Panen di Bengkalis Diringkus Polisi
- Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Gulung Komplotan Maling Minyak, Chevron Apresiasi Keberhasilan Polda Riau
- Motor Scopy Ketua RT di Tangkerang Utara Digondol Maling Saat Sholat Subuh
- Polda Riau Bekuk Tiga Tersangka Ilegal Tapping
- "Becak Laut" Pengedar Barang Haram, Pria Paruh Baya dan Dua Pelaku Ditangkap Polres Bengkalis
- Beli Barang Haram, Cewek 26 Tahun di Bengkalis Ini Dijebloskan ke Penjara
- Miliki 6 Paket Sabu, Seorang Warga Lirik Inhu Ditangkap Polisi
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja
- Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam
- Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul
- Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi
- Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis
- Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Diduga Edar Sabu 1 Kg, Pecatan dan Oknum Anggota Polres Bengkalis Diancam Penjara Seumur Hidup
- Terbukti Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohul, Mantan Kacab dan Tiga Pegawai Divonis Berbeda
- Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi
- Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud
- Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis
- Polres dan BC Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pengedar 10 Kg Sabu-sabu


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com