Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 20:53
PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur

Ahad, 23 Pebruari 2020 20:23
Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 11:57
Menolak Mati Karena Asap, Seribuan Mahasiswa Geruduk Kantor Gubri

Seribuan Mahasiswa Unri berdemo di Kantor Gubri. Mendesak penanggulangan asap. Mereka tak mati karena bencana ini.

Riauterkini - PEKANBARU - Seribuan mahasiswa dari Fakuktas Ilmu Politik Universitas Riau (Fisip Unri) gelar aksi di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9/19).

Kehadiran mahasiswa Fisip Unri ini untuk mempertanyaka keseriusan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar serta pihak terkait lainnya untuk menuntaskan persoalan asap yang sudah terjadi dalam berapa bulan terakhir.

Berbagai poster bertulisan sindiran dipajang dalam aksi ini. Seperti Riau wisata asap. Pemerintah makan asap, rakyat makan asap. Selain itu, ada juga tuntutan mahasiswa yang meminta kepada penegak hukum agar korporasi yang terbukti membakar lahan ditangkap, bukan rakyat kecil seperti yang terjadi saat ini.

"Kehadiran kami di sini untuk mengingatkan pemerintah, agar cepat menyelesaikan masalah asap ini. Jangan sampai setelah banyak rakyat mati karena asap, baru berbuat," kata Sandewa, selaku koordinator lapangan mahasiswa Fisip Unri.

Ada pun keberadaan Gubri yang saat ini sedang berada di Thailand ditengah kondisi Riau berasap, Sandewa menyatakan bisa memahami dengan bijak. Karena menurutnya, orang nomor satu di Riau itu pasti tetap memikirkan rakyatnya, ditengah tugasnya sebagai kepala daerah.

Namun begitu, Sandewa menyatakan kehadiran mahasiswa ke kantor Gubri ini untuk mengingatkan kondisi asap di Riau yang semakin parah.

"Kita sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Gubernur sebagai komandan Satgas Karhutla. Kami paham Gubernur juga melaksankan tugas, dia tetap memikirkan kita juga. Tapi kita kita hanya mengingatkan. Asap di Riau sudah parah. Sudah ribuan terkena Ispa. Jangam sampai ada korban mati karena asap, baru sibuk," ujar Sandewa.

Sadar Gubri tidak ada, mahasiswa menuntut agar Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menemui mahasiswa. Sempat ditemui perwakilan dari Sekretaris BPBD Riau dan Kadishut Riau, namun mahasiswa tetap menginginkan agar Wagubri hadir menemui mahasiswa.***(mok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau
- 24 Mess Karyawan Milik PT Arara Abadi di Tualang Terbakar
- Melawan Polisi Saat Ditangkap, Seorang PNS Inhil Ditembak
- Tiga Jari Nenek Putus, Tabrakan Avanza VS Superband di Lintas Timur Pangkalan Kuras
- Kebakaran di Lipatkain Ludeskan Rumah dan Mobil Kijang Kapsul
- Ngaku di Persidangan, Terdakwa Rampok Ortu Ketua KNPI Pelalawan tak Beraksi Tunggal
- Sehari, Polisi Ringkus Empat "Pengusaha" Sabu-sabu di Bengkalis
- Diduga Sakit, Buruh Serabutan di Duri Ditemukan Membusuk
- Biadab, Seorang Paman di Bathin Solapan, Bengkalis Tega Cabuli Keponakan Sendiri
- Maling Kerbau Antar Kabupaten Ditangkap Warga Mandau, Bengkalis
- Terlibat Narkoba Besar, BNN Berharap Oknum Polisi Asal Bengkalis Dihukum Mati
- Termasuk Kasat Intelkam Polres Kuansing, Polda Riau Mutasi Sejumlah Perwira
- Crgah Penyimpangan Dana Desa, Pemkab Siak Gandeng Kejaksaan Gulitkan Progtam 'Jaga Desa'
- Melebihi Tuntutan Jaksa, Direktur Penilap Dana Perusahaan Divonis 3 Tahun Penjara
- Oknum Polisi Terlibat, BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Butir Ekstasi dan 10 Kg Sabu
- Kejari Pekanbaru Terima SPDP Kasus Penganiayaan Dengan Tersangka Anak Bupati Rohil
- Ngaku Dapat Bisikan Ghaib, Polisi Cek Kejiwaan Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru
- Sat Res Narkoba Polres Rohil Musnahkan 38 Butir Ekstasi
- Kapolres Inhu Pastikan Berita Upaya Penculikan Anak Hoax
- Ayah Bunuh Anak di Pekanbaru Berdalih Dapat Bisikan Ghaib


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com