Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti

Jum’at, 3 Juli 2020 13:55
Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD

Jum’at, 3 Juli 2020 13:43
Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri

Jum’at, 3 Juli 2020 13:10
Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo

Jum’at, 3 Juli 2020 11:08
BPDPKS Kucurkan Puluhan Miliar untuk Replanting Kebun Sawit Petani Mitra Asian Agri

Jum’at, 3 Juli 2020 10:36
Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 September 2019 09:59
Pasukan Gabungan Apel, Pendemo Bakar Ban di Depan Kantor Gubri

Di halaman digelar apel pengamanan kedatangan presiden. Sementara di luar pagar Kantor Gubri pendemo membakar ban.

Riauterkini - PEKANBARU - Seratusan massa dari Aliansi Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim gekar aksi demo dengan membakar ban di depan pintu pagar utama Kantor Gubernur Riau (Gubri), Senin (16/9/19).

Sementara dalam waktu bersamaan, juga digelar apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo di Riau di halaman Kantor Gubri, ratusan aparat dari TNI dan Polri yang dipimpin Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI MS Fadhilah.

Aksi dikoordinatori Ikhwansyah mengecam keras tindakan pembakaran dan hutan dilakukan perusahaan yang tidak bertangung jawab. Kemudian juga atas tindakan pembakaran lahan dan hutan yang dinilai sangat merugikan orang banyak.

Ada pun pada kesempatan ini, Aliansi Mahasiswa UIN Suska mengeluarkan lima pernyataam sikap. Pertama, mengecam seluruh bentuk tindakan pelanggaran pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan menimbulkan asap yang menyelijti riau.

Kedua menuntut Pemprov Riau mencabut izin operasional yang terlibat Karhutla.

Ketiga, memberikan sanksi kepada korporasi yang terlibat kebakaran hutan dan lahan untuk menanggung seluruh kerugian masyarakat Riau. Keempat, menuntut Gubri, mundur dari jabatannya jika tidak bisa menyelesaikan masalah Karhutla.

Serta kelima, menuntur Presden RI Joko Widodo melalui Kapolri untk mencopot Kapolda Riau dari jabatannya karena gagal menangani kasus kebakaran dan lahan di Riau.

Hingga saat ini aksi mahasiswa masih berlangsung. Teriakan orasi dari mahasiswa sempat beberapa kali menjadi perhatian aparat yang sedang melaksanakan gelar apel gelar pasukan pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo.***(mok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu
- Vonis Bebas Tangkap Ikan di Perairan NKRI,
Nelayan di Bengkalis Mengaku Kecewa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com