Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 17:10
Gubri dan BPKP Launcing Aplikasi Mata Bansos

Jum’at, 5 Juni 2020 17:07
Tagihan Listrik Naik, PLN Siapkan Skema

Jum’at, 5 Juni 2020 14:37
Diduga Rusak HPT dan Bakar Lahan,
Pengusaha Asal Rupat, Bengkalis Segera Diadili


Jum’at, 5 Juni 2020 14:30
BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel

Jum’at, 5 Juni 2020 11:31
Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama

Jum’at, 5 Juni 2020 06:33
Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19

Kamis, 4 Juni 2020 21:26
Korupsi Pembangunan Kantor Lurah di Inhil,
Seorang Kontraktor dan Mantan Camat Divonis 4 dan 1 Tahun Penjara


Kamis, 4 Juni 2020 21:18
Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK

Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 16 September 2019 16:06
Vonis Hakim Dirasa Ketinggian,
Koruptor Roro Bengkalis Ini Ajukan Banding


Yahdi Andriadi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Riau setelah divonis hakim hukuman penjara selama empat tahun. Koruptor dana operasional kapal roro Bengkalis itu merasa hukumannya ketinggian.

Riauterkini-PEKANBARU- Yahdi Andriadi, mantan Kepala Cabang PT Gemalindo Shipping Batam (GSB) yang sebelumnya divonis pengadilan tipikor Pekanbaru, dengan pidana penjara selama 4 tahun, mengajukan banding ke pengadilan tinggi.

Yahdi yang merupakan salah seorang terdakwa tindak pidana korupsi penyelewengan dana Operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang ini, merasa hukuman yang dijatuhkan terhadap dirinya sangat tinggi dibanding rekannya Jaafar Arief, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis.

"Ya seorang terdakwa korupsi kapal Roro Bengkalis yakni, Yahdi Andriadi, mengajukan banding ke pengadilan tinggi (PT) melalui Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru," ungkap Panmud Tipikor PN Pekanbaru, Rosdiana Sitorus kepada riauterkini.com, Senin (15/9/19) siang.

Dalam perkara ini, yang mengajukan banding hanya Yahdi. Sedangkan terdakwa Jaafar Arief menyatakan menerima putusan majelis," sambung Rosdiana.

Sebelumnya, majelis hakim pengadilan tipikor Pekanbaru yang diketuai Asep Koswara SH, menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada Yahdi Andriadi, selama 4 tahun denda Rp 200 juta subsider 6 bulan.

Selain hukuman kurungan badan, Yahdi juga diwajibkan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 1 294.560 960. atau subsider selama 2 tahun kurungan badan. Sementara Jaafar Arief, dijatuhi hukuman selama 1 tahun 4 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan.

Seperti diketahui, Jaafar Arief, mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Bengkalis dan Yahdi Andriadi, Kepala Cabang PT Gemalindo Shipping Batam (GSB), diadili atas perkara tindak pidana korupsi dana Operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang.

Dimana perbuatan kedua terdakwa yang terjadi tahun 2012 hingga 2015 itu, telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 1,2 miliar. Saat itu kedua terdakwa diduga memperkaya diri sendiri saat pengoperasian kapal penyeberangan (Roro) yang merupakan milik BUMD Bengkalis. Sehingga BUMD Bengkalis menderita kerugian miliaran rupiah.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Rusak HPT dan Bakar Lahan,
Pengusaha Asal Rupat, Bengkalis Segera Diadili

- Korupsi Pembangunan Kantor Lurah di Inhil,
Seorang Kontraktor dan Mantan Camat Divonis 4 dan 1 Tahun Penjara

- Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri
- Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla
- Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal
- Cabuli Anak Bawah Umur, Kakek 60 Tahun di Rohul Diciduk Polisi
- Sempat Curhat Motor Mau Dijual, Siswa SMP di Rohul ini Memilih Jalan Salah
- Jaksa Tetapkan Tersangka Keempat Kredit Macet Rp1,2 Miliar PT PER
- Kabur, Dua Napi Lapas Bengkalis Kembali Berhasil Diringkus
- Ibu Pencuri 3 Tandan Sawit di PTPN V Sei Rokan Dijatuhi Hukuman Percobaan
- Lagi, Bandar Narkoba Dibekuk Tim Opsnal Polres Pelalawan
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com