Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 18 September 2019 15:15
Tersangka TPPU, Terpidana Narkoba Praperadilankan Polres Bengkalis

Rafiandi bin Musafa Kamal, terpidana narkoba, mempraperadilankan Polres Bengkalis yang menyatakan ia melakukan pencucian uang dan menyita asetnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Terpidana atas nama Rafiandi bin Mustafa Kamal kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu dan sudah dijatuhi putusan 11 bulan kurungan penjara sebagai pengguna berdasarkan putusan Nomor 713/Pid.Sus/2018/PN Bkls dan telah berkekuatan hukum tetap. Disangkakan kembali atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh pihak kepolisian.

Disampaikan Yosi Mandagi, SH, MH, Kuasa Hukum Rafiandi mengatakan, mengajukan Praperadilan terkait penetapan tersangka TPPU dan penyitaan aset yang dilakukan penyidik Narkoba Polres Bengkalis.

"Kami Kuasa Hukum juga telah menghadirkan ahli DR Zulkarnain S.SH.MH dan telah didengar keterangannya dibawah sumpah yang intinya dikarenakan predicate crime (tindak pidana asal, red) tidak ditemukan maka penetapan tersangka TPPU Batal demi hukum dan juga penyitaan yang surat tembusan penyitaan tidak pernah diberikan kepada Pemohon atau pun keluarga adalah cacat formil maka batal demi hukum," ungkap Yosi, Rabu (18/9/19).

Disebutkan Yosi, benda-benda bergerak milik kliennya yang disita petugas dan sampai saat ini Pemohon tidak mendapatkan surat penyitaan antara lain, mobil Fortuner putih, sepeda Motor KLX, ATM BRI (Marjenah), ATM BCA (Rafiandi), ATM BCA (Nur Hafiza), satu set alat DJ Pioner + Henset, HP Samsung S7, mobil Jazz putih, sepeda motor Honda Beat Street, ATM BRI, ATM BCA, Speedboat Fiber 2 unit.

"Bahwa dengan disitanya beberapa aset klien kami penyidik menetapkan sebagai tersangka TPPU, inilah yang kami anggap Penyidik melakukan kesewenang-wenangan karena bagaimana mungkin seorang yang divonis sebagai Pengguna ditetapkan sebagai tersangka TPPU, maka berdasarkan hal diatas kami Kuasa Hukum Pemohon dari Kantor Hukum Syiar Keadilan mengajukan Praperadilan," katanya lagi seraya menyebutkan Tim Kuasa Hukum lainnya, Wan Ahmad Rajab, SH dan Rudi Jamrud, SH.
Sidang Praperadilan tersebut digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis. Selasa (17/9/19) kemarin dengan agenda kesimpulan. Sidang dipimpin Majelis Hakim Tunggal, Aulia Fhatma Widhola, SH. Sidang dengan agenda pembacaan keputusan akan digelar, Kamis (19/9/19) besok.

Dikabarkan sebelumnya, bahwa berawal pada Kamis (25/10/18) lalu, Rafiandi bin Mustafa Kamal sedang akan menggunakan narkotika jenis sabu di rumah kediaman Iskandar yang beralamat di Jalan Jangkang, Desa Deluk Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Terjadi penangkapan atas diri Pemohon beserta Iskandar dan Kurniawan oleh Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Bengkalis. Pada penangkapan ini dilakukan Penggeledahan badan dan rumah Iskandar di peroleh/atau disita barang bukti dari diri Pemohon berupa narkotika jenis sabu seberat 0.87 gram, 1 buah dompet warna coklat dan satu unit sepeda motor merk honda vario berwarna putih dengan BM 2432.

Bahwa berdasarkan Berita Acara Analisis Laboraturium Forensik Polri Cabang Medan No. Lab. 13175/ NNF/ 2018 tertanggal 5 November 2018 dengan kesimpulan Urine Pemohon adalah positif mengandung metamfetamina.

Berdasarkan kronologis tersebut Pemohon dijatuhi putusan 11 bulan penjara sebagai pengguna Narkoba berdasarkan putusan Nomor 713/Pid.Sus/2018/PN Bls dan telah berkekuatan hukum tetap.***(dik)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat
- Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis
- Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil
- Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa
- Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul
- Demi Berjudi, Dua Petani di Bengkalis Diduga Nekat Maling Motor
- Dua Unit Rumah di Pinggir, Bengkalis Ludes Dilalap Api
- Pencuri Honda Vario di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul di Kepenuhan Hulu
- Pelaku Curas di Rambah Hilir Ditangkap Polisi Rohul di Padang Lawas
- Terkena Peluru Nyasar, Seorang Warga Rohil Tewas
- Melawan Usai Mencuri Puluhan Kursi Gereja, Pria di Pekanbaru Ini Ditembak Polisi
- Digunjingi di Medsos Terpergok Mesum di Hotel, Seorang Petinggi Indah Kiat Ngaku Hanya Antar Makanan
- Kasus Bongku, Ketua PN Bengkalis Meminta Seluruh Pihak Hormati Putusan Hakim
- Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Dihukum Denda Rp500 Ribu
- Gelapkan Pajak, Wakil Kuasa Direktur CV ABM Divonis 1,5 Tahun Penjara
- Gelar Aksi Saat PSBB, Empat Warga Bengkalis Terancam Empat Bulan Penjara
- Polres Rohil Bekuk komplotan Curas dan Sindikat Narkoba
- Tubuh Menghitam, Seorang Pemulung di Pekanbaru Ditemukan Membusuk di Kolong Jembatan
- Polres Dumai Proses Hukum Dua Pelaku Melawan Petugas Covid-19
- Polda Riau Sita 1.477 Lembar Kayu Ilegal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com