Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2020 21:09
Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon

Selasa, 7 Juli 2020 19:56
25 Penumpang Lion Air Segera Diswab

Selasa, 7 Juli 2020 19:01
Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura

Selasa, 7 Juli 2020 17:42
Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil

Selasa, 7 Juli 2020 17:37
Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum

Selasa, 7 Juli 2020 17:32
Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega

Selasa, 7 Juli 2020 17:30
Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru

Selasa, 7 Juli 2020 16:49
Remaja di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 7 Juli 2020 15:55
Pasca Rakor Bersama Gubri, Bupati Rohul Imbau Masyarakat dan Perusahaan Antisipasi dan Cegah Karlahut

Selasa, 7 Juli 2020 15:47
BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 September 2019 15:13
Dua Perusahaan di Riau Ditetapkan Tersangka Karhutla

Hingga kini dua perusahaan di Riau telah ditetapkan sebagai tersangka perkara kebakaran Hutan dan lahan di Riau. Yakni PT Sumber Sawit Sejahtera dan PT Adei Plantation.

Riauterkini - PEKANBARU - Dua perusahaan telah ditetapkan menjadivteraangka karhutla ei Riau. Yakni PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) yang ditetapkan oleh Polda Riau dan PT Adei plantation yang ditetapkan oleh Bareskrim Polri.

"Ya sudah ada dua perusahaan dan statusnya kini dalam penyidikan," Terang Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Senin (23/09/19).

Diterangkannya, untuk PT SSS saat ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 43 saksi. Ini terdiri dari direksi perusahaan dan juga saksi ahli. "Masih ada saksi ahli yang belum diambil keterangannya," bebernya.

Sementara, untuk perorangan hingga saat ini audah ada sebanyak 59 tersangka. Yakni di polres Indragiri Hilir ada 6 tersangka, Polres Indragiri Hulu 5 tersangka, Polres Pelalawan 5 tersangka, Polres Rokan Hilir 10 tersangka, Polres Bengkalis 8 tersangka, Polres Siak 4 orang.

Kemudian untuk Polres Dumai saat ini ada 9 orang tersangka, Polres Rokan Hulu 1 tersangka, Polres Meranti 3 tersangka, Kampar 2 tersangka, Kuansing dan Polresta Pekanbaru masing-masinga ada tiga tersangka.

"Ini dari 56 kasus yang kita tangai. Dimana P21 ada 1 kasus, sidik 32 kasus, tahap I ada 7 kasus, dan tahap II ada 16 kasus. Untuk luasam lahan para tersangka ini seluruhnya mencapai 1.519,2999 hektare," Ssingkatnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum
- Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega
- Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru
- BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia
- Lagi, Sekdaprov Riau Diperiksa Kejati Terkait Dugaan Korupsi di Siak
- Polda Dalami Surat Panggilan KPK Palsu untuk Anggota DPRD Riau
- Terekam CCTV, Spesialis Maling di Masjid Diringkus Polres Bengkalis
- BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi
- Diduga Bawa Puluhan Kg Sabu, Beredar Video Penangkapan Bandar Narkoba di Dumai
- Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak
- Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi
- Edar Ganja, Buruh Asal Dumai Diringkus Polres Bengkalis
- Videonya Viral di Medsos, Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Penganiayaan Driver Ojol
- SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com