Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 2 Juli 2020 21:47
RUPS-LB PT PER, Dua Jajaran Penting Dicopot

Kamis, 2 Juli 2020 19:45
Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD

Kamis, 2 Juli 2020 18:20
Tambah Pos Chek Point Covid-19, Dishub Riau Sebut Perbatasan Masih Dijaga Ketat

Kamis, 2 Juli 2020 17:47
Amuk Riau Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi yang Menyeret Ketua DPRD Riau

Kamis, 2 Juli 2020 17:19
Pulang dari Makasar, Hasil Swab Warga Dumai Ternyata Positif

Kamis, 2 Juli 2020 15:48
Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu

Kamis, 2 Juli 2020 15:39
Diprotes Terkait Transparansi UKT, Rektor UIn Suska Ajak Dialog Mahasiswa

Kamis, 2 Juli 2020 15:33
Anggaran Dialihkan Penanggulangan Covid-19, Tahun Ini Pelalawan Expo Ditiadakan

Kamis, 2 Juli 2020 15:24
SKK Migas-PT CPI Gelar WFD

Kamis, 2 Juli 2020 15:19
Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 13:09
Diduga Cabuli Bocah SD di Kebun Sawit, Pemuda Pengangguran di Tambusai Utara‎ Diciduk Polisi

Terduga pelaku pencabulan terhadap bocah SD di perkebunan kelapa sawit PT Torganda kebun Rantau Kasai diciduk Polsek Tambusai Utara.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur masih saja terus terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Lagi-lagi pelakunya merupakan orang yang memang dikenal korban.

Aksi pencabulan kali ini menimpa bocah SD sebut saja Bunga (6 tahun),‎ warga di salah satu afdeling PT. Torganda kebun Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara.

Berdasarkan laporan Sur (35 tahun), orang tua korban ke Polsek Tambusai Utara, Bunga diduga dicabuli AFB (23 tahun) pemuda pengangguran yang tinggal di Desa Tambusai Utara.

Dugaan pencabulan dilakukan AFB dilakukan di kebun kelapa sawit, tepatnya dekat sungai Afdeling XI PT Torganda kebun Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara pada Ahad sore (27/10/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

‎Tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka di kebun sawit, orang tua Bunga lantas melaporkan AFB ke Polsek Tambusai Utara.

Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, melalui Paur Humas Polres Rohul IPDA Feri Fadli, mengatakan tersangka AFB ditangkap anggota Polsek Tambusai Utara pada Rabu pagi (30/10/2019) sekira pukul 09.00 WIB, dengan tuduhan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Dugaan pencabulan berawal saat ibu korban inisial Sur, sedang mencuci pakaian di aliran sungai di perkebunan PT Torganda kebun Rantau Kasai pada Ahad sore (27/10/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu, seorang teman perempuan Bunga inisial‎ JS (8 tahun) melaporkan ke Sur bahwa anaknya sedang berduaan bersama AFB di kebun sawit.

Ketika bertemu, Sur menanyakan ke anaknya apakah benar diajak "pacaran"‎ sama AFB di kebun sawit. Dengan nada polos, Bunga mengakui diajak AFB berbuat layaknya suami istri.

"Setelah anak pelapor menceritakan kejadian tersebut, pelapor (Sur) menceritakan hal itu ke suaminya, dan kemudian pelapor serta suaminya memeriksakan anaknya ke Bidan," ungkap IPDA Feri.

Hasil pemeriksaan oleh Bidan, ada luka robek di kemaluan Bunga. Namun demikian, untuk memastikan kebenarannya, Bidan menyarankan orang tuanya agar dilakukan visum et repertum terhadap Bunga.

"Merasa tidak terima atas apa yang terjadi terhadap anaknya, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambusai Utara guna proses selanjutnya," kata IPDA Feri.

Setelah mendapat laporan dari orang tua Bunga,‎ lantas anggota Polsek Tambusai Utara mencari keberadaan AFB. Dan pada Rabu pagi (30/10/2019) sekira pukul 09.00 WIB, AFB berhasil ditangkap, dan langsung digelandang ke Mapolsek.

Selain menangkap AFB, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, seperti 1 helai baju lengan pendek warna kuning gambar Doraemon, 1 helai celana pendek warna hitam, celana dalam, serta sehelai kaos dalam atau singlet.‎***(zal)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu
- Vonis Bebas Tangkap Ikan di Perairan NKRI,
Nelayan di Bengkalis Mengaku Kecewa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com