Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 12 Nopember 2019 22:11
Pasca Jalan Siak Amblas, Nagaline dan Meranti Ekspres Percepat Jadwal Keberangkatan Menuju Pekanbaru

Selasa, 12 Nopember 2019 21:20
Bupati Mursini Lepas Kontingen Batminton Kuansing ke Kejurprov di Inhu

Selasa, 12 Nopember 2019 19:53
KPA Pekanbaru dan PT. Angkasa Pura II Gelar Sosialisasi Bahaya HIV/Aids

Selasa, 12 Nopember 2019 17:13
Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi

Selasa, 12 Nopember 2019 16:54
Bupati Kuansing Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Mesjid Agung Telukkuantan

Selasa, 12 Nopember 2019 16:37
Kadis Kominfo Sertijab, Gorneng Pesankan ini ke Penggantinya dan Pegawai

Selasa, 12 Nopember 2019 15:51
Dua Korban Luka Ringan, Minibus Gilas Sepeda Motor di Bengkalis

Selasa, 12 Nopember 2019 15:42
Tutup Tournamen Volly Ball di Desa Tandun, Bupati Rohul Bangga Pemuda dan Pemerintah Kompak

Selasa, 12 Nopember 2019 14:56
Ketua TP PKK Rohul Ikut Hadiri Pelantikan Ketua TP PKK Pusat di Jakarta, ini Harapannya

Selasa, 12 Nopember 2019 14:09
Ketua PGRI Pelalawan Sayangkan Salah Input Pembayaran Gaji Guru

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 5 Nopember 2019 13:09
Diduga Cabuli Bocah SD di Kebun Sawit, Pemuda Pengangguran di Tambusai Utara‎ Diciduk Polisi

Terduga pelaku pencabulan terhadap bocah SD di perkebunan kelapa sawit PT Torganda kebun Rantau Kasai diciduk Polsek Tambusai Utara.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur masih saja terus terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Lagi-lagi pelakunya merupakan orang yang memang dikenal korban.

Aksi pencabulan kali ini menimpa bocah SD sebut saja Bunga (6 tahun),‎ warga di salah satu afdeling PT. Torganda kebun Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara.

Berdasarkan laporan Sur (35 tahun), orang tua korban ke Polsek Tambusai Utara, Bunga diduga dicabuli AFB (23 tahun) pemuda pengangguran yang tinggal di Desa Tambusai Utara.

Dugaan pencabulan dilakukan AFB dilakukan di kebun kelapa sawit, tepatnya dekat sungai Afdeling XI PT Torganda kebun Rantau Kasai, Desa Tambusai Utara pada Ahad sore (27/10/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

‎Tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh tersangka di kebun sawit, orang tua Bunga lantas melaporkan AFB ke Polsek Tambusai Utara.

Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting, melalui Paur Humas Polres Rohul IPDA Feri Fadli, mengatakan tersangka AFB ditangkap anggota Polsek Tambusai Utara pada Rabu pagi (30/10/2019) sekira pukul 09.00 WIB, dengan tuduhan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Dugaan pencabulan berawal saat ibu korban inisial Sur, sedang mencuci pakaian di aliran sungai di perkebunan PT Torganda kebun Rantau Kasai pada Ahad sore (27/10/2019) sekira pukul 16.00 WIB.

Saat itu, seorang teman perempuan Bunga inisial‎ JS (8 tahun) melaporkan ke Sur bahwa anaknya sedang berduaan bersama AFB di kebun sawit.

Ketika bertemu, Sur menanyakan ke anaknya apakah benar diajak "pacaran"‎ sama AFB di kebun sawit. Dengan nada polos, Bunga mengakui diajak AFB berbuat layaknya suami istri.

"Setelah anak pelapor menceritakan kejadian tersebut, pelapor (Sur) menceritakan hal itu ke suaminya, dan kemudian pelapor serta suaminya memeriksakan anaknya ke Bidan," ungkap IPDA Feri.

Hasil pemeriksaan oleh Bidan, ada luka robek di kemaluan Bunga. Namun demikian, untuk memastikan kebenarannya, Bidan menyarankan orang tuanya agar dilakukan visum et repertum terhadap Bunga.

"Merasa tidak terima atas apa yang terjadi terhadap anaknya, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambusai Utara guna proses selanjutnya," kata IPDA Feri.

Setelah mendapat laporan dari orang tua Bunga,‎ lantas anggota Polsek Tambusai Utara mencari keberadaan AFB. Dan pada Rabu pagi (30/10/2019) sekira pukul 09.00 WIB, AFB berhasil ditangkap, dan langsung digelandang ke Mapolsek.

Selain menangkap AFB, polisi turut menyita sejumlah barang bukti, seperti 1 helai baju lengan pendek warna kuning gambar Doraemon, 1 helai celana pendek warna hitam, celana dalam, serta sehelai kaos dalam atau singlet.‎***(zal)



Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi
- Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud
- Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis
- Polres dan BC Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pengedar 10 Kg Sabu-sabu
- Jajaran Polres Pelalawan Berhasil Tangkap Pelaku Ranmor
- Kejari Pelalawan Eksekusi Terpidana Pelecehan Seksual
- Diduga Alami Pecah Pembuluh Darah, Buruh di Rohil Ditemukan Tewas
- Dituding Gelapkan Mobil, Oknum Polisi Polda Riau Disidang
- Utang Material Rp2,874 M, JPU Kejari Bengkalis Akan Dalami Tersangka Baru
- Bullying di Sekolah, Siswa SMP di Pekanbaru Alami Patah Hidung Dikeroyok Temannya
- Selama Operasi Zebra Muara Takus 2019‎, Polisi Rohul Tilang 1.664 Pengendara
- Tak Bayar Material Rp2,874 M, Mantan Ketua DPC Gerindra Bengkalis Dipenjarakan
- ‎Dua Bulan Jabatan Kapolres Rohul, 40 Tersangka Narkoba dari 30 Kasus Berhasil Ditangkap
- Polsek Rupat Dipraperadilankan,
Tim Advokasi Polres : Penangkapan Tersangka Pengedar Sabu Sudah Penuhi SOP

- PN Pasirpangaraian Eksekusi Sebidang Tanah di Rantau Kasai Tanpa Perlawanan
- Diduga Dipicu Konslet, Dua Petak Rumah Semi Permanen di Duri Terbakar
- Operasi Zebra Muara Takus 2019 , Polres Kuansing Tilang 563 Pengendara
- Kantor DPC Partai Hanura Inhu Terbakar
- Diduga Langgar HAM, Polsek Rupat, Bengkalis Digugat Tersangka Kasus Narkoba
- Ini Alasan Bupati Rohul Membawa Senjata ke Bonai Darussalam


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com