Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama

Senin, 18 Nopember 2019 15:04
4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 6 Nopember 2019 19:52
Diduga Langgar HAM, Polsek Rupat, Bengkalis Digugat Tersangka Kasus Narkoba

Ditangkap, seorang tersangka diduga terlibat penyalahgunaan barang haram praperadilankan petugas Polsek Rupat ke PN Bengkalis. Alasannya melanggar HAM.

Riauterkini-BENGKALIS- Warga Kelurahan Terkul Kecamatan Rupat berinisial AA (29) yang ditangkap petugas Polsek Rupat awal Oktober 2019 lalu mengajukan praperadilan terkait prosedur penangkapannya yang diyakini tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kepolisian ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Praperadilan tersebut telah memasuki sidang perdana di PN Bengkalis, Rabu (6/11/19) tadi pagi.

Permohonan praperadilan tersangka AA dibacakan kuasa hukumnya, Sabarudin, S.H bersama tim di hadapan hakim tunggal Annisa Sutawati, S.H di ruang sidang Kartika PN Bengkalis dan kuasa termohon.

Menurut Sabarudin, dalam permohonannya berkeyakinan seluruh prosedur baik proses penangkapan, penahanan dan  pengeledahan dan penyitaan dilakukan penyidik tidak sah dimata hukum. Karena dilihat secara formil dan proses penangkapan melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Kami tidak persoalkan masalah penegakan hukum, hanya prosesnya yang kami minta harus mengedepankan hak asasi manusia," katanya.

Sabarudin juga menyebutkan, dilihat dari proses penangkapan aparat Polsek Rupat tersebut, mengambarkan upaya penangkapan dilakukan seperti kejar-kejaran dengan tersangka layaknya sebuah adegan film aksi. Padahal pada kenyataannya tidak seperti yang mereka gambarkan.

Bahkan dalam penangkapan dilakukan ada delapan kali tembakan terhadap kendaraan kliennya. Padahal dalam melakukan tembakan, personel Polri diatur dalam Peraturan Kapolri.

"Setelah kami lihat sampai delapan kali tembakan ini, tidak sesuai dengan SOP yang ada. Apalagi keterangan klien kami dalam kendaraannya saat penangkapan ada anak kecil yang merupakan anak tersangka," terang dia.

Selain itu Sabarudin mengatakan, dalam penangkapan tersebut ditemukan narkoba. Namun, kenyataannya dari kliennya mengatakan barang bukti yang ditemukan "tempelan".

Setelah pembacaan permohonan ini, hakim yang memimpin sidang melakukan penundaan sidang selanjutnya, yakni mendengar jawaban dari termohon yakni  Polsek Rupat. Dimana jawaban akan dibacakan pada Kamis besok.

"Sidang dilanjutkan besok untuk mendengar jawaban termohon," tambahnya.***(dik)

Foto : Sidang perdana praperadilan Polsek Rupat.

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Gulung Komplotan Maling Minyak, Chevron Apresiasi Keberhasilan Polda Riau
- Motor Scopy Ketua RT di Tangkerang Utara Digondol Maling Saat Sholat Subuh
- Polda Riau Bekuk Tiga Tersangka Ilegal Tapping
- "Becak Laut" Pengedar Barang Haram, Pria Paruh Baya dan Dua Pelaku Ditangkap Polres Bengkalis
- Beli Barang Haram, Cewek 26 Tahun di Bengkalis Ini Dijebloskan ke Penjara
- Miliki 6 Paket Sabu, Seorang Warga Lirik Inhu Ditangkap Polisi
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja
- Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam
- Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul
- Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi
- Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis
- Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Diduga Edar Sabu 1 Kg, Pecatan dan Oknum Anggota Polres Bengkalis Diancam Penjara Seumur Hidup
- Terbukti Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohul, Mantan Kacab dan Tiga Pegawai Divonis Berbeda
- Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi
- Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud
- Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis
- Polres dan BC Bengkalis Ringkus Lima Pelaku Pengedar 10 Kg Sabu-sabu
- Jajaran Polres Pelalawan Berhasil Tangkap Pelaku Ranmor


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com