Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Nopember 2019 14:37
572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018

Rabu, 20 Nopember 2019 10:45
Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin

Rabu, 20 Nopember 2019 10:11
DPC PKB Kuansing Buka Penjaringan Bacalon Bupati 24 November

Rabu, 20 Nopember 2019 09:51
DPRD Terus Gesa Pembahasan RAPBD 2020

Rabu, 20 Nopember 2019 09:13
Bawaslu Rohul Tingkatkan SDM Lebih Profesional dan Hebat Menyongsong Pilkada 2020

Rabu, 20 Nopember 2019 08:54
Gubri Pastikan Jumat Ini Pelantikan Sekdaprov Definitif

Selasa, 19 Nopember 2019 23:06
Pemkab Buka Seleksi Calon Dirut dan Dewan Pengawas BPR Rohul, Berikut Persyaratannya

Selasa, 19 Nopember 2019 21:02
PKB dan PAN Bisa Jadi Koalisi,
Hafith Syukri dan Erizal Bersamaan Ambil Formulir Sebagai Balon Bupati di DPD PAN Rohul


Selasa, 19 Nopember 2019 20:32
Bangkai Gajah di HTI PT Arara Abadi Tanpa Gading

Selasa, 19 Nopember 2019 19:25
Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Nopember 2019 17:34
Bullying di Sekolah, Siswa SMP di Pekanbaru Alami Patah Hidung Dikeroyok Temannya

Aksi bully akibatkan seorang murid kelas VIII di Pekanbaru harus operasi. Korban alami patah tulang hidung akibat dikeroyook temanya.

Riauterkini-PEKANBARU-Bullying atau intimidasi terhadap pelajar kembali viral di jagat media sosial Kota Pekanbaru. Bahkan akibat menjadi sasaran bullying tersebut, MF seorang siswa kelas VIII di salah satu SMP negeri di Kecamatan Tenayan Raya harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami patah hidung akibat dikeroyok oleh teman di sekolahnya.

Parahnya, dari informasi viral yang disampaikan oleh akun bernama Rani Chambas itu, saat korban dikeroyok oleh teman-temannya, guru mereka yang berada di dalam kelas bukannya bertindak cepat melerai, tapi justru sibuk bermain handphone. Kejadian itu sendiri berlangsung pada 4 November awal pekan lalu. Akibat kejadian itu, korban pun mengalami patah hidung dan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan medis.

Sementara, orang tua korban yang merasa tidak senang atas nasib yang menimpa anaknya, selanjutnya mengambil langkah hukum melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Pekanbaru. Terpisah, Kapolresta Pekanbaru, AKBP Nandang Mumin Wijaya membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari orang tua korban. Pihaknya juga masih mengumpulkan bukti-bukti dari keterangan korban maupun keterangan pihak sekolah, serta mengambil visum dari rumah sakit atas kejadian tersebut.
"Benar, laporannya sudah kita terima. Langkah-langkah kita dari tim Unit PPA sudah mendatangi korban di rumah sakit, karena kita perlu keterangan korban. Selain itu kita juga sudah datang ke sekolah korban untuk meminta keterangan saksi-saksi. Laporannya tetap kita proses lanjut, tapi tentu harus memperkuat dulu alat bukti. seperti visum dari rumah sakit serta keterangan saksi-saksi di sekolah, setelah itu baru bisa mengarah ke tersangka," ujarnya kepada wartawan, Jumat (08/11/19).

Sementara itu, berdasarkan data dari kepolisian, orang tua korban sendiri baru mendapat kabar bahwa anaknya menjadi korban intimidasi atau bullying oleh teman sekolahnya sehari setelah kejadian, yakni 5 November 2019. Saat itu, yang bersangkutan mendapat telpon dari adiknya yang memberitahukan bahwa hidung korban berdarah setelah dikeroyok oleh teman korban, inisial M dan R. Usai mendapat kabar tak sedap itulah, orang tua korban kemudian datang menjemput korban dan membawanya ke rumah sakit. Dua hari kemudian, Kamis (07/11/19), orang tua korban pun melaporkan hal itu ke Polresta Pekanbaru karena menilai tak ada jalan keluar yang diambil oleh pihak sekolah.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sekdes Pelaku Pungli Pengurusan Sertifikat Prona di Gunung Sahilan, Kampar Dituntut 6 Tahun Penjara
- Lima Kali Digauli di Lapangan Bola, Siswi SMA di Rohul Hamil dan Kekasihnya Ditangkap Polisi
- Diduga Nyabu, Buruh Panen di Bengkalis Diringkus Polisi
- Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru
- Gulung Komplotan Maling Minyak, Chevron Apresiasi Keberhasilan Polda Riau
- Motor Scopy Ketua RT di Tangkerang Utara Digondol Maling Saat Sholat Subuh
- Polda Riau Bekuk Tiga Tersangka Ilegal Tapping
- "Becak Laut" Pengedar Barang Haram, Pria Paruh Baya dan Dua Pelaku Ditangkap Polres Bengkalis
- Beli Barang Haram, Cewek 26 Tahun di Bengkalis Ini Dijebloskan ke Penjara
- Miliki 6 Paket Sabu, Seorang Warga Lirik Inhu Ditangkap Polisi
- Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja
- Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam
- Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul
- Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi
- Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis
- Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi
- Diduga Edar Sabu 1 Kg, Pecatan dan Oknum Anggota Polres Bengkalis Diancam Penjara Seumur Hidup
- Terbukti Korupsi Kredit Fiktif BRK Rohul, Mantan Kacab dan Tiga Pegawai Divonis Berbeda
- Dapat "Barang" di Kampung Dalam, Satpam Queen Club Pekanbaru Tertangkap Jualan Ekstasi
- Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com