Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Januari 2021 22:19
Marsma TNI Andi Kustoro Jabat Danlanud Rsn

Selasa, 19 Januari 2021 21:52
Gelar Sarpras, KPBD Inhu Siaga Hadapi Bencana

Selasa, 19 Januari 2021 21:29
Ketua DPRD Feryandi Dukung Program PWI Inhil Periode 2020-2023

Selasa, 19 Januari 2021 21:28
Pemprov Riau Matangkan Program Pulau Zakat di Rupat

Selasa, 19 Januari 2021 20:24
BNI Wilayah Sumbar, Riau dan Kepri Hadirkan Payment Point Samsat Kota Padang

Selasa, 19 Januari 2021 20:22
Sengketa Pilkada, KPU di 5 Daerah di Riau Tunda Penetapan Kada Terpilih

Selasa, 19 Januari 2021 17:55
Update Covid-19, Positif 167, Sembuh 141, Meninggal 4

Selasa, 19 Januari 2021 17:51
Presiden Jokowi Dorong Pelaku UMKM Bersaing Secara Global

Selasa, 19 Januari 2021 17:43
Hari ini Penambahan Pasien Covid - 19 Kuansing Nihil

Selasa, 19 Januari 2021 17:41
Selain H Permata, Dikabarkan 2 orang Anak Buahnya Juga Turut Ditembak Petugas BC


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 9 Nopember 2019 17:58
Dituding Gelapkan Mobil, Oknum Polisi Polda Riau Disidang

Oknum polisi Polda Riau menjalani sidang karena dituding menggelapkan 1 unit mobil.

Riauterkini-PEKANBARU-Oknum Polisi berpangkat Kompol bertugas di Polda Riau di sidang atas kasus dugaan penghilangan satu unit mobil Avanza tahun 2015 pemakaian tahun 2016 warna merah mentalik dengan nopol BM 1427 QM pemilik Syamsuardi.

Menurut Syamsuardi Sabtu (9/11/19), sidang yang digelar kemarin Kamis (7/11/19) adalah sidang ke-4. Sidang dengan agenda mendengarkan saksi yang meringankan terdakwa.

Kasus dugaan penghilangan 1 unit mobil ini bermula ketika oknum Anggotq Polisi Polda Riau, Kompol S meminjam mobil kepada Syamsuardi pada tahun 2018. Tepatnya pada 7 April 2018 dengan alasan meminjam adalah untuk menghadiri sebuah pesta pernikahan.

"Namun hingga saat ini, mobil tersebut tidak pernah dikembalikan. Kasus ini sudah hampir 2 tahun. Ia juga sudah pernah disidangkan di kantornya Polda Riau atas laporan saya. Hasilnya ia dipenjara selama 14 hari. Saat ini, Kompol S statusnya PTDH (pemecatan tidak Hormat) atas kasus penipuan yang lalu," terang Syamsuardi.

Sidang akan dilanjutkan Kamis depan dengan agenda sidang, pembacaan tuntutan jaksa.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Selain H Permata, Dikabarkan 2 orang Anak Buahnya Juga Turut Ditembak Petugas BC
- Polre Meranti Amankan 3 Pelaku Saat Transaksi Chip "High Domino"
- Perkara Korupsi Disdikpora Kuansing Mulai Disidang Pekan Depan
- Pembagi Uang Jelang Pilkada Inhu Dituntut 4,5 Tahun Penjara
- Tewas Tertembak Petugas BC, Polda Riau Periksa 13 Saksi Kematian H Permata
- Sedang Tunggu Pemasang, Seorang Warga Desa Suka Maju Ditangkap Polisi Rohul
- Akibat Sampah Menumpuk, Kadis LHK Pekanbaru Diperiksa di Polda Riau
- Residivis Pengedar Sabu di Pinggir, Bengkalis Diringkus Polisi
- Razia di Perkantoran Walikota, Polresta Pekanbaru Angkut 200 Unit Motor Balap Liar
- Diduga Jurtul Togel di Surau Gading, Pria Setengah Abad ini Diciduk Polisi Rohul
- Gedung Panti Asuhan An-Nur Dumai Terbakar
- Tertipkan PETI 2 Mesin Dompeng Dibakar Polsek Kuantan Mudik
- H Permata Tewas Ditembak Petugas BC di Inhil, Polda Riau Tunggu Limpahan LP dari Polda Kepri
- Penyelundup Sempat Melawan, Bea Cukai Berhasil Amankan 7,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Inhil
- Polres Bengkalis Ringkus Spesialis Maling Sepeda Motor
- Gerebek Warung di PT SJI, Lima Pria Digelandang ke Polsek Kunto Darussalam
- H Permata Tewas Ditembak Petugas, Kepala BC Tebilahan Mengaku Belum Mengetahui
- Polisi Bekuk Jambret Anak Pejabat Tinggi Polda Riau
- Polres Bengkalis Bekuk Tujuh Pelaku Judi Ikan-ikan
- Diduga Arus Pendek Listrik, 4 Ruko dan 1 Rumah di Duri Barat Terbakar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com