Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul

Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Nopember 2019 07:14
Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud

Seorang warga Pujud, Rohil ditangkap polisi. Ia mengampak tetangganya hingga tewas.

Riauterkini-PUJUD-Buang Bin Sanmurid (52) warga Dusun I Kepenghuluan Babussalam, Kecamatan Pujud, Rokan Hilir diduga dibunuh temannya Su (32) menggunakan kapak saat tak ada perlawanan. Setelah dibunuh, pelaku meninggalkan korban.

Menurut Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres, AKP Juliandi SH, kejadian bermula Senin (11/11/19) pukul 08.00 Wib, istri korban, Asnar (48) melakukan pencarian terhadap suaminya yang tidak pulang dari bekerja mencari kayu cerocok.

Lalu dia menyampaikan kepada tetangga dan masyarakat, lalu dilakukan pencarian. Sekira jam 10.00 Wib, masyarakat melakukan pencarian di lokasi pengambilan kayu yang ditunjukkan salah seorang saksi.

Pukul 11.30 Wib, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka dibagian leher dan tangan, lalu dibawa ke Puskesmas Pujud untuk dilakukan visum.

Hasil visum, 2 buah Luka robek leher sebelah kiri, dengan panjang 9 cm, luka robek leher sebelah kanan panjang 4 cm, luka robek pada dagu bawah dengan panjang 2 cm, luka robek di bagian tangan sebelah kanan sepanjang 13 cm, luka robek di bagian pergelangan tangan sebelah kanan dengan panjang 5 cm.

Hasil penyelidikan dan interogasi terhadap tersangka Su, dia mengakui telah melakukan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia terhadap korban dengan cara melilitkan baju kemulut, tangan kiri kehidung, tangan kanan memeluk kedua tangan beserta badan selama lebih kurang satu jam.

Setelah korban tidak ada perlawanan lagi, tersangka melepaskan korban dan mengambil kapak, mengapak leher bagian kanan sebanyak 1 kali, leher bagian kiri sebanyak 2 kali, menenggelamkan korban, mengambil parang di dalam sampan dan menarik kembali korban dari dalam air, mengayunkan parang tersebut ke tangan korban bagian kanan sebanyak 8 kali lalu meninggalkan korban. Jenazah korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi.*(nop)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Saat Jabat Anggota Dewan, Bupati Bengkalis Disebut Terima Suap Ketuk Palu APBD
- Ketua DPRD Riau Disebut Terima Uang Ketok Palu
- Dua Bandar Narkoba Ditangkap di Pelalawan
- Istri Dikaitkan dengan Kasusnya, Kuasa Hukum Amril Mukminin Sebut Sangat Politis
- Polres Bengkalis Musnahkan 13,5 Kg Ganja
- Pengacara Sebut Makmur Aan tak Terkait Suap Amril Mukminin
- Bandar Sabu, Bos Berumur 60 Tahun Diringkus Polres Bengkalis
- Mandor PT Mup, Pelalawan Dibunuh Anggotanya
- Viralkan Hoaks RSUD Duri di Medsos, Netizen Wanita Minta Maaf
- Diduga Pengedar Ganja 1 Kg, Honorer dan Lima Pelaku Diringkus Timsus Polres Bengkalis
- Telantarkan Bayi Berusia Dua Hari, Remaja 17 Tahun Ditangkap Polresta Pekanbaru
- Kecewa Putusan Bebas Tiga Nelayan Asing, Mahasiswa Bantan Geruduk PN Bengkalis
- Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Duri
- Demo di DPRD Riau, Ratusan Massa Aliansi Masyarakat Riau Menolak RUU HIP
- Sidang Dugaan Korupsi Bupati Bengkalis, Kuasa Hukum Minta Jangan Dipolitisir
- Kuasai 645,3 Ha Kawasan TNTN, KUD Tani Bahagia Bisa Diseret ke Ranah Hukum
- Dua Petak Rumah di Duri Terbakar
- Sidang Online Perdana, Bupati Nonaktif Bengkalis Didakwa Terima Suap Proyek Miliaran Rupiah
- Setelah Divonis Bebas, Nelayan Malaysia Kembali Ditahan Polres Bengkalis Karena Miliki Sabu
- Vonis Bebas Tangkap Ikan di Perairan NKRI,
Nelayan di Bengkalis Mengaku Kecewa



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com